BENGKULUBAROMETER — Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kota Bengkulu menjadi momentum penting bagi penguatan peran organisasi kepemudaan Islam. Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kota Bengkulu secara resmi mengoperasikan sekretariat barunya di Kompleks Ponpes Darussalam sekaligus menggelar aksi sosial, Jumat (23/10/2026).
Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini dihadiri oleh Ketua PW GP Ansor Provinsi Bengkulu H. Faisal Muttaqin, M.S.M., jajaran PCNU, serta unsur TNI dan Kepolisian.
Ketua PC NU Kota Bengkulu, Dr. Rahmat Ramdani, M.Sos.I., menegaskan bahwa rangkaian agenda ini menjadi sarana efektif untuk memperluas pemahaman publik mengenai nilai historis dan keberadaan Hari Santri Nasional yang jatuh setiap 22 Oktober.
“Melalui acara Hari Santri ini, kita berharap peringatannya bisa lebih diketahui masyarakat. Sebab, mungkin selama ini masih terbatas di kalangan tertentu yang mengetahui bahwa Indonesia juga memiliki Hari Santri yang diperingati setiap 22 Oktober,” ujar Rahmat.
Ia mengapresiasi eratnya kebersamaan antar-lembaga pada peringatan tahun ini.
“Tahun ini kita lebih berkolaborasi dengan berbagai elemen, baik pemerintahan, kepolisian maupun TNI AD,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Kota Bengkulu, Febri Erdianto, menjelaskan bahwa peresmian markas baru organisasi tersebut diiringi dengan pembagian 75 paket sembako yang menjangkau sembilan kecamatan di Kota Bengkulu. Sasaran utamanya adalah para pengabdi umat, seperti imam masjid, marbot, dan guru mengaji.
“Kita sudah menyiapkan sekitar 75 paket sembako. Bantuan ini dikhususkan untuk masyarakat di Kota Bengkulu yang sudah didata sahabat-sahabat PAC, mulai dari Ratu Samban sampai Kampung Melayu. Nantinya, pembagian dilakukan di sembilan kecamatan,” ungkap Febri.
Paket sembako tersebut berisi kebutuhan pokok berupa beras, gula, kopi, teh, minyak goreng, sarden, dan mi instan. Tak berhenti di situ, semarak HSN 2026 oleh GP Ansor Kota Bengkulu juga dirangkaikan dengan webinar nasional bersama Pimpinan Pusat GP Ansor, kompetisi mini soccer antar-pemuda/mahasiswa, ziarah ke makam tokoh pendahulu (Muassis Muharrom) di Singaran Pati, hingga ajang silaturahmi mancing mania dan makan bersama.
Ke depan, Febri berkomitmen untuk mengemas peringatan Hari Santri secara lebih inklusif dan masif.
” Hari Santri bisa lebih meriah lagi. Kami juga akan mengagendakan agar para santri dapat hadir dan terlibat langsung dalam peringatan Hari Santri,” pangkas Febri.
Penulis : Handi Peratama
Editor : Redaksi










