Digitalisasi Pajak Bahan Bakar: Menutup Kebocoran Pembelian dari Luar Provinsi

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 22:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kendaraan Mengisi di SPBU

Kendaraan Mengisi di SPBU

BAROMETERBENGKULU — Pemerintah Provinsi Bengkulu tengah menerapkan sistem pelaporan pajak daerah, terutama pada pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM). Melalui digitalisasi menyeluruh, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) berupaya menutup celah kebocoran dan peluang pembelaian dari luar Provinsi yang selama ini menggerus pendapatan dan mengacaukan data distribusi di lapangan.

Di bawah kepemimpinan Gubernur, kebijakan penurunan tarif Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) untuk BBM nonsubsidi dari 10 persen menjadi 7,5 persen diarahkan untuk mendorong masyarakat beralih ke BBM berkualitas lebih baik seperti Pertamax dan Dexlite.

amun, digitalisasi bukan hanya soal stimulus tarif. Pemerintah juga memperketat penegakan hukum bagi perusahaan yang tidak patuh membayar pajak. Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Bapenda Provinsi Bengkulu, Riki Hiriantoni, S.STP, ME, menegaskan bahwa setiap perusahaan yang mangkir akan langsung diproses melalui jalur hukum.

Baca Juga :  Kejati Bengkulu Terima Titipan Uang Pengganti Rp159,8 Miliar dari Terdakwa Kasus Tambang Batu Bara

“Data sedang dirangkum. Jika ditemukan perusahaan yang tidak patuh, kami minta penegak hukum membantu memastikan pajak yang tertunggak bisa segera dibayarkan,” tegas Riki.

Saat ini, Bapenda tengah memfinalisasi aplikasi digital pelaporan dan pembayaran pajak bahan bakar. Aplikasi tersebut nantinya akan menjadi pusat data transaksi penyaluran BBM dari perusahaan hingga SPBU, sekaligus memaksa seluruh Wajib Pungut PBBKB untuk melaporkan transaksi secara realtime.

Setiap penyerahan BBM ke SPBU otomatis menjadi objek pajak yang wajib dilaporkan. Melalui aplikasi itu, pemerintah bisa memantau volume pergerakan BBM hingga nilai pajak yang seharusnya masuk kas daerah.

“Dengan digitalisasi, tata kelola akan jauh lebih tertib dan transparan. Gubernur juga akan lebih mudah mengambil kebijakan karena datanya jelas, terukur dan realtime,” kata Riki.

Baca Juga :  Kantor UPTD DKP Bengkulu Digeledah Polisi, Diduga Terkait Penyelewengan Solar Nelayan

Selama ini terdapat indikasi sejumlah perusahaan membeli BBM dari luar provinsi untuk menghindari kewajiban pajak di Bengkulu. Praktik ini mengakibatkan potensi penerimaan bengkok dan membuat kelangkaan BBM di masyarakat tampak seperti situasi tak terpantau.

“Kelangkaan di masyarakat berpengaruh pada penerimaan pajak. Karena itu, aplikasi digital ini akan mencatat seluruh penyaluran dan nilai pajak secara detail. Tidak ada lagi ruang abu-abu,” jelasnya.

Bapenda menargetkan penerimaan di atas Rp200 miliar setelah sistem ini berjalan penuh. Riki memastikan regulasi tersebut mengacu pada UU Nomor 1 dan PP Nomor 35 Tahun 2023.

“Ini akan menjadi motor penggerak database bahan bakar Bengkulu. Transparan, akuntabel, dan mampu memotret potensi yang selama ini belum terlihat,” tutupnya. (**)

 

Penulis : Junius

Editor : Windi

Berita Terkait

KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta
BPSDM Bengkulu Cari Sumber PAD Baru, Kamar hingga Aula Disewakan
Kasus Korupsi PLTA Musi, Jaksa Sebut Keterangan Ahli Terdakwa Sejalan dengan Dakwaan
Enam Kantor Perusahaan Di Bengkulu Digeledah Kejati, Dugaan Korupsi Pelabuhan Pulau Baai
Polda Bengkulu Ungkap 15 Kasus BBM Subsidi, 12 Ton BBM Disita
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:53 WIB

KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta

Selasa, 3 November 2026 - 16:29 WIB

Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

BPSDM Bengkulu Cari Sumber PAD Baru, Kamar hingga Aula Disewakan

Berita Terbaru