Pelindo Bengkulu Buktikan Kinerja Kedalaman Alur 6,5 Meter Tuntas Dua Hari Lebih Cepat dari Target

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 00:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi pers, Senin 8 Desember 2025, General Manager Pelindo Regional 2 Bengkulu, Bimas Rizky Kusmayadi, menyampaikan capaian pengerukan alur pelabuhan pulau baai mencapai 6,5 meter

Konferensi pers, Senin 8 Desember 2025, General Manager Pelindo Regional 2 Bengkulu, Bimas Rizky Kusmayadi, menyampaikan capaian pengerukan alur pelabuhan pulau baai mencapai 6,5 meter

BENGKULUBAROMETER – Kerja keras dan membutuhkan waktu panjang, PT Pelindo Regional 2 Bengkulu kembali membuahkan hasil baik. Setelah bertahun-tahun menghadapi sedimentasi berat yang membuat alur Pelabuhan Pulau Baai dangkal dan membatasi aktivitas pelayaran, akhirnya mampu menuntaskan pengerukan tahap 2 sesuai Instruksi Presiden (Inpres) sebelum batas waktu berakhir. Target yang diminta langsung oleh Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat berkunjung ke Bengkulu, agar Pelindo Bengkulu menyelesaikan normalisasi alur pada minggu keempat November 2025, resmi tercapai dua hari lebih cepat.

Pada konferensi pers, Senin 8 Desember 2025, General Manager Pelindo Regional 2 Bengkulu, Dimas Rizky Kusmayadi, menyampaikan kabar yang ditunggu seluruh pemangku kepentingan pelayaran Bengkulu. Dengan nada tegas namun penuh antusias, ia mengumumkan bahwa pada tanggal 28 November 2025 kedalaman alur sudah menyentuh 6,5 meter Low Water Spring (LWS). Artinya, kapal kini dapat keluar-masuk Pelabuhan Pulau Baai tanpa lagi bergantung pada pasang surut.

“Ini tonggak penting. Setelah lama aktivitas pelayaran terhambat akibat sedimentasi, hari ini kita kembalikan fungsi utama Pelabuhan Pulau Baai sebagai gerbang logistik Bengkulu,” ujarnya.

Kesuksesan mencapai kedalaman 6,5 meter LWS bukan pekerjaan sederhana. Proses pengerukan memerlukan koordinasi intens dengan banyak instansi, mulai dari KSOP Kelas III Bengkulu, Ditjen Perhubungan Laut, hingga pemerintah daerah. Cuaca ekstrem, perairan dangkal, dan dinamika teknis lain sempat menghambat proses, namun seluruh rintangan itu dapat dilalui.

Baca Juga :  420 peserta Ikut Turnamen PTM Fortuna Hadirkan Kategori U-100, Uji Skill dan Pengalaman

“Kami datang ke Bengkulu 1 Oktober, dan sejak itu rapat-rapat dengan Pak KSOP bukan lagi hitungan jam, tapi sampai menjelang azan Subuh. Artinya, dengan semangat kolaborasi, interest tahap dua ini bisa diselesaikan,” ujar Dimas

Selain pengerukan alur, Dimas juga mengungkapkan bahwa Pelindo menyiapkan sejumlah pekerjaan pendukung. Fasilitas kolam pelabuhan akan diperdalam, terminal curah kering dan basah diperbaiki, serta infrastruktur jalan ditingkatkan. Semua itu merupakan bagian dari paket revitalisasi Pulau Baai untuk mengembalikan daya tariknya sebagai pelabuhan strategis di pesisir barat Sumatra.

Ditempat yang Sama, Kepala KSOP Kelas III Bengkulu, Petrus Christanto Maturbongs, yang turut hadir, memberikan apresiasi penuh. Ia menilai pencapaian itu tidak hanya menunjukkan komitmen Pelindo, tetapi juga menggambarkan model kolaborasi ideal lintas lembaga.

“Kami dari pemerintah, sebagai perwakilan Dirjen Laut, melihat capaian ini sebagai prestasi luar biasa. Dikerjakan sungguh-sungguh, selesai sebelum tenggat, dan berdampak langsung pada arus pelayaran,” ujarnya.

Namun, pekerjaan belum selesai. Tahap III yang lebih berat menanti. Pada tahap berikutnya, Pelindo Bengkulu harus mencapai target kedalaman 12 meter LWS—angka yang akan membuka peluang kapal berkapasitas besar untuk masuk ke Bengkulu. Tenggatnya 31 Juli 2026, tetapi Bimas yakin bisa selesai lebih cepat.

Baca Juga :  HUT ke-81 Kejaksaan, Kejati Bengkulu Teguhkan Komitmen Menjaga Kepercayaan Publik

“Dengan pola kerja kami saat ini, koordinasi jalan, alat memadai, dan dukungan semua pihak, saya optimistis target bisa dicapai lebih awal,” jelasnya.

Momentum besar kini menanti. Pada 12 Desember 2025 mendatang, kapal kontainer dijadwalkan tiba untuk pertama kalinya setelah alur kembali normal. Petrus menyebut momen itu sebagai pembuktian.

“Ibarat kata, kalau pelabuhan tidak melihat kontainer, rasanya tidak lengkap. Kehadiran kapal ini menunjukkan alur kita benar-benar siap.” ungkapnya

Ketua DPC INSA Bengkulu, Rela Sumadiyana, menyambut kabar itu dengan penuh optimisme. Bagi pelaku pelayaran, terbukanya alur merupakan nyawa bagi aktivitas ekonomi.

“Pelabuhan adalah gerbang ekonomi kita. Barometernya lewat pelabuhan. Ketika kapal bisa melintas tanpa menunggu pasang, roda ekonomi bergerak lebih cepat,” ujarnya.

Ke depan, Pulau Baai diproyeksikan menjadi salah satu simpul logistik terbesar di pantai barat Sumatra. Dengan pengerukan tahap III, perbaikan fasilitas terminal, dan peningkatan akses darat, Bengkulu berpeluang besar menarik investasi baru dan meningkatkan ekspor komoditas unggulan.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Nasib 47 PPPK Paruh Waktu Pemprov Bengkulu Tak Diperpanjang, Ini Penyebabnya
Polresta Bengkulu Gelar Poliran, Gandeng 10 LPK untuk Bantu Masyarakat Keluar dari Pengangguran
Dugaan Suap Rekrutmen 93 Pegawai RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut dan Kabag Diserahkan ke Jaksa
Tata Kelola RSMY Dievaluasi BPK Dan Penyelesaian Utang Jadi Perhatian
Makanan MBG Cepat Basi Jadi Sorotan, Satgas Bengkulu Bongkar Kondisi Dapur SPPG
490 Atlet Pelajar Bengkulu Siap Berlaga di Lima Cabor POPDA 2026
Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:54 WIB

Nasib 47 PPPK Paruh Waktu Pemprov Bengkulu Tak Diperpanjang, Ini Penyebabnya

Kamis, 5 November 2026 - 17:36 WIB

Polresta Bengkulu Gelar Poliran, Gandeng 10 LPK untuk Bantu Masyarakat Keluar dari Pengangguran

Kamis, 5 November 2026 - 17:02 WIB

Dugaan Suap Rekrutmen 93 Pegawai RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut dan Kabag Diserahkan ke Jaksa

Kamis, 5 November 2026 - 16:22 WIB

Tata Kelola RSMY Dievaluasi BPK Dan Penyelesaian Utang Jadi Perhatian

Kamis, 5 November 2026 - 13:59 WIB

Makanan MBG Cepat Basi Jadi Sorotan, Satgas Bengkulu Bongkar Kondisi Dapur SPPG

Berita Terbaru