BENGKULUBAROMETER – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu tengah membahas rencana rehabilitasi dan perbaikan kawasan Stadion Gedung Olahraga (GOR) Sawah Lebar dibutuhkan anggaran sekitar Rp80 miliar.
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, mengatakan pihaknya telah menyiapkan dua opsi pendanaan untuk merealisasikan rencana tersebut. Opsi pertama adalah mengusulkan bantuan anggaran kepada pemerintah pusat melalui kementerian terkait.
Menurut Helmi, proposal pembangunan telah diserahkan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir. Selanjutnya, pihaknya juga dijadwalkan bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) untuk membahas dukungan pembangunan kawasan olahraga tersebut.
“Kita memang sedang diskusikan. Ada dua pendekatan. Pertama, kita buat proposal dan kirim ke kementerian. Saya sudah ketemu Pak Erick Thohir. Kita tunggu apakah mungkin pemerintah pusat yang kemudian membangun,” kata Helmi, Jumat (6/11/2026).
Namun,lanjut Helmi, apabila usulan bantuan dari pemerintah pusat tidak terealisasi, Pemprov Bengkulu telah menyiapkan opsi kedua, yakni menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Helmi menjelaskan, penggunaan APBD nantinya akan dilakukan secara bertahap, mengingat pada tahun pertama hingga tahun ketiga pemerintah daerah masih memprioritaskan pembangunan infrastruktur, terutama jalan.
“Kalau tidak, opsi kedua sudah ada, kita akan persiapkan APBD kita. Tahun pertama, tahun kedua, tahun ketiga, APBD masih fokus untuk infrastruktur, pembangunan jalan. Karena kalau semuanya mau dibuat di tahun pertama itu tidak mungkin,” jelasnya.
Terkait kebutuhan anggaran, Helmi memperkirakan rehabilitasi dan pembangunan kawasan Stadion GOR Sawah Lebar membutuhkan dana sekitar Rp80 miliar.
Ia berharap pembangunan nantinya tidak hanya menyentuh fasilitas olahraga sepak bola, tetapi juga mencakup sarana olahraga lainnya, seperti bola voli dan bulu tangkis.
Menurutnya, pembangunan secara menyeluruh akan lebih baik dibandingkan hanya memperbaiki sebagian kecil fasilitas olahraga.
“Kurang lebih sekitar Rp80-an miliar. Karena kita ingin bukan hanya yang support-support kecil. Artinya, kita ingin bukan hanya sepak bola dulu, tetapi ada juga voli dan bulu tangkis. Kita pikir akan lebih bagus kalau sekaligus dibangun,” tutup Helmi.
Penulis : Handi Pratama
Editor : Redaksi










