Helmi Hasan Pastikan Proyek 10 Jembatan Garuda Tetap Jalan, Awal Lambat Tapi Terarah

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 14:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, memastikan pembangunan 10 jembatan dalam program Jembatan Perintis Garuda tetap berjalan sesuai rencana, meskipun saat ini progresnya masih berada pada tahap awal.

Hal ini disampaikan Helmi setelah menerima laporan resmi dari jajaran TNI, khususnya Korem 041/Garuda Emas, yang menjadi koordinator pelaksanaan kegiatan di lapangan. Dari laporan tersebut, diketahui bahwa sebagian besar pembangunan masih dalam tahap persiapan, seperti pembersihan lahan, survei lokasi, hingga penggalian pondasi.

“Memang masih tahap awal. Tapi ini adalah proses penting yang menentukan kualitas pembangunan ke depan,” ujar Helmi Hasan.

Menurutnya, proyek ini tidak bisa dilihat hanya dari persentase progres saat ini. Justru, tahapan awal menjadi fondasi utama agar pembangunan jembatan bisa berjalan kuat, aman, dan tepat sasaran.

Helmi menjelaskan, pembangunan jembatan ini tersebar di berbagai kabupaten di Provinsi Bengkulu dan dikerjakan oleh satuan Kodim di bawah koordinasi Korem. Menariknya, pembangunan ini juga melibatkan masyarakat setempat, sehingga memberikan dampak langsung, tidak hanya secara infrastruktur, tetapi juga secara sosial.

Baca Juga :  Bengkulu Siaga! TNI-Polri dan Pemda Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Gempa dan Tsunami

Di Kabupaten Bengkulu Tengah, dua jembatan yang dikerjakan oleh Kodim 0407/Kota Bengkulu sudah menunjukkan progres sekitar 2 persen. Angka ini menjadi yang tertinggi dibandingkan wilayah lainnya, dan menunjukkan bahwa pekerjaan sudah mulai bergerak di lapangan.

Sementara itu, di wilayah Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur, progres pembangunan masih di bawah 1 persen. Pekerjaan masih fokus pada tahap awal, seperti penyiapan lokasi dan pengukuran teknis.

Untuk wilayah lainnya seperti Rejang Lebong, Bengkulu Utara, Seluma, hingga Mukomuko, pembangunan masih berada di tahap nol persen. Namun Helmi menegaskan, kondisi ini bukan berarti proyek tidak berjalan.

“Semua sedang berproses. Kita tidak ingin terburu-buru, tapi kita ingin hasilnya benar-benar berkualitas,” tegasnya.

Ia juga mengakui bahwa faktor cuaca menjadi salah satu tantangan utama di lapangan. Curah hujan yang tinggi di sejumlah wilayah membuat pekerjaan harus dilakukan dengan lebih hati-hati.

Baca Juga :  Pengelolaan Sampah Dimulai dari Rumah, LPPM UNIB Dorong Desa Kelindang Atas Jadi Percontohan Lingkungan Berkelanjutan

Meski demikian, Helmi tetap optimistis. Ia menilai sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program ini.

“Kita yakin, dengan kebersamaan, program ini akan selesai dan manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.

Program Jembatan Perintis Garuda sendiri menjadi salah satu program strategis Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam membuka akses daerah terpencil. Dengan adanya jembatan, mobilitas masyarakat akan meningkat, distribusi barang menjadi lebih lancar, dan potensi ekonomi daerah bisa berkembang lebih cepat.

Helmi juga menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada kendala besar atau kejadian menonjol yang menghambat pembangunan. Semua kegiatan berjalan dalam kondisi aman dan terkendali.

Dengan komitmen yang kuat dan pengawasan yang terus dilakukan, Helmi Hasan berharap program ini tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Bengkulu.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu
KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta
BPSDM Bengkulu Cari Sumber PAD Baru, Kamar hingga Aula Disewakan
Kasus Korupsi PLTA Musi, Jaksa Sebut Keterangan Ahli Terdakwa Sejalan dengan Dakwaan
Enam Kantor Perusahaan Di Bengkulu Digeledah Kejati, Dugaan Korupsi Pelabuhan Pulau Baai
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:39 WIB

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu

Selasa, 3 November 2026 - 18:53 WIB

KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta

Selasa, 3 November 2026 - 16:29 WIB

Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta

Berita Terbaru