Pemkab Benteng Tanam 1.000 Mangrove, Lepas 100 Tukik untuk Selamatkan Pesisir

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Bengkulu Tengah menanam 1.000 bibit mangrove dan melepas 100 tukik di pesisir Pondok Kelapa sebagai upaya mencegah abrasi dan menjaga kelestarian ekosistem laut.

Pemkab Bengkulu Tengah menanam 1.000 bibit mangrove dan melepas 100 tukik di pesisir Pondok Kelapa sebagai upaya mencegah abrasi dan menjaga kelestarian ekosistem laut.

BENGKULUBAROMETER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah menegaskan komitmennya menjaga kelestarian ekosistem pesisir melalui penanaman 1.000 bibit mangrove dan pelepasan 100 anak penyu (tukik). Kegiatan itu digelar dalam peringatan Hari Mangrove Sedunia ke-11 yang dipusatkan di Balai Konservasi Penyu Alun Utara, Desa Pekik Nyaring, Kecamatan Pondok Kelapa, Selasa (28/7/2026).

Aksi tersebut menjadi bagian dari Gerakan Indonesia Asri yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, Forkopimda, BPDAS Bengkulu, PT Bio Nusantara Teknologi, PT Pelindo Bengkulu, pemerintah desa, hingga komunitas peduli lingkungan seperti Masyarakat Pelestari Lingkungan (MAPEL)

Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, mengatakan penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Menurut dia, mangrove memiliki peran penting sebagai benteng alami untuk mengurangi dampak abrasi yang mengancam kawasan pesisir.

“Hari Mangrove Sedunia harus menjadi momentum meningkatkan kesadaran bersama. Apa yang kita tanam hari ini mungkin terlihat kecil, tetapi manfaatnya akan sangat besar untuk melindungi wilayah pesisir dan generasi mendatang,” kata Rachmat.

Baca Juga :  PT BIO Nusantara Teknologi dan PT SIL Jadi Contoh Perusahaan Peduli Lingkungan di Bengkulu

Ia menegaskan, upaya menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Menurutnya, keberhasilan pelestarian pesisir membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk perusahaan, komunitas, dan masyarakat.

“Kita harus bersama-sama merawat mangrove yang telah ditanam. Dengan begitu, alam Bengkulu Tengah tetap terjaga dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

–

Pada kesempatan itu, Rachmat juga mengumumkan program pembagian bibit tanaman secara gratis hasil kerja sama Pemkab Bengkulu Tengah dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS). Masyarakat yang memiliki KTP Bengkulu Tengah dapat mengajukan bibit pohon buah maupun tanaman kayu, seperti alpukat dan mangga, tanpa dipungut biaya.

“Penghijauan tidak hanya dilakukan di kawasan pantai, tetapi juga di pekarangan dan kebun masyarakat. Bibit tersedia gratis bagi warga Bengkulu Tengah,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Datangi Dukcapil, Pelayanan Cepat Jadi Pesan Utama

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkulu Tengah, Faisal, menjelaskan penanaman mangrove merupakan bagian dari target nasional Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Dari total 1.000 bibit mangrove yang disiapkan, sebanyak 250 bibit telah ditanam pada tahap pertama. Sisanya akan ditanam secara bertahap dengan melibatkan komunitas lingkungan, BPDAS, serta dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Kami berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan tingkat keberhasilan hidup mangrove sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat pesisir,” ujar Faisal.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pelepasan 100 ekor tukik berusia sekitar 25 hari ke laut. Pelepasan satwa yang dilindungi tersebut menjadi simbol komitmen menjaga keanekaragaman hayati sekaligus memperkuat upaya pelestarian ekosistem laut di pesisir Bengkulu Tengah.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

Usai Mertua Tewas Ditikam, Rumah Terduga Pelaku Hancur Diamuk Massa
Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu
MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu
KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:10 WIB

Usai Mertua Tewas Ditikam, Rumah Terduga Pelaku Hancur Diamuk Massa

Rabu, 4 November 2026 - 17:43 WIB

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare

Rabu, 4 November 2026 - 16:35 WIB

Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu

Rabu, 4 November 2026 - 13:13 WIB

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 3 November 2026 - 22:39 WIB

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu

Berita Terbaru

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tidak memperpanjang kontrak enam Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Bengkulu

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:13 WIB