PT Bio Jadi Tuan Rumah Gerakan Tanam 49.280 Bibit Pohon, Bengkulu Perkuat Identitas Daerah Konservasi

- Jurnalis

Selasa, 30 Desember 2025 - 17:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Bengkulu Helmi Hasa Usai tamam pohonn Bambu di PT Bio

Gubernur Bengkulu Helmi Hasa Usai tamam pohonn Bambu di PT Bio

BENGKULUBAROMETER – Komitmen menjaga lingkungan kembali ditunjukkan Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama dunia usaha. PT Bio Nusantara Teknologi, anak usaha dari grup PT Sandabi Indah Lestari (SIL), dipercaya menjadi lokasi launching Gerakan Penanaman 49.280 Bibit Pohon yang digelar serentak di seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu.

Kegiatan dilaunching di kawasan perkebunan PT Bio Nusantara Teknologi di bantaran Sungai Lemau, Kabupaten Bengkulu Tengah, Selasa 30 Desember 2025, dipimpin langsung Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bersama Wakil Gubernur Mian, serta dihadiri Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto dan unsur Forkopimda.

Dalam sambutannya, Gubernur Helmi Hasan menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata menjadikan Bengkulu sebagai wilayah konservasi hutan yang berkelanjutan. Ia menyampaikan apresiasi kepada PT Bio yang menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kawasan lingkungan, khususnya di daerah aliran sungai.

“Area bantaran sungai hingga radius 50 meter ke arah jalan tidak boleh ditanami kelapa sawit. Kita sepakat, kawasan ini harus dikembalikan fungsinya sebagai ruang hijau. PT Bio menyambut baik kebijakan ini dan siap melaksanakannya,” ujar Helmi.

Baca Juga :  Karangan Bunga Berjejer di Mapolda Bengkulu, Korban Investasi Bodong Minta Yeyen Membusuk di Penjara

Menurut Helmi, tanaman seperti bambu justru dianjurkan karena memiliki fungsi ekologis yang kuat dalam menahan abrasi dan menjaga kualitas air sungai. Kesepakatan ini menjadi contoh sinergi positif antara pemerintah dan sektor swasta dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

Gerakan penanaman 49.280 bibit pohon ini dilakukan serentak oleh pemerintah daerah, perusahaan, serta unsur masyarakat. Melalui kegiatan ini, Pemprov Bengkulu ingin memastikan bahwa upaya konservasi tidak berhenti di satu titik, tetapi menjadi gerakan kolektif.

Helmi juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam pengawasan lingkungan. Ia membuka ruang partisipasi publik agar masyarakat dapat melaporkan jika menemukan kawasan hutan atau daerah aliran sungai yang ditanami sawit secara tidak semestinya

“Silakan laporkan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita butuh peran masyarakat, mahasiswa, dan LSM untuk memastikan Bengkulu benar-benar menjadi daerah konservasi,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan rutin. Ia berharap bibit pohon yang ditanam dapat tumbuh optimal dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Baca Juga :  Mantan Pacar Terdakwa Jadi Saksi, Ungkap Pernah Temani Latifa Beli Mobil hingga Brankas

“Sebelumnya pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah telah melakukan penanaman pohon Bersama PT Bio, kita harapkan kegiatan ini berkelanjuta,” sampainya.

Keterlibatan PT Bio sebagai tuan rumah kegiatan ini dinilai menjadi contoh praktik baik perusahaan dalam mendukung kebijakan lingkungan daerah.

General Manager PT Bio Nusantara Teknologi, Heru Wiratmana penanaman yang dicanangkan oleh pemerintah Provinsi Bengkulu terkhususnya di Bengkulu Tengah ditunjuk Adalah PT Bio Nusantara Teknologi, merupakan kesempatan baik untuk melaksanakan program pemerintah Daerah.

“kami ditunjuk untuk tempat penanaman pohon serentak ini menjadi kesempatann bagi kami untuk membantu program pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi Bengkulu,” katanya

Kemudian Dia menyatakan, untuk di sepanjang  Daerah Aliran Sungai (DAS) Sei Lemau, sebelumnya telah melakukan penanaman bibit bambu sebnayak 20 batang bahkan di Kabupatenn Bengkulu utara sebanyak 4 ribu bibit bambu.

“sebelumnya kami sudah menanam bibit bambu dengan pemeribttah Kabupaten Bengkulu Tengah sebanyak 200 bibit dan untuk di PT Sil di Bengkulu utara sebanyak 400 bibit,” ungkapnya

Berita Terkait

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu
MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu
KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta
Berita ini 204 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:43 WIB

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare

Rabu, 4 November 2026 - 16:35 WIB

Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu

Rabu, 4 November 2026 - 13:13 WIB

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 3 November 2026 - 22:39 WIB

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu

Selasa, 3 November 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta

Berita Terbaru

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tidak memperpanjang kontrak enam Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Bengkulu

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:13 WIB