BENGKULUBAROMETER – Anggota DPD/MPR RI, Destita Khairilisani, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Ia dinobatkan sebagai The Best Inspiring Woman Figure Leader of The Year dalam ajang Indonesian Creativity & Best Leader Award 2026 yang digelar di Yogyakarta, Jumat malam 30 Januari 2026.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Destita dalam menjalankan peran kepemimpinan yang konsisten berpihak kepada masyarakat, khususnya dalam memperjuangkan aspirasi daerah di tingkat nasional.
Dalam suasana penuh khidmat, Destita menerima penghargaan itu dengan rendah hati. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukan milik pribadi, melainkan milik seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu yang selama ini menjadi sumber kekuatan dalam setiap langkah pengabdiannya.
“Penghargaan ini saya persembahkan sepenuhnya untuk masyarakat Bengkulu. Rakyatlah yang mengajarkan saya tentang ketulusan, kesederhanaan, dan semangat untuk terus berjuang,” ujar Destita dalam sambutannya.
Menurut Destita, kepemimpinan sejati bukan diukur dari jabatan atau sorotan publik, tetapi dari keberpihakan kepada rakyat. Ia menilai bahwa setiap keputusan yang diambil harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat.
“Bagi saya, kepemimpinan bukan tentang seberapa tinggi kita berdiri, tetapi seberapa kuat kita menopang mereka yang kita wakili. Semua gagasan saya lahir dari suara masyarakat Bengkulu, dari desa hingga kota,” katanya.
Ia juga menyebut bahwa Bengkulu memiliki modal sosial yang besar, mulai dari masyarakat yang tangguh, generasi muda yang kreatif, hingga budaya gotong royong yang masih hidup kuat.
“Tugas saya sebagai anggota DPD RI adalah memastikan suara Bengkulu hadir dan diperjuangkan dalam setiap kebijakan nasional,” tambahnya.
Ketua penyelenggara penghargaan, Gunadi, menjelaskan bahwa ajang ini diberikan kepada tokoh-tokoh yang dinilai mampu menginspirasi dan membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Ia menyebut Destita sebagai figur perempuan yang konsisten bekerja dengan pendekatan nyata, bukan sekadar wacana.
“Bangsa ini membutuhkan pemimpin yang memberi teladan dan menghadirkan solusi. Sosok seperti Destita adalah contoh pemimpin yang dekat dengan rakyat,” katanya.
Proses penilaian dilakukan melalui tahapan panjang, mulai dari nominasi berbagai pihak, verifikasi data, hingga penilaian dewan juri berdasarkan kinerja dan rekam jejak.
Selain penghargaan ini, Destita sebelumnya juga meraih sejumlah penghargaan bergengsi, baik nasional maupun internasional. Hal ini menunjukkan konsistensinya sebagai figur perempuan yang aktif, produktif, dan inspiratif.
Prestasi tersebut memperkuat posisi Destita sebagai salah satu tokoh perempuan asal Bengkulu yang mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus membawa nama daerah dengan penuh kehormatan.
Penghargaan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi perempuan Indonesia untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui kepemimpinan yang jujur, sederhana, dan berpihak pada rakyat.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









