Pasar Minggu Bengkulu Jadi Fokus Rehab dan Penataan Ulang, Usulan Rp50 Miliar

- Jurnalis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER — Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindagrin) Kota Bengkulu terus mematangkan langkah penataan kawasan pasar tradisional, yakni Pasar Minggu. Salah satu fokus utamanya adalah pembenahan dan rehabilitasi dengan usulan anggaran sebesar Rp50 miliar ke pemerintah pusat melalui APBN.

Kepala Disperindag Kota Bengkulu, Rozy Ismariandi, menegaskan bahwa landasan perencanaan teknis untuk kawasan tersebut sudah lengkap dan siap untuk ditindaklanjuti.

“Kalau masterplan Pasar Minggu sudah ada,” kata Rozy, Jumat (23/10/2026).

Ia menjelaskan bahwa proposal pengajuan anggaran Rp50 miliar tersebut difokuskan untuk melakukan penataan ulang secara menyeluruh terhadap kondisi fisik pasar yang sudah ada. Prosesnya mencakup perancangan ulang tata letak hingga rehabilitasi fasilitas agar lebih rapi, layak, dan nyaman bagi para pedagang maupun pembeli.

Baca Juga :  Dua Periode Gagal Rebut Pimpinan DPRD Kota, Ketua Terpilih Mardensi Kini Dipasangi Target Besar 

“melalui dana APBN insya Allah, dan proposalnya kita berusaha terus. Pasar Minggu itu 50 miliar. Bentuknya kita itu mendesain, merehab, menata kembali,” terangnya.

Meski demikian, Rozy tidak menampik bahwa proses peremajaan kawasan pasar akan membawa tantangan tersendiri di lapangan. Salah satu hal utama yang perlu diantisipasi sejak dini adalah penanganan dan manajemen tempat bagi para pelaku usaha selama proses pembenahan berjalan.

Baca Juga :  Adu Gagasan Menuju Kursi Baznas Bengkulu, 15 Kandidat Jalani Wawancara Penentu

“Mungkin akan muncul permasalahan-permasalahan baru seperti relokasi,” tutur Rozy.

Sehingga, perencanaan matang terus dimaksimalkan agar proses peremajaan Pasar Minggu dapat berjalan lancar tanpa merugikan para pedagang.

Sebagai langkah jangka panjang untuk mendukung kelancaran aktivitas pasar serta mengurai kepadatan di titik utama, Disperindag Kota Bengkulu juga merancang skema pemerataan kawasan ekonomi dengan mengoptimalkan pasar penunjang lainnya.

“Nah ke depan, insya Allah Pasar Padang Jawa kita jadikan pasar induk, insya Allah itu ke depan jadi terpecah konsentrasi,” pungkasnya.

Penulis : Handi Peratama

Editor : Redaksi

Berita Terkait

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu
KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta
BPSDM Bengkulu Cari Sumber PAD Baru, Kamar hingga Aula Disewakan
Kasus Korupsi PLTA Musi, Jaksa Sebut Keterangan Ahli Terdakwa Sejalan dengan Dakwaan
Enam Kantor Perusahaan Di Bengkulu Digeledah Kejati, Dugaan Korupsi Pelabuhan Pulau Baai
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:39 WIB

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu

Selasa, 3 November 2026 - 18:53 WIB

KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta

Selasa, 3 November 2026 - 16:29 WIB

Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta

Berita Terbaru