Pemkab Seluma Perketat Pengawasan dan Pembinaan Tenaga Kerja ke Luar Negeri

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 21:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Seluma – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) memperketat pengawasan terhadap pengiriman tenaga kerja ke luar negeri. Langkah ini diambil menyusul adanya kasus dua warga Seluma yang bekerja secara nonprosedural di Jepang, di mana salah satunya telah meninggal dunia dan satu lainnya masih menjalani perawatan medis, Rabu (12/11).

Bupati Seluma Teddy Rahman, SE, MM melalui Plt Kepala Disnakertrans Seluma, Z. Iksan Sahudi, SE, MH menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan BP3MI serta menyampaikan laporan resmi kepada Bupati Seluma melalui nota dinas. Langkah ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan terhadap warga Seluma yang bekerja di luar negeri.

Baca Juga :  Peringati Hari Bahasa Isyarat Internasional 2026, GERKATIN Bengkulu Serukan Kesetaraan Hak bagi Tuli

“Kami sudah menyampaikan nota dinas kepada Bupati dan berkoordinasi dengan BP3MI untuk penanganan lebih lanjut. Fokus kami bukan hanya pemulangan, tetapi juga memastikan perlindungan dan pembinaan agar kasus serupa tidak terulang,” ujar Iksan.

Dua warga yang dimaksud adalah Parolan Anggara, asal Desa Ujung Padang Kecamatan Semidang Alas Maras, dan Adhellia Meysah, asal Desa Kampai Kecamatan Talo. Keduanya diketahui berangkat ke Jepang tanpa melalui prosedur resmi. Parolan kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Jepang, sementara Adhellia telah meninggal dunia.

Menurut Iksan, pemerintah daerah menghadapi kendala dalam pembiayaan dan pendampingan karena status keduanya sebagai pekerja nonprosedural. Namun demikian, Pemkab Seluma tetap berupaya memberikan bantuan dan perlindungan semaksimal mungkin.

Baca Juga :  Edi Hariyanto Pimpin PHRI Bengkulu, Siapkan Pembenahan Organisasi dan Dorong Pariwisata

Sebagai langkah pencegahan, Disnakertrans Seluma menyiapkan program pembinaan dan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih memahami prosedur penempatan tenaga kerja resmi ke luar negeri.

“Kami akan memperbanyak kegiatan sosialisasi dan menggandeng pemerintah desa untuk memberikan edukasi kepada warga. Tujuannya agar masyarakat tidak mudah tergiur tawaran kerja luar negeri tanpa melalui jalur resmi,” tambahnya.

Pemkab Seluma berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan BP3MI dapat memperkuat sistem perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI), sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang. (ADV)

Berita Terkait

KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta
BPSDM Bengkulu Cari Sumber PAD Baru, Kamar hingga Aula Disewakan
Kasus Korupsi PLTA Musi, Jaksa Sebut Keterangan Ahli Terdakwa Sejalan dengan Dakwaan
Enam Kantor Perusahaan Di Bengkulu Digeledah Kejati, Dugaan Korupsi Pelabuhan Pulau Baai
Polda Bengkulu Ungkap 15 Kasus BBM Subsidi, 12 Ton BBM Disita
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:53 WIB

KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta

Selasa, 3 November 2026 - 16:29 WIB

Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

BPSDM Bengkulu Cari Sumber PAD Baru, Kamar hingga Aula Disewakan

Berita Terbaru