Siapkan Kawasan Industri 215 Hektar, Pelabuhan Pulau Baai Disulap Jadi Mesin Ekonomi Raksasa Bengkulu 

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – PT Pelindo Regional II melalui Pelabuhan Pulau Baai menyiapkan lahan seluas 215 hektar untuk dikembangkan sebagai kawasan industri baru di Provinsi Bengkulu.

Kawasan ini dirancang untuk memperkuat aktivitas pelabuhan curah kering serta pembangunan terminal curah cair (basah) yang ditargetkan rampung pada November 2026.

Langkah ini diambil seiring membaiknya kondisi alur pelayaran Pelabuhan Pulau Baai. Saat ini kedalaman alur sudah mencapai 6,5 meter dan terus dikebut hingga target 12 meter agar dapat melayani kapal berukuran besar.

General Manager Pelindo Regional II Bengkulu, menyebut potensi ekonomi Bengkulu selama ini belum tergarap maksimal karena sebagian besar komoditas unggulan justru dikirim melalui pelabuhan di luar provinsi.

“Bengkulu ini ibarat raksasa yang sedang tidur. Dari total sekitar 1,4 juta ton CPO yang dihasilkan Bengkulu setiap tahun, hanya 300 ribu ton yang dikirim lewat Pelabuhan Pulau Baai. Sisanya lewat Pelabuhan Teluk Bayur dan Panjang,” ujar Dimas saat kegiatan media geatring Pelindo bersama insan Media Bengkulu dengan tema “Pelindo Regional 2 Bengkulu: Bersama Media Mengawal Transformasi Pelabuhan” pada Rabu 4 Februari 2026 di Bika Coffee.

Baca Juga :  BPK Soroti Program TBC Bengkulu Tengah, Target Eliminasi Terancam Gagal

Menurutnya, kondisi ini membuat Bengkulu kehilangan peluang besar dari sisi ekonomi daerah, lapangan kerja, hingga aktivitas industri turunan.

Dengan hadirnya terminal curah cair, Pelindo menargetkan masuknya investasi industri kelapa sawit dan turunannya, seperti pabrik minyak goreng, industri pengolahan CPO, serta sektor perikanan.

“Rencana investasi pengalengan ikan juga menjadi target untuk mengisi kawasan industri ini,” kata Dimas.

Selain itu, Pelindo juga tengah membenahi pelayanan kepelabuhanan, mulai dari revitalisasi fasilitas, peningkatan layanan bongkar muat, hingga kemudahan akses bagi investor.

Upaya pendekatan dengan calon investor terus dilakukan seiring perbaikan alur pelayaran yang semakin stabil.

Baca Juga :  Harga Sembako di Bengkulu Membengkak, Warga Mulai Kurangi Belanja Harian

Saat ini, komoditas ekspor Bengkulu yang dikirim melalui Pelabuhan Pulau Baai masih didominasi oleh batu bara, cangkang sawit, dan CPO.

Namun Pelindo menilai potensi Bengkulu jauh lebih besar jika kawasan industri terintegrasi bisa diwujudkan.

Dimas menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan proyek ini. Pemerintah daerah, pelaku usaha, dan operator pelabuhan harus berjalan seiring agar Pelabuhan Pulau Baai mampu bersaing dengan pelabuhan besar di Sumatera.

“Dengan luas lahan 215 hektar, Pelabuhan Pulau Baai bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di pesisir barat Sumatera,” ujarnya.

Jika rencana ini berjalan sesuai target, Pelabuhan Pulau Baai tidak hanya menjadi pintu keluar masuk barang, tetapi juga pusat industri yang menciptakan nilai tambah bagi Bengkulu.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Warga Sidodadi Kepahiang Geram, Tiang PLN Berdiri 15 Tahun Tapi Kabel Masih Semrawut dan Membahayakan
Atlet Menembak Muda Asal Kepahiang Mewakili Bengkulu ke Pra-PON dan PON 2028.
Residivis 9 Kali Kembali Beraksi, Diduga Pelaku Diringkus Hanya 5 Jam Setelah Beraksi
Pedagang Pantai Panjang Bengkulu Minta Ganti Rugi hingga Rp80 Juta, DPRD Minta Penertiban Jangan Gegabah
Naiknya Nilai Tukar Dolar, Berdampak Dengan Properti Rumah Subsidi
Vonis Berat Korupsi PHL Perumda Tirta Hidayah, Samsu Bahari Dibebani Uang Pengganti Rp10,8 Miliar
STuEB Kritik Sistem Kelistrikan Terpusat, Blackout Sumatera Dinilai Bukti Lemahnya Energi Fosil
Kejati Bengkulu Lawan Vonis Bebas Korupsi Tol, Kasasi Resmi Diajukan ke Mahkamah Agung
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:41 WIB

Warga Sidodadi Kepahiang Geram, Tiang PLN Berdiri 15 Tahun Tapi Kabel Masih Semrawut dan Membahayakan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:27 WIB

Atlet Menembak Muda Asal Kepahiang Mewakili Bengkulu ke Pra-PON dan PON 2028.

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:37 WIB

Residivis 9 Kali Kembali Beraksi, Diduga Pelaku Diringkus Hanya 5 Jam Setelah Beraksi

Senin, 25 Mei 2026 - 21:18 WIB

Pedagang Pantai Panjang Bengkulu Minta Ganti Rugi hingga Rp80 Juta, DPRD Minta Penertiban Jangan Gegabah

Senin, 25 Mei 2026 - 21:10 WIB

Naiknya Nilai Tukar Dolar, Berdampak Dengan Properti Rumah Subsidi

Berita Terbaru