DPRD Keluarkan15 Rekomendasi untuk Evaluasi Kinerja Pemprov, Fokus Infrastruktur hingga Kinerja OPD

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 19:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PARIPURNA: Wakil Ketua 1 DPRD Provinsi Bengkulu Teuku Zulkarnai memimpiin rapat Paripurna, Penyerahan dokumen rekomendasi kepa Wakil Gubernur Bengkulu Mian. (Senin 13 April 2026)-- FOTO: IST//MBG.

PARIPURNA: Wakil Ketua 1 DPRD Provinsi Bengkulu Teuku Zulkarnai memimpiin rapat Paripurna, Penyerahan dokumen rekomendasi kepa Wakil Gubernur Bengkulu Mian. (Senin 13 April 2026)-- FOTO: IST//MBG.

BENGKULUBAROMETER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu resmi menyerahkan 15 rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Bengkulu Tahun Anggaran 2025. Rekomendasi ini menjadi catatan penting untuk memperbaiki kinerja pemerintah daerah ke depan.

Penyerahan dokumen rekomendasi tersebut dilakukan dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Bengkulu, Senin 13 April 2026.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, menjelaskan bahwa rekomendasi yang diberikan merupakan bagian dari mekanisme evaluasi terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Bengkulu selama satu tahun anggaran.

“Penyerahan rekomendasi ini adalah bentuk evaluasi DPRD terhadap kinerja pemerintah daerah selama satu tahun,” ujar Teuku usai memimpin rapat paripurna.

Menurutnya, rekomendasi tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi dokumen formal, tetapi benar-benar dijadikan acuan oleh Pemprov Bengkulu untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.

“Ini menjadi masukan penting, terutama untuk meningkatkan kinerja pembangunan, tata kelola pemerintahan, dan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Dalam rapat tersebut, dokumen rekomendasi dibacakan oleh anggota DPRD Provinsi Bengkulu, HM Suharto. Ia menegaskan bahwa seluruh rekomendasi merupakan hasil pembahasan lintas komisi yang menyoroti langsung kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).

Baca Juga :  Gudang Ketahanan Pangan Polri Dibangun di Bengkulu, Polda Siapkan Kapasitas 1.000 Ton

Salah satu poin penting yang disoroti DPRD adalah perlunya percepatan pembangunan infrastruktur di Bengkulu. Namun, hal itu harus diiringi dengan dukungan anggaran yang memadai agar program berjalan efektif.

“Pemprov diminta lebih serius mengejar pembangunan infrastruktur, tentu dengan dukungan anggaran yang cukup,” tegas Suharto.

Selain itu, DPRD juga menyoroti masih banyaknya program dari OPD yang dinilai belum fokus dan tidak memiliki arah yang jelas. Kondisi ini dinilai berpotensi menghambat pencapaian target pembangunan daerah.

“Perencanaan program harus lebih matang, terarah, dan tepat sasaran. Jangan sampai kegiatan berjalan tanpa tujuan yang jelas,” lanjutnya.

Tak hanya soal perencanaan, DPRD juga menemukan adanya laporan dari sejumlah OPD yang dinilai belum maksimal, bahkan terkesan disusun secara asal. Hal ini dinilai berisiko menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Baca Juga :  BPK Bengkulu Kembali Raih Predikat Informatif Tertinggi, Bukti Konsistensi Keterbukaan Publik

“Masih ada laporan yang tidak sesuai fakta di lapangan. Ini berbahaya dan harus segera diperbaiki. OPD harus lebih profesional dan konsisten dalam menyusun laporan,” tegas Suharto.

Ia juga menyayangkan hingga rekomendasi tersebut dibacakan, masih ada OPD yang belum menyampaikan perbaikan laporan sebagaimana diminta DPRD sebelumnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menyatakan bahwa pihaknya menerima seluruh rekomendasi tersebut sebagai catatan strategis yang konstruktif.

“Rekomendasi ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD dan menjadi kewajiban bagi kami untuk menindaklanjutinya,” kata Mian.

Ia menegaskan, Pemprov Bengkulu akan menjadikan rekomendasi tersebut sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja pemerintahan, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan program, hingga pelaporan.

Dengan adanya 15 rekomendasi ini, DPRD berharap kinerja Pemprov Bengkulu ke depan bisa lebih terarah, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu
KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta
BPSDM Bengkulu Cari Sumber PAD Baru, Kamar hingga Aula Disewakan
Kasus Korupsi PLTA Musi, Jaksa Sebut Keterangan Ahli Terdakwa Sejalan dengan Dakwaan
Enam Kantor Perusahaan Di Bengkulu Digeledah Kejati, Dugaan Korupsi Pelabuhan Pulau Baai
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:39 WIB

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu

Selasa, 3 November 2026 - 18:53 WIB

KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta

Selasa, 3 November 2026 - 16:29 WIB

Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta

Berita Terbaru