Dandim Rejang Lebong Gerak Cepat Tangani Banjir Lebong, 20 Personel TNI Diterjunkan Bantu Warga

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada menerjunkan 20 personel TNI membantu warga terdampak banjir di Kabupaten Lebong akibat meluapnya Sungai Ketahun.

Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada menerjunkan 20 personel TNI membantu warga terdampak banjir di Kabupaten Lebong akibat meluapnya Sungai Ketahun.

BENGKULUBAROMETER – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, mendapat perhatian serius dari jajaran TNI. Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada langsung bergerak cepat dengan menerjunkan personel untuk membantu evakuasi warga terdampak banjir.

Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Ketahun setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah hulu sungai sejak dini hari. Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah yakni Desa Talang Leak II, Kecamatan Bingin Kuning.

Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada mengatakan, banjir mulai terjadi sekitar pukul 06.00 WIB dengan ketinggian air mencapai sekitar satu meter dan merendam puluhan rumah warga.

“Sekitar 100 rumah warga terdampak banjir. Untuk korban jiwa tidak ada. Warga lanjut usia sudah berhasil dievakuasi ke rumah keluarga masing-masing,” ujar Letkol Inf Agung Lewis Oktorada saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Baca Juga :  Polda Bengkulu Selesaikan Sengketa Karyawan Pabrik, Hak Pesangon Rp36 Juta Tuntas Dibayar

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Kodim 0409/Rejang Lebong langsung menerjunkan 20 personel TNI ke lokasi terdampak untuk membantu proses evakuasi dan memastikan kondisi warga tetap aman.

Menurut Agung, personel TNI tidak hanya membantu warga yang rumahnya terendam, tetapi juga memantau kondisi jalur transportasi yang terdampak akibat banjir dan longsor.

“Personel sudah kita siagakan di lokasi. Jika Pemerintah Daerah membutuhkan tambahan bantuan, kami siap menurunkan personel tambahan dari Yonif 144,” tegasnya.

Selain merendam permukiman warga, banjir juga mengganggu akses transportasi masyarakat. Jalan lintas Talang Leak menuju Muara Aman sempat tidak dapat dilalui kendaraan akibat genangan air dan material longsor.

Sebagai langkah darurat, akses kendaraan dialihkan melalui jalur alternatif Talang Leak menuju Semelako.

Tak hanya banjir, beberapa titik di Kabupaten Lebong juga mengalami tanah longsor yang menutupi badan jalan, terutama di wilayah Rimbo Pengadang dan Topos. Bahkan akses menuju Desa Ajai Siang dilaporkan putus total.

Baca Juga :  Gubernur Helmi Hasan Larang Bupati dan Walikota PHK PPPK, Tegaskan Daerah Harus Lindungi Tenaga PPPK

Meski kondisi cukup berat, Dandim memastikan pihaknya terus melakukan pemantauan di lapangan bersama pemerintah daerah dan instansi terkait guna mengantisipasi kemungkinan banjir meluas.

“Kami terus memonitor perkembangan situasi di lapangan. Harapan kita banjir segera surut dan masyarakat bisa kembali beraktivitas normal,” tambahnya.

Adapun sejumlah wilayah terdampak banjir dan longsor tersebar di Kecamatan Amen, Uram Jaya, Lebong Sakti, Bingin Kuning, Rimbo Pengadang hingga Kecamatan Topos.

Kehadiran TNI di tengah masyarakat saat bencana kembali mendapat apresiasi warga. Langkah cepat yang dilakukan Kodim 0409/Rejang Lebong dinilai membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir dan longsor.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Nasib 47 PPPK Paruh Waktu Pemprov Bengkulu Tak Diperpanjang, Ini Penyebabnya
Polresta Bengkulu Gelar Poliran, Gandeng 10 LPK untuk Bantu Masyarakat Keluar dari Pengangguran
Dugaan Suap Rekrutmen 93 Pegawai RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut dan Kabag Diserahkan ke Jaksa
Tata Kelola RSMY Dievaluasi BPK Dan Penyelesaian Utang Jadi Perhatian
Makanan MBG Cepat Basi Jadi Sorotan, Satgas Bengkulu Bongkar Kondisi Dapur SPPG
490 Atlet Pelajar Bengkulu Siap Berlaga di Lima Cabor POPDA 2026
Usai Mertua Tewas Ditikam, Rumah Terduga Pelaku Hancur Diamuk Massa
Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:54 WIB

Nasib 47 PPPK Paruh Waktu Pemprov Bengkulu Tak Diperpanjang, Ini Penyebabnya

Kamis, 5 November 2026 - 17:36 WIB

Polresta Bengkulu Gelar Poliran, Gandeng 10 LPK untuk Bantu Masyarakat Keluar dari Pengangguran

Kamis, 5 November 2026 - 17:02 WIB

Dugaan Suap Rekrutmen 93 Pegawai RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut dan Kabag Diserahkan ke Jaksa

Kamis, 5 November 2026 - 16:22 WIB

Tata Kelola RSMY Dievaluasi BPK Dan Penyelesaian Utang Jadi Perhatian

Kamis, 5 November 2026 - 13:59 WIB

Makanan MBG Cepat Basi Jadi Sorotan, Satgas Bengkulu Bongkar Kondisi Dapur SPPG

Berita Terbaru