Wakil Wali Kota Jadi Korban Penipuan Turnamen Murai Nasional di Bengkulu

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Turnamen burung berkicau Murai Mania Goes to Bengkulu bertajuk Sedulur Murai Mania (SMM) yang semula digadang-gadang sebagai ajang nasional bergengsi, justru berakhir ricuh. Ratusan peserta dari berbagai provinsi kecewa setelah acara mendadak batal tanpa kejelasan. Lebih mengejutkan lagi, salah satu korban dalam peristiwa ini adalah Ronny Pebriyanto L. Tobing, Wakil Wali Kota Bengkulu.

Turnamen yang disebut-sebut diikuti peserta dari Palembang, Jambi, hingga daerah lain di Sumatera itu diduga kuat mengarah pada penipuan berkedok lomba burung kicau. Kerugian yang dialami para peserta tidak kecil. Total kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, bahkan disebut mendekati Rp 500 juta.

Dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial, Ronny Tobing secara terbuka menyampaikan kekecewaannya. Ia menilai kejadian ini bukan hanya merugikan peserta, tetapi juga mencoreng nama Bengkulu sebagai tuan rumah lomba nasional.

Baca Juga :  Festival Tabut 2026 Jadi Mesin Ekonomi Rakyat, UMKM Bengkulu Siap Panen Pengunjung

“Ini bikin malu. Pesertanya datang dari Palembang, Jambi, dan provinsi lain,” ujarnya dalam video yang beredar dengan nada kecewa.

Para peserta diketahui telah membayar biaya pendaftaran antara Rp 4 juta hingga Rp 5 juta per burung. Nominal tersebut dianggap wajar karena lomba ini dipromosikan sebagai event nasional dengan hadiah besar. Namun, harapan itu pupus ketika acara mendadak dibatalkan tanpa penjelasan resmi dari panitia.

Wahyu, salah satu peserta yang datang dari luar daerah, mengaku sangat kecewa. Menurutnya, peserta telah mengeluarkan biaya besar, bukan hanya pendaftaran, tetapi juga transportasi dan penginapan.

“Kami sangat kecewa. Ini lomba nasional, biayanya 4 sampai 5 juta. Tapi begitu sampai, acaranya batal,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kehadiran pejabat daerah, termasuk Wakil Wali Kota Bengkulu, membuat peserta semakin yakin bahwa lomba tersebut resmi dan kredibel.

Baca Juga :  Kapolri Sampaikan Keluhan dan Harapan Petani Langsung ke Presiden Prabowo

“Banyak pejabat ikut lomba ini, bang. Termasuk Pak Ronny Tobing,” ujarnya.

Hingga kini, panitia penyelenggara belum memberikan pernyataan resmi. Bahkan, sejumlah peserta mengaku panitia sulit dihubungi dan terkesan menghindar. Beredar pula informasi bahwa ketua panitia berinisial H-P dilarikan ke rumah sakit setelah diduga menenggak racun.

“Semua panitia kabur. Ketua panitia katanya di rumah sakit karena minum racun,” ungkap Wahyu.

Hadi, salah satu peserta yang melapor, membenarkan hal tersebut.

“Kasus ini sudah kami laporkan ke Polda Bengkulu. Sekarang ditangani Reskrimum,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa ketua panitia diketahui merupakan seorang ASN di Bengkulu Tengah, fakta yang membuat kasus ini semakin menjadi sorotan publik.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat
HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 
Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah. HIPKA Gelar Forum Bisnis dan Pelantikan Pengurus Baru
Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern
Pemkot, Polda dan REI Gotong Royong Bangun Rumah Guru Ngaji Korban Kebakaran
Destita Khairilisani: Sekolah Rakyat Kaur Wujud Pemerataan Pendidikan dan Pembentukan Karakter
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:59 WIB

HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:56 WIB

Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:09 WIB

Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern

Berita Terbaru