Pemkot, Polda dan REI Gotong Royong Bangun Rumah Guru Ngaji Korban Kebakaran

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Bengkulu, Polda Bengkulu, dan DPD REI Bengkulu berkolaborasi membedah rumah milik Poniman dan Deti Mirwani yang hangus terbakar di Kelurahan Tanah Patah. Bantuan ini menjadi simbol kepedulian lintas sektor bagi warga terdampak musibah.

Pemkot Bengkulu, Polda Bengkulu, dan DPD REI Bengkulu berkolaborasi membedah rumah milik Poniman dan Deti Mirwani yang hangus terbakar di Kelurahan Tanah Patah. Bantuan ini menjadi simbol kepedulian lintas sektor bagi warga terdampak musibah.

BENGKULUBAROMETER – Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah milik Poniman dan Deti Mirwani di Kelurahan Tanah Patah, Kota Bengkulu, mendapat perhatian luas dari berbagai pihak. Pemerintah Kota Bengkulu bersama Polda Bengkulu dan Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Bengkulu resmi menyalurkan bantuan program bedah rumah untuk keluarga korban, Kamis, 30 Juli 2026.

Bantuan tersebut menjadi harapan baru bagi keluarga Poniman yang kehilangan tempat tinggal setelah kebakaran pada Senin malam, 20 Juli 2026. Api yang diduga muncul dari bagian belakang rumah melalap bangunan permanen beserta seluruh isinya. Empat unit sepeda motor yang berada di lokasi juga tidak berhasil diselamatkan.

Suasana haru terlihat saat proses penyerahan bantuan berlangsung. Deti Mirwani, yang dikenal warga sebagai guru ngaji dan rubiah, tidak kuasa menahan tangis ketika menerima kepastian bahwa rumahnya akan dibangun kembali. Ia bahkan melakukan sujud syukur sebagai bentuk rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan.

Penyerahan bantuan dihadiri langsung oleh Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, Ketua DPD REI Bengkulu Syamsu Ihwan, serta sejumlah pejabat dari Pemerintah Kota Bengkulu, Polda Bengkulu, dan pengurus REI Bengkulu.

Baca Juga :  BPK Soroti Program TBC Bengkulu Tengah, Target Eliminasi Terancam Gagal

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan program bedah rumah tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Menurut dia, kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi langkah penting agar bantuan dapat segera dirasakan oleh warga yang membutuhkan.

“Saya melihat Ibu Deti merupakan sosok yang selama ini mengabdikan diri untuk masyarakat sebagai guru ngaji dan rubiah. Karena itu kami berupaya mencari pihak yang bisa ikut membantu. Alhamdulillah, REI Bengkulu merespons dengan cepat dan menunjukkan kepeduliannya. Yang terpenting, saat ada warga yang mengalami musibah, pemerintah harus hadir,” kata Dedy.

Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid menilai pemulihan pascabencana tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Menurutnya, kepedulian dan kerja sama lintas instansi menjadi kunci untuk membantu masyarakat bangkit dari kondisi sulit.

Baca Juga :  Konsisten Perjuangkan Kesehatan Masyarakat Bengkulu, Destita Raih Change Maker Awards 2026

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Semua pihak harus bergandengan tangan untuk membangun Bengkulu dan membantu masyarakat yang sedang mengalami cobaan. Ketika ada warga yang tertimpa musibah, kita harus ikut merasakan dan menjadi bagian dari solusi,” ujar Yudhi.

Sementara itu, Ketua DPD REI Bengkulu Syamsu Ihwan memastikan proses pembangunan rumah akan segera dilakukan tanpa menunggu waktu lama. Menurut dia, REI siap mendukung program kemanusiaan yang bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal layak.

“Begitu ada arahan untuk membantu, kami siap bergerak. Hari ini kami diajak untuk bergotong royong membedah rumah keluarga korban kebakaran dan tentu kami akan segera menindaklanjutinya,” kata Syamsu.

Program bedah rumah tersebut menjadi contoh sinergi antara pemerintah, aparat kepolisian, dan sektor swasta dalam membantu masyarakat yang terdampak musibah. Selain memberikan bantuan fisik berupa pembangunan rumah, kolaborasi ini juga menunjukkan bahwa kepedulian sosial masih menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai persoalan kemanusiaan.

Berita Terkait

Makanan MBG Cepat Basi Jadi Sorotan, Satgas Bengkulu Bongkar Kondisi Dapur SPPG
490 Atlet Pelajar Bengkulu Siap Berlaga di Lima Cabor POPDA 2026
Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu
MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu
KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 13:59 WIB

Makanan MBG Cepat Basi Jadi Sorotan, Satgas Bengkulu Bongkar Kondisi Dapur SPPG

Kamis, 5 November 2026 - 12:03 WIB

490 Atlet Pelajar Bengkulu Siap Berlaga di Lima Cabor POPDA 2026

Rabu, 4 November 2026 - 17:43 WIB

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare

Rabu, 4 November 2026 - 16:35 WIB

Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu

Selasa, 3 November 2026 - 22:39 WIB

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu

Berita Terbaru