BENGKULUBAROMETER — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu menggenjot proyek rehabilitasi kawasan Taman Remaja. Progres pengerjaan tahap pertama saat ini telah mencapai 30 persen yang difokuskan pada penataan lahan parkir serta jalur pedestrian agar area tengah taman bersih dari kendaraan.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, menjelaskan bahwa keberlanjutan proyek tersebut telah mendapatkan kepastian pendanaan melalui APBD tahun depan. Usulan anggaran senilai Rp10 miliar telah masuk ke dalam Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Alhamdulillah usulan kami sudah masuk yaitu sekitar Rp10 miliar. 10 M itu untuk menyelesaikan jogging track keliling dan pembuatan pagar sementara untuk rusa,” kata Tejo, Jumat (23/10/2026).
Kendati demikian, Tejo memaparkan bahwa total kebutuhan anggaran untuk merenovasi seluruh kawasan Taman Remaja secara menyeluruh mencapai Rp60 miliar. Mengingat kapasitas APBD yang sangat minim, pihaknya mengandalkan kerja sama pengusulan anggaran dengan Kementerian PU melalui skema serupa pembangunan Danau Dendam Tak Sudah.
“Karena memang total anggaran dibutuhkan Rp60 miliar, kami tetap prioritas pengusulan itu kerja sama dengan Kementerian PU. Seperti Danau Dendam, kita perencanaan, kita membebaskan lahan, yang membangun Kementerian PU,” terangnya.
Ia menambahkan, penataan ini dilakukan secara bertahap atas permintaan Gubernur Bengkulu agar kawasan tersebut dapat rampung pada tahun 2028. Melalui tahapan awal yang sudah terbuka ini, wajah baru Taman Remaja ke depan tidak hanya berfungsi sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan tempat olahraga masyarakat, tetapi juga dikembalikan sebagai pusat konservasi satwa seperti taman burung dan rusa.
“Beliau mengharapkan bahwa untuk satwa, terutama taman burung tetap diadakan, dan dibuka lagi untuk rusa, karena mungkin sebagian rusa di Gedung Daerah akan digeser ke Taman Remaja. Sehingga benar-benar Taman Remaja tetap menjadi ruang terbuka hijau, tempat berkumpul masyarakat, tempat olahraga masyarakat,” pungkas Tejo.
Penulis : Handi Peratama
Editor : Redaksi










