TPA Regional Bengkulu Siap Dibangun: Solusi Sampah Tiga Kabupaten/Kota dengan Teknologi Modern

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 14:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis PUPR Provinsi Bengkulu Tejo Suroso

Kadis PUPR Provinsi Bengkulu Tejo Suroso

BAROMETERBENGKULU — Rencana pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Bengkulu seluas 40 hektare memasuki tahap krusial. TPA ini nantinya menjadi pusat pengelolaan sampah terbesar di Provinsi Bengkulu yang akan melayani tiga wilayah sekaligus diantaranya Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, dan Kabupaten Seluma. Proyek strategis ini diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang atas persoalan sampah yang selama ini membayangi kawasan Bengkulu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, menjelaskan bahwa pembahasan terbaru berfokus pada pembagian alokasi lahan di kawasan eks HGU PT Bumi Rafflesia Indah (BRI). Kawasan seluas 307 hektare itu tidak hanya diperuntukkan bagi TPA Regional, tetapi juga proyek strategis lain, seperti Stadion Terpadu, perluasan Universitas Bengkulu, fasilitas BPBD, area Kodam, serta sejumlah permohonan dari stakeholder lainnya.

“Hari ini kita membahas alokasi pembagian lahan bersama BPN. Posisi TPA Regional akan ditempatkan tepat di tengah agar mudah diakses Kota Bengkulu, Benteng, dan Seluma,” ujar Tejo, Selasa (25/11).

Baca Juga :  Bank Raya Gencarkan Inklusi Keuangan Digital Lewat Program Pesta Raya

TPA Regional Bengkulu direncanakan berada di sekitar kawasan jalan Tol Bengkulu, salah satu koridor transportasi utama yang sedang dikembangkan. Pemprov Bengkulu menilai lokasi tersebut paling ideal mengingat distribusi sampah yang berasal dari tiga kabupaten/kota memerlukan jalur logistik yang cepat dan efisien.

Saat ini, Pemprov tengah menyiapkan Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan), penyusunan DED (Detail Engineering Design), dan rancangan infrastruktur akses jalan menuju lokasi. Dokumen tersebut menjadi syarat utama untuk pengajuan pendanaan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Kementerian PUPR melalui skema APBN.

“Setelah perencanaannya lengkap, kita serahkan ke kementerian. Jalan kami siapkan, lahan kami siapkan, pembangunan nanti didanai APBN,” tambah Tejo.

Berbeda dengan pola lama TPA di Bengkulu yang masih mengandalkan sistem open dumping, TPA Regional ini akan menerapkan teknologi pengolahan sampah modern. Sampah tidak lagi sekadar ditumpuk, tetapi diolah menjadi komoditas yang lebih bernilai, seperti pupuk, bahan bakar alternatif, dan produk turunan ramah lingkungan lainnya.

Baca Juga :  Pengamanan Peresmian Gereja di Kiwirok Berjalan Aman, Satgas Damai Cartenz Kedepankan Pendekatan Humanis

“Dalam perencanaan, sampah akan dikelola sehingga bisa menjadi pupuk atau bahan bakar. Tidak lagi open dumping seperti TPA konvensional,” jelas Tejo. Pendekatan ini sejalan dengan target nasional untuk menutup TPA open dumping di seluruh Indonesia.

Selama bertahun-tahun, Bengkulu menghadapi keterbatasan area pembuangan akhir. Kapasitas TPA Air Sebakul semakin menipis, sementara volume sampah dari Kota Bengkulu terus meningkat. Kabupaten Bengkulu Tengah dan Seluma juga mulai mengalami tekanan serupa.

Karena itu, TPA Regional menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak daerah. Dengan teknologi yang lebih maju dan kapasitas area lebih besar, Pemprov Bengkulu optimistis sistem pengelolaan sampah akan jauh lebih efisien dan berkelanjutan.

Pembangunan TPA Regional Bengkulu tidak hanya menjadi program kebersihan lingkungan, tetapi juga bagian dari strategi besar penataan kawasan. Dengan memanfaatkan lahan eks HGU yang selama ini kosong, pemerintah membuka jalan bagi pusat kegiatan baru yang mencakup pendidikan, olahraga, mitigasi bencana, hingga fasilitas TNI.

 

Penulis : Windi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

PKN Usulkan Moratorium MBG dan Penghentian Program Koperasi Merah Putih
Dari Ruang Kelas Menuju Panggung Nasional, Karisma Azahra Harumkan Bengkulu
KBSB TNI AD Resmi Dibuka di Bengkulu, Sasar Infrastruktur hingga Pelayanan Kesehatan
Tak Kunjung Direspons, Koalisi STuEB Desak Prabowo Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Pencemaran PLTU di Sumatera
KAHMI-FORHATI Seluma Resmi Dilantik, Bupati Teddy Rahman Ajak Kolaborasi Bangun Daerah
18 Pejabat Baru Dilantik, Prabowo Ubah Susunan Kabinet Merah Putih
Raih Emas Taekwondo Kapolri Cup, Brigpol Hade Guntur Terima Penghargaan Kapolda Bengkulu
Berbalut Pakaian Adat, Destita Bawa Pesona Bengkulu ke Paripurna HUT ke-22 DPD RI
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:04 WIB

PKN Usulkan Moratorium MBG dan Penghentian Program Koperasi Merah Putih

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Dari Ruang Kelas Menuju Panggung Nasional, Karisma Azahra Harumkan Bengkulu

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:03 WIB

KBSB TNI AD Resmi Dibuka di Bengkulu, Sasar Infrastruktur hingga Pelayanan Kesehatan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Tak Kunjung Direspons, Koalisi STuEB Desak Prabowo Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Pencemaran PLTU di Sumatera

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:22 WIB

KAHMI-FORHATI Seluma Resmi Dilantik, Bupati Teddy Rahman Ajak Kolaborasi Bangun Daerah

Berita Terbaru