BULOG Tembus Serapan 3 Juta Ton, Bukti Negara Hadir Jaga Hasil Panen Petani

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BULOG mencatat serapan gabah dan beras petani mencapai 3 juta ton secara nasional. Kanwil Bengkulu berkontribusi 3.867 ton untuk memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

BULOG mencatat serapan gabah dan beras petani mencapai 3 juta ton secara nasional. Kanwil Bengkulu berkontribusi 3.867 ton untuk memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

BENGKULUBAROMETER – Perum BULOG kembali mencatat sejarah baru dalam pengadaan pangan nasional. Hingga 3 Juni 2026, total serapan gabah dan beras petani secara nasional telah mencapai 3.008.626 ton setara beras atau sekitar 75 persen dari target nasional sebanyak 4 juta ton pada tahun ini. Capaian tersebut menjadi salah satu rekor tertinggi dalam upaya memperkuat cadangan pangan nasional.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga gabah dan melindungi petani mulai memberikan hasil nyata. Dengan masih berlangsungnya musim panen di sejumlah daerah, BULOG optimistis target 4 juta ton setara beras dapat tercapai bahkan sebelum akhir tahun.

Di Provinsi Bengkulu, Perum BULOG Kantor Wilayah Bengkulu juga turut memberikan kontribusi positif. Hingga awal Juni 2026, serapan gabah dan beras petani di wilayah ini telah mencapai 3.867 ton setara beras. Angka tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung penguatan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) secara nasional.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Jadi Korban Penipuan Turnamen Murai Nasional di Bengkulu

Pimpinan Perum BULOG Kanwil Bengkulu, Dody Syahrial, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam sektor pangan.

Menurutnya, keberhasilan serapan gabah tidak hanya menjadi tugas BULOG semata, tetapi merupakan hasil kolaborasi petani, pemerintah daerah, TNI, Polri, penyuluh pertanian, pengusaha penggilingan padi, hingga seluruh insan BULOG di lapangan.

“Realisasi serapan sebesar 3.867 ton setara beras di wilayah kerja Kanwil Bengkulu menunjukkan komitmen kami untuk terus hadir di tengah petani, memastikan hasil panen terserap secara optimal, serta mendukung penguatan ketahanan pangan nasional,” ujar Dody Syahrial.

Pencapaian ini juga menjadi bukti bahwa kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah sebesar Rp6.500 per kilogram mampu memberikan kepastian pasar bagi petani. Dengan harga yang terjamin, petani dapat menjual hasil panennya dengan lebih baik tanpa khawatir mengalami kerugian akibat anjloknya harga di tingkat pasar.

Baca Juga :  Pekerja LPJU di Lebong Meninggal Diduga Tersengat Listrik Saat Bekerja

Selain memberikan manfaat bagi petani, keberhasilan serapan juga berdampak langsung pada peningkatan stok Cadangan Beras Pemerintah. Saat ini stok beras yang dikelola BULOG telah melampaui 5 juta ton, menjadi salah satu stok tertinggi dalam sejarah pengelolaan pangan nasional.

Cadangan tersebut memiliki peran strategis untuk menjaga stabilitas harga beras, memenuhi kebutuhan bantuan pangan, serta mengantisipasi potensi bencana maupun gejolak pasar.

Di tengah tantangan global yang masih mempengaruhi sektor pangan dunia, capaian BULOG menjadi sinyal positif bahwa Indonesia semakin siap menuju kemandirian pangan. Pemerintah juga dinilai berhasil menjaga keseimbangan antara kepentingan petani, kebutuhan masyarakat, dan ketersediaan stok pangan nasional.

Ke depan, BULOG akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak agar hasil panen petani dapat terserap secara maksimal. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan Indonesia secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Nasib 47 PPPK Paruh Waktu Pemprov Bengkulu Tak Diperpanjang, Ini Penyebabnya
Polresta Bengkulu Gelar Poliran, Gandeng 10 LPK untuk Bantu Masyarakat Keluar dari Pengangguran
Dugaan Suap Rekrutmen 93 Pegawai RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut dan Kabag Diserahkan ke Jaksa
Tata Kelola RSMY Dievaluasi BPK Dan Penyelesaian Utang Jadi Perhatian
Makanan MBG Cepat Basi Jadi Sorotan, Satgas Bengkulu Bongkar Kondisi Dapur SPPG
490 Atlet Pelajar Bengkulu Siap Berlaga di Lima Cabor POPDA 2026
Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:54 WIB

Nasib 47 PPPK Paruh Waktu Pemprov Bengkulu Tak Diperpanjang, Ini Penyebabnya

Kamis, 5 November 2026 - 17:36 WIB

Polresta Bengkulu Gelar Poliran, Gandeng 10 LPK untuk Bantu Masyarakat Keluar dari Pengangguran

Kamis, 5 November 2026 - 17:02 WIB

Dugaan Suap Rekrutmen 93 Pegawai RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut dan Kabag Diserahkan ke Jaksa

Kamis, 5 November 2026 - 16:22 WIB

Tata Kelola RSMY Dievaluasi BPK Dan Penyelesaian Utang Jadi Perhatian

Kamis, 5 November 2026 - 13:59 WIB

Makanan MBG Cepat Basi Jadi Sorotan, Satgas Bengkulu Bongkar Kondisi Dapur SPPG

Berita Terbaru