Antrean Panjang di SPBU Bengkulu, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pertamina memastikan stok BBM di Bengkulu tetap aman meski terjadi antrean panjang di SPBU. Distribusi dari Terminal Pulau Baai berjalan normal tanpa gangguan.

Pertamina memastikan stok BBM di Bengkulu tetap aman meski terjadi antrean panjang di SPBU. Distribusi dari Terminal Pulau Baai berjalan normal tanpa gangguan.

BENGKULUBAROMETER – Antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Bengkulu dalam beberapa hari terakhir sempat menjadi perhatian masyarakat. Banyak pengendara terlihat mengular menunggu giliran mengisi bahan bakar minyak (BBM), terutama jenis Pertalite.

Menyikapi kondisi tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memastikan bahwa pasokan BBM di Provinsi Bengkulu tetap aman dan distribusi berjalan normal.

Sales Area Manager Retail Bengkulu PT Pertamina Patra Niaga, Mochammad Farid Akbar, menjelaskan bahwa penyaluran BBM dari Terminal Pulau Baai pada Kamis (6/3) berjalan lancar tanpa hambatan.

Distribusi yang dilakukan hari itu meliputi Pertalite sebanyak 688 kiloliter (KL), Pertamax 336 KL, serta Biosolar sebanyak 219 KL. Pasokan tersebut disalurkan ke berbagai SPBU di wilayah Bengkulu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Farid menegaskan bahwa stok BBM yang tersedia di terminal masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa hari ke depan.

“Untuk stok, kita pastikan aman. Pertamax yang masuk hari ini ke terminal sebanyak 930 KL dan itu cukup untuk lebih dari empat hari,” ujar Farid kepada Media Center.

Baca Juga :  Rumah Mantan Kadis Tambang BU Digeledah, Kejati Bengkulu Kejar TSK Baru

Selain itu, stok Pertalite juga dipastikan dalam kondisi cukup. Saat ini tersedia 2.873 KL Pertalite yang diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat hingga sekitar lima hari ke depan.

Sementara untuk Biosolar B40, stok yang tersedia mencapai 4.557 KL yang diproyeksikan mampu bertahan hingga sekitar 13 hari.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pasokan BBM di Bengkulu masih dalam keadaan stabil dan tidak mengalami gangguan distribusi.

Meski demikian, Pertamina tetap melakukan langkah antisipasi untuk memastikan ketersediaan energi tetap terjaga.

Salah satu langkah tersebut adalah dengan menambah pasokan BBM melalui kedatangan kapal tanker yang membawa bahan bakar tambahan ke Bengkulu.

Farid menjelaskan bahwa pada malam hari sekitar pukul 19.30 WIB dijadwalkan tiba kapal tanker SPOB Dato Siri Loe yang membawa tambahan Pertalite sebanyak 3.500 KL.

Pasokan tambahan ini akan semakin memperkuat stok BBM yang ada di terminal dan memastikan distribusi ke SPBU tetap berjalan lancar.

Tidak hanya itu, Pertamina juga telah mengestimasi kedatangan kapal tanker lainnya pada 8 Maret mendatang.

Kapal SPOB Gaharu Oleum 18 dijadwalkan membawa Pertalite sebanyak 2.400 KL serta Pertamax sebanyak 1.600 KL.

Baca Juga :  Pelindo Bengkulu Dukung Penuh Evakuasi KM Prima Sentosa, Kerahkan TB Bunga Raflesia hingga Dirikan Posko

Tambahan pasokan ini diharapkan semakin memperkuat ketahanan stok BBM di Bengkulu sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Pertamina juga memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada pembatasan distribusi BBM dari terminal ke SPBU.

Penyaluran tetap dilakukan sesuai kebutuhan masing-masing SPBU sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Farid juga menanggapi isu yang sempat beredar di masyarakat terkait ketersediaan BBM yang disebut-sebut hanya cukup untuk 20 hari akibat konflik internasional.

Ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak berdampak terhadap kondisi pasokan BBM di Bengkulu.

“Stok aman. Tidak ada pembatasan penyaluran BBM dari terminal ke SPBU,” tegasnya.

Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Pembelian yang dilakukan secara berlebihan justru dapat menimbulkan antrean panjang di SPBU.

Dengan kondisi stok yang masih aman dan distribusi yang berjalan lancar, masyarakat diharapkan tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Pertamina memastikan bahwa kebutuhan energi masyarakat Bengkulu tetap menjadi prioritas utama.

“Stok aman. Tidak ada pembatasan penyaluran BBM dari terminal ke SPBU.”  ujar Mochammad Farid Akbar

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dugaan Suap Rekrutmen 93 Pegawai RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut dan Kabag Diserahkan ke Jaksa
Tata Kelola RSMY Dievaluasi BPK Dan Penyelesaian Utang Jadi Perhatian
Makanan MBG Cepat Basi Jadi Sorotan, Satgas Bengkulu Bongkar Kondisi Dapur SPPG
490 Atlet Pelajar Bengkulu Siap Berlaga di Lima Cabor POPDA 2026
Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu
MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:02 WIB

Dugaan Suap Rekrutmen 93 Pegawai RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut dan Kabag Diserahkan ke Jaksa

Kamis, 5 November 2026 - 16:22 WIB

Tata Kelola RSMY Dievaluasi BPK Dan Penyelesaian Utang Jadi Perhatian

Kamis, 5 November 2026 - 13:59 WIB

Makanan MBG Cepat Basi Jadi Sorotan, Satgas Bengkulu Bongkar Kondisi Dapur SPPG

Kamis, 5 November 2026 - 12:03 WIB

490 Atlet Pelajar Bengkulu Siap Berlaga di Lima Cabor POPDA 2026

Rabu, 4 November 2026 - 16:35 WIB

Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu

Berita Terbaru