DPRD Desak Polemik Mantan Guru SDIT Rabbani Segera Tuntas, Yayasan Diminta Penuhi Hak Guru

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 15:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Polemik pemutusan hubungan kerja (PHK) yang melibatkan tiga mantan tenaga pendidik SDIT Rabbani Kota Bengkulu dan pihak yayasan mendapat perhatian DPRD Kota Bengkulu.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bengkulu, Marliadi, mengatakan polemik yang telah beberapa kali dimediasi itu tidak seharusnya terus berlarut-larut.

“ Ini kan sudah ada beberapa kali mediasi dari pihak dinas dan kita berharap ini bisa diselesaikan, tidak mungkin berlarut-larut,” kata Marliadi, Senin (07/9/2026).

Ia juga meminta pihak yayasan maupun seluruh penyelenggara pendidikan agar tidak mengabaikan hak-hak guru dan karyawan. Menurutnya, perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik merupakan bagian penting dalam menciptakan proses pendidikan yang baik.

Baca Juga :  Dishub Bengkulu Coret Jalur Air Sebakul–Pagar Dewa dari Lintasan Truk Batu Bara

“Kita minta semuanya, baik yayasan maupun semua yang bergerak di bidang pendidikan, betul-betul konsentrasi dalam pendidikan. Kita harus memperhatikan hak-hak guru atau karyawan, sehingga pendidikan dapat terwujud dengan baik,” tegasnya.

Marliadi secara khusus meminta pihak yayasan dari SDIT Rabbani segera menyelesaikan apabila masih terdapat hak mantan guru yang belum dipenuhi.

“Kalau masih ada yang belum diselesaikan hak-haknya, kita minta pihak yayasan harus menyelesaikan hak tersebut. Sehingga dalam pengabdian selama ini bisa mendapatkan penghargaan,” ujarnya.

Menurut Marliadi, penyelesaian persoalan ketenagakerjaan tersebut juga penting untuk mencegah munculnya polemik baru yang dapat mengganggu dunia pendidikan. Jangan sampai persoalan antara tenaga pendidik dan yayasan justru berdampak pada peserta didik.

Baca Juga :  Pelindo Bengkulu Percepat Pendalaman Alur Pulau Baai, Target Minus 12 Meter Masuk Tahap Lelang

“Kita minta tidak ada polemik ke depannya, sehingga proses belajar mengajar dengan baik dan anak-anak tidak dikorbankan,” ungkapnya.

Ia berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan secara baik oleh pihak-pihak terkait. Namun, apabila diperlukan, DPRD Kota Bengkulu menyatakan siap turun tangan untuk membantu penyelesaian.

“Kalau memang diperlukan DPRD harus turun tangan, nanti kita turun. Kita menunggu, semoga ini bisa diselesaikan dengan baik. Kita berharap pendidikan yang terbaik untuk anak-anak kita ke depannya,” pungkas Marliadi.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

Nasib Cabor Billiard di Porprov Bengkulu Masih Mengambang
Dorong Peternakan Modern, Bengkulu Dibidik Jadi Pusat Industri Sapi dan Pakan Sawit
Helmi Sebut Rehabilitasi Stadion GOR Sawah Lebar Bengkulu Butuh Anggaran Rp80 Miliar
Jelang Hari Pahlawan 2026, Pemprov Bengkulu Siapkan Ziarah dan Tabur Bunga
Nasib 47 PPPK Paruh Waktu Pemprov Bengkulu Tak Diperpanjang, Ini Penyebabnya
Polresta Bengkulu Gelar Poliran, Gandeng 10 LPK untuk Bantu Masyarakat Keluar dari Pengangguran
Dugaan Suap Rekrutmen 93 Pegawai RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut dan Kabag Diserahkan ke Jaksa
Tata Kelola RSMY Dievaluasi BPK Dan Penyelesaian Utang Jadi Perhatian
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 16:17 WIB

Nasib Cabor Billiard di Porprov Bengkulu Masih Mengambang

Jumat, 6 November 2026 - 15:24 WIB

Dorong Peternakan Modern, Bengkulu Dibidik Jadi Pusat Industri Sapi dan Pakan Sawit

Jumat, 6 November 2026 - 14:43 WIB

Helmi Sebut Rehabilitasi Stadion GOR Sawah Lebar Bengkulu Butuh Anggaran Rp80 Miliar

Jumat, 6 November 2026 - 13:14 WIB

Jelang Hari Pahlawan 2026, Pemprov Bengkulu Siapkan Ziarah dan Tabur Bunga

Kamis, 5 November 2026 - 17:54 WIB

Nasib 47 PPPK Paruh Waktu Pemprov Bengkulu Tak Diperpanjang, Ini Penyebabnya

Berita Terbaru

Bengkulu

Nasib Cabor Billiard di Porprov Bengkulu Masih Mengambang

Jumat, 6 Nov 2026 - 16:17 WIB