BENGKULUBAROMETER – Kinerja PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Bengkulu menunjukkan tren positif sepanjang Semester I 2026. Pelabuhan Pulau Baai yang menjadi pintu utama arus logistik di Provinsi Bengkulu mencatat peningkatan signifikan pada sejumlah indikator operasional, mulai dari arus barang, trafik kapal, hingga jumlah penumpang.
Berdasarkan data operasional perusahaan, arus barang yang dilayani Pelindo Regional 2 Bengkulu mencapai 1,33 juta ton hingga pertengahan tahun 2026. Angka tersebut meningkat 35,61 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Tidak hanya itu, trafik kapal berdasarkan Gross Tonnage (GT) juga tumbuh 42,25 persen. Sementara jumlah penumpang mengalami lonjakan yang cukup tinggi, yakni lebih dari tujuh kali lipat dibandingkan tahun lalu, mencapai 8.752 orang.
General Manager Pelindo Regional 2 Bengkulu, Dimas Rizky Kusmayadi, mengatakan capaian tersebut menunjukkan semakin besarnya peran pelabuhan dalam mendukung aktivitas ekonomi daerah. Menurut dia, pelabuhan tidak hanya berfungsi sebagai tempat sandar kapal, tetapi juga menjadi pusat distribusi barang dan konektivitas masyarakat.
“Pelabuhan bukan sekadar tempat kapal bersandar. Pelabuhan menjadi penghubung aktivitas ekonomi, mulai dari distribusi kebutuhan masyarakat hingga pergerakan komoditas unggulan daerah. Karena itu kami terus berupaya memastikan pelayanan berjalan optimal,” kata Dimas dalam keterangan tertulis, Senin, 3 Agustus 2026.
Peningkatan aktivitas tersebut juga berdampak pada produktivitas pelayanan bongkar muat. Produktivitas Bag Cargo tercatat mencapai 53,91 ton per gang per jam. Sementara produktivitas Curah Cair meningkat menjadi 81,89 ton per gang per jam, lebih tinggi dibandingkan capaian pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut Dimas, peningkatan kinerja itu merupakan hasil dari berbagai langkah pembenahan operasional yang dilakukan secara berkelanjutan. Salah satunya melalui penguatan koordinasi dalam mendukung normalisasi alur pelayaran agar aktivitas kapal dan distribusi barang dapat berlangsung lebih lancar.
“Kami terus melakukan pembenahan secara bertahap agar pelabuhan mampu memberikan layanan yang semakin cepat, aman, dan andal bagi seluruh pengguna jasa,” ujarnya.
Sebagai pelabuhan utama di Bengkulu, Pulau Baai selama ini menjadi jalur distribusi berbagai komoditas strategis yang menopang perekonomian daerah. Selain melayani kebutuhan industri dan perdagangan, pelabuhan juga berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta memperkuat konektivitas antarwilayah.
Karena itu, Pelindo Regional 2 Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan standar operasional, keselamatan kerja, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.
Dimas menilai, pelabuhan yang produktif akan memberikan dampak luas bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Kelancaran distribusi barang dan logistik diyakini dapat mendorong aktivitas usaha, meningkatkan daya saing komoditas lokal, serta membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
“Pelabuhan yang produktif akan memberikan dampak positif bagi dunia usaha, masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi Bengkulu. Komitmen itulah yang terus kami jaga dalam setiap peningkatan layanan,” kata Dimas.









