Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal

- Jurnalis

Selasa, 3 November 2026 - 16:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kaur Gusril Fauzi dan Wakil Bupati kaur Abdul Hamid bersama Sekda Kaur Nasrur Rahman, menijau langsung pembangunan jalan di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tetap.

Bupati Kaur Gusril Fauzi dan Wakil Bupati kaur Abdul Hamid bersama Sekda Kaur Nasrur Rahman, menijau langsung pembangunan jalan di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tetap.

BENGKULUBAROMETER – Jalan rusak yang pernah memaksa warga menandu Ibu Hamil (Bumil) sejauh empat kilometer saat mengalami keguguran akhirnya mulai diaspal. Pemerintah mulai menangani sekitar satu kilometer jalan di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tetap, Kabupaten Kaur, Bengkulu, melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).

Bagi Hartoyo (60), warga Tanjung Agung, pengaspalan itu sudah cukup membuatnya bahagia dan terharu. Selama bertahun-tahun, ia dan ratusan warga lainnya menanti perbaikan jalan desa yang panjangnya sekitar lima kilometer. Kondisi jalan yang buruk selama ini membuat sepeda motor maupun mobil sulit menjangkau desa.

Hartoyo bersyukur pekerjaan akhirnya dimulai. Ia berharap pengaspalan bisa diteruskan hingga ke permukiman. Menurut perkiraannya, masih ada sekitar tiga kilometer jalan rusak menuju desa.

Sulitnya akses jalan itu pernah dialami Suwarti (31) pada 29 September 2025. Saat mengalami keguguran dan membutuhkan pertolongan, ia terpaksa ditandu oleh puluhan warga karena kendaraan sulit menjangkau desa.

Baca Juga :  Pernyataan Resmi BM PTP Nonpetikemas, Terkait Investasi Bodong Subur Dilingkungan Pegawai

Warga membawa Suwarti sejauh sekitar empat kilometer hingga tiba di jalan beraspal. Dari titik itulah perjalanan menuju rumah sakit dapat dilanjutkan.

Bupati Kaur Gusril Pausi mengatakan kondisi serupa juga terjadi di sejumlah wilayah lain di Kaur. Menurut dia, masih ada warga sakit yang harus ditandu untuk mendapatkan pertolongan. Di beberapa tempat, warga juga harus menandu jenazah dari rumah sakit karena kendaraan sulit melintasi jalan rusak.

Gusril menyampaikan terima kasih kepada Presiden dan anggota DPR RI dari daerah pemilihan Bengkulu, Erna Sari Dewi, atas dukungan terhadap perbaikan jalan tersebut.

“Jalan ini sangat diperlukan masyarakat ke pusat pendidikan, kesehatan juga ekonomi,” kata Gusril.

Baca Juga :  Gubernur Bengkulu Tegaskan Utang ke Kontraktor Bukan Mangkrak, Tunggu Audit BPK

Gusril mengatakan pengaspalan jalan di desa itu pernah ia janjikan saat kampanye pemilihan kepala daerah. Pemerintah Kabupaten Kaur, kata dia, sudah menyiapkan rencana dan mengusulkan pembiayaan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Namun, ia menyebut Kaur tidak mendapat alokasi DAK infrastruktur dari kementerian. Pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) pada 2025 dan 2026 juga membatasi kemampuan daerah membiayai perbaikan jalan.

Peninjauan pembangunan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kaur Gusril Fauzi dan Wakil Bupati kaur Abdul Hamid bersama Sekda Kaur Nasrur Rahman

Pemkab Kaur mengalokasikan Rp25 miliar untuk pembangunan infrastruktur dalam APBD 2026. Anggaran itu mencakup biaya perencanaan dan pengawasan serta harus dibagi untuk berbagai wilayah yang membutuhkan perbaikan. Gusril mengatakan pihaknya telah mengusulkan sejumlah ruas jalan rusak di Kaur agar ditangani melalui program IJD.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu
MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu
KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta
BPSDM Bengkulu Cari Sumber PAD Baru, Kamar hingga Aula Disewakan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:43 WIB

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare

Rabu, 4 November 2026 - 16:35 WIB

Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu

Rabu, 4 November 2026 - 13:13 WIB

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 3 November 2026 - 22:39 WIB

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu

Selasa, 3 November 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta

Berita Terbaru

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tidak memperpanjang kontrak enam Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Bengkulu

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:13 WIB