Pasokan Bawang Bengkulu Masih Bergantung dari Jawa, Harga Rp38 Ribu per Kg

- Jurnalis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER — Pasokan bawang merah di Provinsi Bengkulu masih bergantung dari Pulau Jawa karena jumlah petani bawang lokal belum banyak. Meski demikian, harga bawang merah dan bawang putih di pasaran saat ini masih terpantau stabil di angka Rp38.000 per kilogram.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bengkulu, Desman Siboro, mengatakan ketersediaan bawang di pasaran masih mencukupi. Hal tersebut diketahui berdasarkan hasil inspeksi mendadak (sidak) dan survei pasar yang dilakukan pihaknya.

“Kalau untuk bawang, baik itu bawang putih maupun bawang merah, walaupun stoknya kita datangkan dari Jawa dan para suplier berasal dari luar Bengkulu, tetapi alhamdulillah harga masih stabil, belum ada kenaikan,” kata Desman, Kamis (29/10/2026).

Ia menjelaskan, harga bawang merah dan bawang putih saat ini sama-sama berada di angka Rp38.000 per kilogram. Harga tersebut masih berada dalam rentang harga acuan yang ditetapkan, yakni Rp36.000 hingga Rp41.000 per kilogram.

Baca Juga :  Pesta Rakyat HUT Provinsi Bengkulu, Artis Ibu Kota Siap Hibur Masyarakat

“Harga bawang putih sama bawang merah itu di harga Rp38.000 per kilo. Untuk harga acuan kita ada Rp36.000 sampai Rp41.000,” jelasnya.

Desman mengakui, pasokan bawang dari luar daerah masih diperlukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bengkulu. Hal ini disebabkan jumlah petani yang membudidayakan bawang di daerah tersebut masih terbatas.

“Untuk di Bengkulu, petani bawang belum begitu banyak, jadi terpaksa mendatangkan dari luar Bengkulu, termasuk untuk cabai juga seperti itu,” ungkapnya.

Ia menegaskan, kondisi tersebut bukan disebabkan oleh gagal panen, melainkan karena jumlah petani bawang di Provinsi Bengkulu memang belum banyak.

“Kalau bawang, bukan dikatakan gagal panen, tetapi memang petani bawang kita belum begitu banyak di Provinsi Bengkulu,” terangnya.

Menurut Desman, bawang merah yang masuk ke Bengkulu rata-rata berasal dari Pulau Jawa. Sementara itu, untuk bawang putih, sebagian pasokan juga berasal dari impor.

Baca Juga :  Mengenal Sosok Karisma, Gadis Cantik Berbakat SMAN 8 Kota Bengkulu yang Tembus Grand Final Liga DMD MNCTV

“Ini rata-rata dari Jawa, dari Jawa semua. Kalau bawang putih, ada juga yang impor. Untuk bawang merah, rata-rata dari Pulau Jawa,” ujarnya.

Selain memastikan ketersediaan stok, Disperindag Provinsi Bengkulu juga akan melakukan pengawasan terhadap pasokan dan distribusi bawang untuk menjaga stabilitas harga, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Desman berharap stok bawang tetap tersedia dalam tiga bulan ke depan. Pengawasan terhadap gudang penyimpanan juga dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan penimbunan yang dapat mengganggu ketersediaan barang di pasaran.

“Kita harapkan untuk tiga bulan ke depan, menjelang Nataru ini, stok bisa tersedia. Kita juga memastikan gudang-gudang jangan sampai ada penimbunan. Itu yang kita pastikan,” tutup Desman.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu
MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu
KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:43 WIB

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare

Rabu, 4 November 2026 - 16:35 WIB

Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu

Rabu, 4 November 2026 - 13:13 WIB

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 3 November 2026 - 22:39 WIB

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu

Selasa, 3 November 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta

Berita Terbaru

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tidak memperpanjang kontrak enam Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Bengkulu

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:13 WIB