BENGKULUBAROMETER – Program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Kobema akhirnya mulai diuji coba Pemerintah Provinsi Bengkulu. Namun di balik mulai mengalirnya air bersih ke sejumlah wilayah, fakta di lapangan menunjukkan target layanan masih jauh dari harapan.
Dari target 40 ribu sambungan rumah (SR) yang direncanakan, hingga saat ini baru sekitar 20 ribu SR yang sudah menerima aliran air bersih. Bahkan, sejumlah titik jaringan masih mengalami kerusakan berupa pipa pecah yang belum sepenuhnya tuntas diperbaiki.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, mengatakan bahwa masih adanya berbagai kendala teknis dalam pelaksanaan proyek tersebut.
“Kendalanya satu bahwa SR yang ditargetkan 40 ribu, baru 20 ribu yang bisa teraliri. Jadi ada beberapa titik juga terjadi pipa pecah, itu masih perbaikan. Tapi atas instruksi Pak Gubernur harus segera dilaksanakan uji coba dan bisa dirasakan oleh masyarakat,” kata Tejo, Rabu (03/06/2026).
Meski jaringan belum sepenuhnya siap dan target pelayanan baru tercapai sekitar 50 persen, Pemprov Bengkulu tetap menjalankan uji coba operasional selama tiga bulan. Pemerintah beralasan masyarakat harus segera merasakan manfaat proyek yang telah lama dinantikan tersebut.
Di sisi lain, Tejo menyebut hasil evaluasi sementara menunjukkan aliran air sudah berhasil menjangkau hingga dusun paling jauh di Kabupaten Seluma. Capaian itu menjadi salah satu indikator bahwa sistem distribusi utama mulai berjalan.
“Alhamdulillah, setelah seminggu uji coba, air sudah mengalir sampai dusun yang paling jauh di daerah Seluma,” pungkasnya.
Penulis : Handi Pratama
Editor : Windi Junius










