BENGKULUBAROMETER – Dalam upaya membantu mengatasi persoalan pengangguran dan meningkatkan keterampilan masyarakat, Polresta Bengkulu menggelar kegiatan Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) dalam rangka Program Quick Wins Kapolri bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat”, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung di LPK Srikandi, Jalan Mahakam 4, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, sekitar pukul 09.20 WIB tersebut dihadiri langsung Kapolresta Bengkulu Kombes Pol. Rahmad Hidayat, S.S., M.H., bersama jajaran pejabat utama Polresta Bengkulu, perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kota Bengkulu, sejumlah pimpinan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), serta sekitar 15 peserta pelatihan kerja.
Turut hadir Kasat Intelkam Polresta Bengkulu AKP Junairi, S.H., M.H., Kasat Binmas AKP Nurlaila, S.Sos., Kasat Lantas AKP Aan Setiawan, S.Sos., M.M., Kasat Res Narkoba AKP Firman Syahputra, S.H., M.H., Kasat Reskrim AKP Prengki Sirait, S.H., Kapolsek Gading Cempaka AKP Surya R. Purnama, S.H., M.H., serta Kabid Penta Kerja Dinas Tenaga Kerja Kota Bengkulu Purniati, S.E., M.AP.
Kegiatan tersebut juga melibatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Cempaka Permai dan perwakilan sejumlah LPK, yakni LPK Cemerlang Teknik yang diwakili Mahyudi, S.T., LPK Takekka oleh Sahudin, LPK Universal oleh Nurul Tri H., LPK Lantern House oleh Riesa Tirta, LPK Little Bee oleh Tri Ranti, serta LPK Lei oleh Intan.
Program Poliran ini bertujuan menyerap aspirasi masyarakat, khususnya warga yang belum memiliki pekerjaan, sekaligus memberikan fasilitas pelatihan keterampilan guna meningkatkan kemampuan dan kesiapan mereka untuk memasuki dunia kerja.
Kapolresta Bengkulu Kombes Pol. Rahmad Hidayat, S.S., M.H, mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan difasilitasi Dinas Tenaga Kerja Kota Bengkulu. Dalam pertemuan itu, pihaknya melibatkan 10 LPK dari total 54 LPK yang ada di Kota Bengkulu untuk menginisiasi kerja sama ke depan.
“Kita melaksanakan kegiatan hari ini, kita difasilitasi oleh rekan-rekan dari Dinas Tenaga Kerja Kota Bengkulu. Kita melaksanakan kegiatan pertemuan dengan 10 LPK dari 54 LPK yang ada di Kota Bengkulu. Kita melaksanakan pertemuan untuk menginisiasi kerja sama yang dapat kita lakukan ke depan,” ujar Rahmad.
Ia juga menyampaikan bahwa program Poliran merupakan salah satu langkah untuk membantu pemerintah daerah mengatasi persoalan pengangguran. Rahmad mengapresiasi kontribusi LPK yang selama ini telah berpartisipasi dalam memberikan pelatihan dan membuka kesempatan kerja bagi masyarakat.
“Intinya adalah kegiatan yang kita lakukan untuk mengatasi permasalahan pengangguran yang ada di Kota Bengkulu. Dan kami terima kasih kepada LPK yang selama ini sudah bekerja keras berpartisipasi di dalam mengentaskan angka pengangguran di Kota Bengkulu,” ungkapnya.
Menurut Rahmad, sejumlah LPK telah menyelenggarakan berbagai program pelatihan, bahkan menyediakan pelatihan secara gratis maupun melalui program beasiswa. Tidak hanya itu, lembaga tersebut juga turut membantu menyalurkan peserta pelatihan untuk bekerja di dalam maupun luar negeri.
“Di mana LPK ini juga melaksanakan pelatihan-pelatihan bahkan di antaranya ada yang gratis, ada yang beasiswa, kemudian menyalurkan para peserta ini bekerja baik di dalam maupun di luar negeri dan ini sudah dilakukan bertahun-tahun,” jelasnya.
Ia berharap melalui kegiatan Poliran, muncul semangat baru dari seluruh lembaga pelatihan kerja untuk semakin memperkuat kolaborasi bersama Polresta Bengkulu dan Polri dalam membantu pemerintah mengurangi angka pengangguran serta memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan.
“Dan kita harapkan dengan gerakan ini ada semangat baru dari rekan-rekan LPK, dengan dukungan dari Polresta, dengan dukungan dari Polri, semangat kita ke depan di dalam membantu pemerintah untuk mengentaskan pengangguran dan juga membantu masyarakat yang membutuhkan pekerja ini semakin besar semangat kita semua,” harap Rahmad.
Lebih lanjut, Polresta Bengkulu akan mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dan personel kepolisian untuk membantu menyosialisasikan program tersebut kepada masyarakat, sekaligus memastikan kuota pelatihan dapat diisi oleh warga yang benar-benar membutuhkan.
Langkah ini diharapkan mampu memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh pekerjaan sesuai minat dan keterampilan, meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga, serta membantu mengurangi potensi terjadinya tindak kriminalitas akibat permasalahan ekonomi.
Rahmad menegaskan, keterlibatan seluruh personel Polresta Bengkulu dalam program ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi sosial masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman serta kondusif di Kota Bengkulu.
“Polresta memberdayakan Bhabinkamtibmas dan personel untuk membantu agar kuota pelatihan ini terpenuhi dan pelatihan ini diikuti oleh masyarakat yang memang membutuhkan dan akhirnya para peserta ini mendapatkan pekerjaan sesuai dengan yang mereka inginkan serta ekonomi membaik, kemudian angka kriminal juga akan berkurang sehingga Satbinmas Kota Bengkulu akan semakin baik dan kondusif,” tutup Rahmad.
Penulis : Handi Pratama
Editor : Redaksi










