Digifest UMKM Resmi Diluncurkan, Belungguk Point Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Bengkulu

- Jurnalis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER — Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penataan ruang publik dan penyelenggaraan berbagai kegiatan masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui peluncuran Digifest UMKM di kawasan Belungguk Point, Jalan S. Parman, Kelurahan Padang Jati, Sabtu (24/10/2026) malam.

Peresmian yang dilakukan Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, berlangsung meriah. Ribuan warga memadati kawasan tersebut untuk menikmati berbagai kegiatan yang dikemas dalam konsep Car Free Night (CFN) dan Car Free Day (CFD).

Kawasan yang sebelumnya relatif lengang pada malam hari itu disulap menjadi pusat aktivitas masyarakat dengan menghadirkan bazar kuliner, stan produk lokal, pertunjukan seni budaya, hingga layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bengkulu dalam menciptakan ruang publik yang produktif sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan.

Dedy mengatakan, Belungguk Point dirancang sebagai ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan berbagai kalangan, mulai dari pelaku usaha, seniman, komunitas kreatif, hingga masyarakat umum.

“Belungguk Point ini sengaja kita ciptakan menjadi tempat interaksi sosial masyarakat, tempat bertemunya para seniman, komunitas-komunitas, dan pelaku UMKM,” ujar Dedy.

Baca Juga :  DPRD Kota Bengkulu Turun Tangan Cari Solusi Polemik Pembongkaran Saung Pantai Panjang

Pada peluncuran perdana Digifest UMKM tersebut, sekitar 200 pelaku UMKM turut berpartisipasi dengan menawarkan beragam produk kepada pengunjung.

Keterlibatan ratusan pelaku usaha lokal ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pemasaran produk sekaligus meningkatkan transaksi ekonomi di tengah masyarakat.

Selain menjadi tempat berjualan, kegiatan ini juga membuka ruang promosi bagi produk-produk lokal agar semakin dikenal oleh masyarakat luas.

Pemerintah Kota Bengkulu berharap Digifest UMKM dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga memberikan dampak positif terhadap perkembangan usaha masyarakat dan perekonomian daerah.

Kampung Cina Disiapkan Jadi Lokasi Kegiatan Berikutnya

Tak hanya berfokus pada Belungguk Point, Pemerintah Kota Bengkulu juga merencanakan pengembangan kegiatan serupa di sejumlah kawasan strategis lainnya.

Salah satu lokasi yang disiapkan adalah kawasan Kampung Cina. Kawasan tersebut direncanakan menjadi lokasi kegiatan berikutnya dengan konsep tematik yang mengangkat karakter dan nuansa khas Tionghoa.

Selain itu, pemerintah kota juga mendorong penataan sejumlah kawasan komersial, di antaranya Jalan Soeprapto, Jalan Pintu Batu, serta pusat oleh-oleh di Kelurahan Anggut.

Baca Juga :  Bengkulu Masuk Lima Besar Nasional Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih

Penataan tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tarik kawasan perkotaan, memperkuat aktivitas perdagangan, serta memberikan pengalaman yang lebih menarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Bengkulu.

Dedy optimistis, pengembangan ruang publik dan penyelenggaraan berbagai kegiatan secara berkelanjutan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

“Insya Allah Kota Bengkulu akan semakin ramai pengunjung, semakin banyak iven, perputaran ekonomi meningkat, kesejahteraan masyarakat meningkat,” tuturnya.

Peluncuran Digifest UMKM ditandai dengan penekanan tombol peresmian oleh Wali Kota Bengkulu. Acara kemudian dilanjutkan dengan berbagai pertunjukan seni budaya yang menambah semarak suasana.

Pengunjung disuguhkan atraksi musik dhol yang dimainkan siswa-siswi SD Negeri 40 Kota Bengkulu. Selain itu, penampilan tari tradisional dari Sanggar Lenggang Cantik turut memeriahkan panggung utama.

Pertunjukan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap seni dan budaya lokal yang dipadukan dengan upaya pengembangan ekonomi kreatif.

“Melalui Digifest UMKM, Pemerintah Kota Bengkulu berharap Belungguk Point dapat berkembang menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus destinasi rekreasi baru bagi warga dan wisatawan,” tutup Dedy.

Penulis : Handi Peratama

Editor : Redaksi

Berita Terkait

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu
KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta
BPSDM Bengkulu Cari Sumber PAD Baru, Kamar hingga Aula Disewakan
Kasus Korupsi PLTA Musi, Jaksa Sebut Keterangan Ahli Terdakwa Sejalan dengan Dakwaan
Enam Kantor Perusahaan Di Bengkulu Digeledah Kejati, Dugaan Korupsi Pelabuhan Pulau Baai
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:39 WIB

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu

Selasa, 3 November 2026 - 18:53 WIB

KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta

Selasa, 3 November 2026 - 16:29 WIB

Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta

Berita Terbaru