Wagub Bengkulu Tinjau Progres Rehabilitasi Tiga Ruangan RSUD M. Yunus: Prioritaskan Kualitas dan Percepatan Layanan Kesehatan

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 13:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER — Upaya Pemerintah Provinsi Bengkulu meningkatkan mutu layanan kesehatan kembali ditegaskan melalui inspeksi langsung yang dilakukan Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, pada Jumat 5 Desember 2025.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Wagub meninjau progres rehabilitasi tiga ruangan penting di RSUD dr. M. Yunus Bengkulu, yakni Poli Klinik, PJT, dan Irna Fatmawati, yang sejak beberapa bulan terakhir sedang menjalani perbaikan besar.

Kehadiran Mian di rumah sakit rujukan provinsi ini bukan sekadar seremonial. Ia memastikan pekerjaan fisik memenuhi spesifikasi teknis dan tepat waktu, mengingat fasilitas kesehatan menjadi salah satu prioritas pemerintahan daerah saat ini.

“Inspeksi kerja ini merupakan direktif dari Bapak Gubernur dan saya bahwa pembangunan fasilitas rumah sakit untuk meningkatkan pelayanan kesehatan memang kita prioritaskan,” ujar Mian saat meninjau salah satu ruangan yang tengah dalam proses finishing.

Ia menambahkan, evaluasi pembangunan akan dipaparkan dalam rapat Tepra pada Selasa mendatang, termasuk laporan penyerapan anggaran tahun berjalan.

Menurut data sementara, tiga titik pengerjaan telah menunjukkan progres signifikan. Pekerjaan yang dilaksanakan Dinas PUPR Provinsi Bengkulu kini berada pada kisaran di atas 50 persen, sehingga dinilai sesuai dengan rencana awal.

Baca Juga :  Puting Beliung Hantam Rejang Lebong, 30 Rumah Warga Rusak dalam Hitungan Menit

“Saya harus melihat langsung performance kemajuan fisik pembangunan. Ada tiga paket kegiatan besar: perbaikan Poli Klinik, Irna Fatmawati, dan PJT. Progresnya sudah di atas 50 persen,” jelasnya.

Di lapangan, Mian memberi arahan khusus kepada tim PUPR agar kualitas hasil pekerjaan tetap menjadi aspek utama, terutama jelang masuk ke tahap penyelesaian akhir (finishing).

Dirinya menekankan bahwa peningkatan pelayanan kesehatan tidak boleh hanya sekadar cepat, tetapi juga harus melalui proses konstruksi yang rapi, aman, dan tahan lama.

“Saya tekankan kepada PUPR agar terus melakukan monitoring. Bila perlu dilemburkan supaya kualitasnya bagus dan finishing-nya rapi,” tegasnya.

Langkah pengawasan yang dilakukan pemerintah provinsi ini sekaligus sebagai upaya menghindari persoalan klasik seperti kerusakan dini bangunan, kesalahan teknis, atau penyelesaian proyek yang tidak sesuai target.

Sementara itu, Plt. Direktur RSUD M. Yunus, Herry Permana, menyampaikan optimisme bahwa seluruh ruangan yang direhabilitasi dapat kembali beroperasi pada awal hingga pertengahan tahun mendatang.

Baca Juga :  Terungkap di Sidang! Saksi Sebut Latifa Pernah Mengaku Dapat Uang dari “Nenek Gaib”

Ia menegaskan bahwa peningkatan fasilitas ini sangat dibutuhkan untuk menjawab tingginya kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan berkualitas dan cepat.

“Pekerjaan ini ditangani PUPR, dan kami optimis pada awal hingga pertengahan tahun nanti ruangan sudah bisa digunakan untuk menerima pasien,” ujarnya.

Dengan berfungsinya ruang-ruang tersebut, RSUD M. Yunus diharapkan mampu mempercepat alur layanan, meningkatkan kenyamanan pasien, serta memperluas kapasitas penanganan medis.

Inspeksi Wagub Mian menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur kesehatan bukan hanya soal fisik bangunan, tetapi juga komitmen pemerintah untuk memberikan layanan yang lebih manusiawi, cepat, dan terjangkau bagi seluruh warga Bengkulu.

Perbaikan tiga ruangan ini menjadi bagian dari rencana besar pemerintah provinsi dalam memperkuat kualitas sarana kesehatan, sekaligus menjawab keluhan masyarakat terkait ruang layanan yang selama ini dianggap belum optimal.

Dengan pengawasan ketat dan target penggunaan yang telah ditetapkan, masyarakat Bengkulu kini bisa berharap pada wajah baru RSUD M. Yunus yang lebih representatif dan lebih siap melayani pasien di masa mendatang.

Berita Terkait

KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta
BPSDM Bengkulu Cari Sumber PAD Baru, Kamar hingga Aula Disewakan
Kasus Korupsi PLTA Musi, Jaksa Sebut Keterangan Ahli Terdakwa Sejalan dengan Dakwaan
Enam Kantor Perusahaan Di Bengkulu Digeledah Kejati, Dugaan Korupsi Pelabuhan Pulau Baai
Polda Bengkulu Ungkap 15 Kasus BBM Subsidi, 12 Ton BBM Disita
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:53 WIB

KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta

Selasa, 3 November 2026 - 16:29 WIB

Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

BPSDM Bengkulu Cari Sumber PAD Baru, Kamar hingga Aula Disewakan

Berita Terbaru