BENGKULUBAROMETER – Kawasan Kampung Cina di Kota Bengkulu bakal ditata menjadi pusat keramaian baru dengan menghadirkan tempat nongkrong bagi anak muda hingga kegiatan rutin yang melibatkan komunitas. Pemerintah Kota Bengkulu kini tengah melakukan revitalisasi untuk menghidupkan kembali kawasan yang memiliki nuansa khas Tionghoa tersebut.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, mengatakan proses revitalisasi saat ini sudah berjalan. Sejumlah pekerjaan mulai dilakukan, mulai dari pengaspalan jalan hingga pemasangan fasilitas pendukung di kawasan pertokoan.
“Yang revitalisasi Kampung Cina saat ini sudah berjalan ya untuk pengaspalan, kemudian untuk tempat duduk, untuk tiang-tiang itu ruko-rukonya misalnya sudah terpasang,” kata Medy saat dikonfirmasi, Sabtu (17/10/2026).
Setelah pengerjaan tersebut, Medy jug mengungkap, Pemkot Bengkulu akan melanjutkan penataan dengan memasang lampion di sepanjang jalan Kampung Cina. Lampion bernuansa Tionghoa itu diharapkan memperkuat identitas kawasan sekaligus memberikan daya tarik bagi masyarakat yang berkunjung.
“Nanti akan disusul ke pemasangan lampion ya, lampion nanti akan ada sepanjang jalan di Kampung Cina, kemudian bernuansa Tionghoa,” ungkapnya.
Selain mempercantik kawasan, sambung Medy, pemerintah juga berkoordinasi dengan para pemilik ruko agar mengecat ulang bangunan mereka. Langkah ini dilakukan untuk memberikan tampilan yang lebih segar dan membuat kawasan Kampung Cina terlihat lebih menarik.
Medy menyebut, Wali Kota Bengkulu juga telah turun langsung untuk mendorong penataan area di depan ruko. Nantinya, ruang tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan usaha, tetapi juga disiapkan sebagai tempat berkumpul bagi anak muda.
“Kemudian kita juga sudah berkoordinasi meminta para pemilik ruko untuk mengecat kembali rukonya agar nanti kawasan itu bisa jadi lebih fresh kawasan, dan kita juga Pak Wali kemarin langsung turun meminta space di depannya itu di samping misalnya untuk usaha mereka, tapi ada juga disediakan untuk space nanti untuk tempat-tempat nongkrong anak muda ya,” ujar Medy.
Tak hanya mengandalkan penataan fisik, lanjut Medy, Pemkot Bengkulu juga berencana menggelar berbagai kegiatan secara rutin di kawasan tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat melibatkan komunitas-komunitas sehingga Kampung Cina menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul dan beraktivitas.
Medy berharap revitalisasi yang dilakukan dapat menghidupkan kembali kawasan Kampung Cina dan menjadikannya sebagai salah satu pusat keramaian di Kota Bengkulu.
“Sehingga insya Allah keinginan kita daerah Kampung Cina ini juga bisa hidup nanti kawasan dulu,” tambahnya.
Medy menerangkan, kegiatan rutin yang direncanakan nantinya akan mengadopsi konsep serupa dengan kegiatan yang telah berlangsung di kawasan Gading.
“Iya, nanti juga kita akan buat acara di kawasan Kampung Cina ini reguler seperti halnya di Gading sehingga pusat keramaian itu juga bisa berjalan,” tutup Medy.










