Gudang Ketahanan Pangan Polri Dibangun di Bengkulu, Polda Siapkan Kapasitas 1.000 Ton

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Bengkulu memulai pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri berkapasitas 1.000 ton di Desa Kandang Mas sebagai dukungan terhadap program strategis ketahanan pangan nasional.

Polda Bengkulu memulai pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri berkapasitas 1.000 ton di Desa Kandang Mas sebagai dukungan terhadap program strategis ketahanan pangan nasional.

BENGKULUBAROMETER – Polda Bengkulu mulai membangun Gudang Ketahanan Pangan Polri berkapasitas 1.000 ton sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Pembangunan gudang tersebut ditandai dengan kegiatan groundbreaking yang dipimpin langsung Karo Logistik Polda Bengkulu Kombes Pol Aprianto Suseno, Sabtu (16/5/2026).

Lokasi pembangunan berada di Jalan Setia Negara, Desa Kandang Mas, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, tepatnya di kawasan Asrama Polri Desa Kandang. Kehadiran gudang berkapasitas besar ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem logistik pangan di Bengkulu.

Pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri T.654 itu menjadi salah satu bentuk dukungan nyata Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Selain sebagai tempat penyimpanan bahan pangan, gudang tersebut nantinya juga diproyeksikan untuk mendukung distribusi logistik secara lebih efektif dan terukur.

Groundbreaking berlangsung sederhana, namun sarat makna. Sejumlah pejabat kepolisian hadir menyaksikan dimulainya pembangunan yang dinilai menjadi salah satu proyek penting Polda Bengkulu di bidang logistik.

Baca Juga :  Sampah Kota Bengkulu Capai 280 Ton per Hari

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Ichsan Nur mengatakan pembangunan gudang tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung agenda nasional, khususnya di sektor ketahanan pangan.

Menurutnya, ketahanan pangan saat ini menjadi salah satu fokus penting pemerintah karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, Polri ikut mengambil peran dalam mendukung penguatan sektor tersebut melalui pembangunan fasilitas logistik pangan.

“Groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri ini merupakan langkah nyata Polda Bengkulu dalam mendukung program strategis Polri dan pemerintah terkait penguatan ketahanan pangan,” ujar Ichsan Nur.

Ia menjelaskan, gudang tersebut nantinya akan digunakan sebagai sarana penyimpanan bahan pangan dengan kapasitas besar sehingga pengelolaan logistik bisa dilakukan lebih optimal dan berkelanjutan.

Dengan kapasitas mencapai 1.000 ton, gudang itu diperkirakan mampu mendukung kesiapan stok pangan dalam jangka panjang. Keberadaan fasilitas tersebut juga diharapkan bisa membantu menjaga kestabilan distribusi pangan di wilayah Bengkulu.

Baca Juga :  Dedy Wahyudi Turun Langsung, Drainase Tersumbat di Pintu Batu Dibersihkan

Selain itu, pembangunan gudang dinilai menjadi bentuk kesiapan Polda Bengkulu dalam menghadapi berbagai tantangan logistik di masa depan. Tidak hanya untuk kebutuhan internal kepolisian, tetapi juga mendukung program nasional yang berkaitan dengan ketahanan pangan masyarakat.

Ichsan Nur menambahkan, Polri saat ini tidak hanya fokus pada aspek keamanan dan penegakan hukum. Namun, kepolisian juga berupaya hadir dalam mendukung berbagai program pembangunan nasional yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Polda Bengkulu berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat, termasuk penguatan sektor pangan sebagai salah satu kebutuhan dasar nasional,” katanya.

Program pembangunan gudang pangan itu juga mendapat perhatian karena dinilai relevan dengan kondisi global saat ini. Ketahanan pangan menjadi isu penting di banyak negara akibat perubahan iklim, kenaikan harga pangan, hingga gangguan rantai distribusi.

Berita Terkait

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu
MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu
KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:43 WIB

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare

Rabu, 4 November 2026 - 16:35 WIB

Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu

Rabu, 4 November 2026 - 13:13 WIB

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 3 November 2026 - 22:39 WIB

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu

Selasa, 3 November 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta

Berita Terbaru

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tidak memperpanjang kontrak enam Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Bengkulu

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:13 WIB