Bengkulu Masuk Lima Besar Nasional Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Bengkulu mencatat kemajuan signifikan dalam pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Saat ini Bengkulu berada di peringkat lima nasional dengan lebih dari 1.500 koperasi telah berbadan hukum.

Pemerintah Provinsi Bengkulu mencatat kemajuan signifikan dalam pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Saat ini Bengkulu berada di peringkat lima nasional dengan lebih dari 1.500 koperasi telah berbadan hukum.

BENGKULUBAROMETER – Pemerintah Provinsi Bengkulu mencatat capaian positif dalam pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Hingga awal tahun 2026, Bengkulu berada di posisi lima besar secara nasional dalam progres pembentukan koperasi desa tersebut.

Capaian ini disampaikan Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Korem 041/Gamas di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Senin 26 Januari 2026. Rapat berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi.

“Bengkulu berada di posisi kelima dengan progres yang sangat baik dalam pembangunan Koperasi Desa Merah Putih,” ujar Mian.

Menurut data Pemerintah Provinsi Bengkulu, hingga saat ini terdapat 1.505 Koperasi Desa Merah Putih yang telah memiliki badan hukum. Artinya, koperasi-koperasi tersebut sudah memiliki legalitas untuk menjalankan kegiatan usaha dan mengelola potensi ekonomi desa.

Selain itu, sebanyak 351 gerai koperasi telah memasuki tahap proses pembangunan fisik dan telah dianggarkan melalui skema pembiayaan yang disiapkan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Tenaga Surya dari HPMPI Jadi Cahaya Harapan Warga Terdampak Bencana Aceh

Mian menjelaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih bukan hanya program administratif, tetapi menjadi instrumen penting untuk menggerakkan ekonomi masyarakat desa. Koperasi ini diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi, mulai dari distribusi kebutuhan pokok, pengelolaan hasil pertanian, hingga pemberdayaan usaha kecil masyarakat.

“Tujuan utama koperasi ini adalah memperkuat ekonomi desa. Kalau desa kuat, maka daerah juga akan kuat,” kata Mian.

Ia menilai keberhasilan Bengkulu menembus lima besar nasional tidak terlepas dari kerja sama lintas sektor, termasuk dukungan TNI melalui Korem 041/Gamas serta pemerintah kabupaten dan kota.

Dalam rapat tersebut, Komandan Korem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung percepatan pembangunan koperasi desa. Ia menilai koperasi sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Pemkot Bengkulu Serap Inovasi dari Forum Apeksi untuk Pembangunan Kota Berkelanjutan

“Kami akan terus berkoordinasi dengan Pemprov dan pemerintah kabupaten agar pembangunan Koperasi Desa Merah Putih dapat tercapai sesuai target,” ujar Jatmiko.

Keterlibatan TNI dalam program ini difokuskan pada pendampingan lapangan, penguatan koordinasi, serta membantu memastikan program berjalan tertib dan tepat sasaran.

Ke depan, Pemprov Bengkulu menargetkan agar seluruh koperasi desa tidak hanya berdiri secara administratif, tetapi juga benar-benar aktif menjalankan usaha produktif.

Mian berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh daerah di Bengkulu untuk mempercepat pembangunan koperasi desa sekaligus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan.

“Kita ingin koperasi desa menjadi wajah baru ekonomi Bengkulu yang mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan progres yang terus meningkat, Bengkulu optimistis mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu provinsi dengan pengembangan koperasi desa terbaik di Indonesia.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Bengkulu Jadi Simbol Kerukunan Umat di Indonesia
Kalender Olahraga 2026 Disiapkan, Dispora Bengkulu Fokus Cetak Atlet Berprestasi Nasional
Melihat dari Tuntutan, Kuasa Hukum Bebby Hussy, Nilai JPU Sudah Petakan Aktor Utama Kasus Tambang
Kasus “Raksasa” Tambang Batu Bara Bengkulu Rp1,8 Triliun: 3 Perkara Tuntut Bebby Hussy 8 Tahun, Aset Sitaan Dikembalikan
Laporan Dugaan Aktivitas Ilegal PT. RAA di Kejati, Wisdom: Semua Laporan Diproses!
Bengkulu Didorong Jadi Pusat Bioindustri dan Ekonomi Hijau, Kawasan Industri Pulau Baai hingga Kereta Api Diusulkan
Kisruh Golkar Kota Memanas, Mantan Pengurus Demo Tolak Penunjukan Plt
Siswa SMA di Bengkulu Belajar Langsung ke Gudang BULOG, Pahami Ketahanan Pangan dari Dekat
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 20:30 WIB

Bengkulu Jadi Simbol Kerukunan Umat di Indonesia

Jumat, 24 April 2026 - 20:28 WIB

Kalender Olahraga 2026 Disiapkan, Dispora Bengkulu Fokus Cetak Atlet Berprestasi Nasional

Jumat, 24 April 2026 - 00:19 WIB

Melihat dari Tuntutan, Kuasa Hukum Bebby Hussy, Nilai JPU Sudah Petakan Aktor Utama Kasus Tambang

Kamis, 23 April 2026 - 23:29 WIB

Kasus “Raksasa” Tambang Batu Bara Bengkulu Rp1,8 Triliun: 3 Perkara Tuntut Bebby Hussy 8 Tahun, Aset Sitaan Dikembalikan

Kamis, 23 April 2026 - 20:08 WIB

Laporan Dugaan Aktivitas Ilegal PT. RAA di Kejati, Wisdom: Semua Laporan Diproses!

Berita Terbaru

Bengkulu

Bengkulu Jadi Simbol Kerukunan Umat di Indonesia

Jumat, 24 Apr 2026 - 20:30 WIB