164 ASN Dilantik Herwan Antoni Ingatkan ASN Bengkulu Tinggalkan Budaya “Ngopi dan Tiktokan” di Jam Kerja

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Bengkulu melantik 164 ASN dalam jabatan fungsional. Sekda Herwan Antoni mengingatkan ASN agar meninggalkan budaya ngopi dan bermain TikTok saat jam kerja demi meningkatkan pelayanan publik.

Pemerintah Provinsi Bengkulu melantik 164 ASN dalam jabatan fungsional. Sekda Herwan Antoni mengingatkan ASN agar meninggalkan budaya ngopi dan bermain TikTok saat jam kerja demi meningkatkan pelayanan publik.

BENGKULUBAROMETER – Pemerintah Provinsi Bengkulu melantik dan mengambil sumpah jabatan 164 Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam jabatan fungsional di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (29/7/2026). Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat birokrasi berbasis kompetensi dan sistem merit agar pelayanan publik semakin profesional, akuntabel, dan mampu menjawab tantangan pembangunan.

Dari total ASN yang dilantik, sebanyak 163 orang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diangkat pertama kali ke dalam jabatan fungsional. Sementara satu ASN lainnya dilantik melalui mekanisme perpindahan jabatan.

Prosesi pelantikan dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, yang mewakili Gubernur Bengkulu. Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, serta ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Dalam sambutannya, Herwan menegaskan bahwa pelantikan jabatan fungsional bukan sekadar kegiatan administratif atau seremonial. Menurutnya, jabatan yang baru diemban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab.

Baca Juga :  Langkah Pemprov Atasi BBM Non-Subsidi Naik, Helmi Hasan Pangkas Perjalanan Dinas

Ia mengatakan, pejabat fungsional memiliki posisi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Keahlian dan kompetensi yang dimiliki setiap ASN diharapkan mampu mempercepat pencapaian program pembangunan sekaligus meningkatkan kinerja organisasi pemerintah.

Namun, Herwan juga mengingatkan seluruh ASN agar menjaga disiplin dan etos kerja. Ia menyoroti masih adanya pandangan negatif masyarakat terhadap perilaku sebagian oknum ASN yang dinilai kurang produktif saat menjalankan tugas.

“Akhir-akhir ini ASN menjadi bahan omongan. Katanya kerja ASN itu datang, absen, istirahat dan ngopi. Tambah satu lagi tiktokan di jam kerja. Kita berharap ASN seperti itu tidak ada dan tidak terjadi di Provinsi Bengkulu,” kata Herwan.

Pernyataan tersebut menjadi peringatan agar seluruh aparatur mengubah pola kerja menjadi lebih profesional dan berorientasi pada hasil. Menurut Herwan, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah hanya dapat dibangun melalui pelayanan yang cepat, disiplin, dan berkualitas.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu terus memperkuat sistem pengawasan terhadap kinerja ASN melalui penerapan regulasi yang lebih ketat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap aparatur bekerja secara produktif, memanfaatkan jam kerja secara efektif, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca Juga :  Kuota Haji Bengkulu Didominasi Kota 1.233 orang, Kemenhaj Ungkap Kesenjangan Daftar Tunggu

Selain meningkatkan disiplin, Herwan juga mengajak seluruh ASN mengamalkan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK dalam setiap pelaksanaan tugas. Nilai tersebut, menurutnya, harus menjadi budaya kerja yang berjalan seiring dengan semangat Bantu Rakyat, program yang terus didorong Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Ia berharap para pejabat fungsional yang baru dilantik mampu menunjukkan kinerja terbaik sesuai bidang keahliannya. Dengan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berintegritas, pelayanan publik di Bengkulu diharapkan semakin efektif, responsif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Pelantikan ini sekaligus menjadi langkah Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis kompetensi. Kehadiran pejabat fungsional diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan organisasi, tetapi juga menjadi motor penggerak peningkatan kualitas layanan publik dan percepatan pembangunan daerah.

Berita Terkait

490 Atlet Pelajar Bengkulu Siap Berlaga di Lima Cabor POPDA 2026
Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu
MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu
KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:03 WIB

490 Atlet Pelajar Bengkulu Siap Berlaga di Lima Cabor POPDA 2026

Rabu, 4 November 2026 - 17:43 WIB

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare

Rabu, 4 November 2026 - 16:35 WIB

Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu

Rabu, 4 November 2026 - 13:13 WIB

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 3 November 2026 - 18:53 WIB

KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar

Berita Terbaru

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tidak memperpanjang kontrak enam Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Bengkulu

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:13 WIB