Destita Khairilisani: Sekolah Rakyat Kaur Wujud Pemerataan Pendidikan dan Pembentukan Karakter

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Destita Khairilisani menilai Sekolah Rakyat 14 Terintegrasi Kabupaten Kaur sebagai wujud nyata pemerataan pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda melalui sistem pendidikan berasrama.

Anggota DPD RI Destita Khairilisani menilai Sekolah Rakyat 14 Terintegrasi Kabupaten Kaur sebagai wujud nyata pemerataan pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda melalui sistem pendidikan berasrama.

BENGKULUBAROMETER – Kehadiran Sekolah Rakyat 14 Terintegrasi Kabupaten Kaur dinilai menjadi langkah nyata pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi seluruh anak Indonesia. Program yang mengusung konsep pendidikan berasrama itu tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kemandirian peserta didik.

Pandangan tersebut disampaikan Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan Bengkulu, Apt. Hj. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., saat menghadiri Open House Sekolah Rakyat 14 Terintegrasi Kabupaten Kaur, Kamis, 30 Juli 2026.

Kegiatan itu turut dihadiri Gubernur Bengkulu, Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.Pd.I., Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur Dr. Nasrul Rahman, S.Hut., M.Si., serta perwakilan Kementerian Sosial RI, Tommy Haryanto. Open house digelar untuk memperkenalkan konsep pendidikan berbasis asrama yang diterapkan di sekolah tersebut sekaligus memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai sistem pembelajaran yang dijalankan.

Di hadapan para tamu dan peserta didik, Destita menyampaikan apresiasi kepada Presiden dan Wakil Presiden atas hadirnya program Sekolah Rakyat di Kabupaten Kaur. Menurut dia, program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak.

“Kita berhadir di open house ini untuk ketiga kalinya. Saya sebagai salah satu anggota DPD RI sangat mengapresiasi, terutama kepada Bapak Presiden dan Wakil Presiden yang telah menghadirkan Sekolah Rakyat ini di Kabupaten Kaur,” ujar Destita.

Ia menilai konsep pendidikan yang diterapkan Sekolah Rakyat memiliki nilai lebih karena tidak hanya berfokus pada proses belajar di ruang kelas. Sistem asrama yang diterapkan memungkinkan siswa mendapatkan pembinaan karakter secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Menhan RI Rencanakan 10 Batalyon di Bengkulu, Perkuat Pertahanan Daerah

Menurut Destita, pendidikan karakter menjadi kebutuhan penting di tengah tantangan zaman yang terus berkembang. Melalui pola pendidikan terintegrasi, siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang disiplin, mandiri, serta memiliki kemampuan bersaing di masa depan.

“Ini merupakan proyek nyata dari cita-cita undang-undang kita, bagaimana anak-anak mendapatkan pendidikan yang baik, tidak hanya melalui pelajaran, tetapi juga pembentukan karakter,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kaur yang dinilai mampu menghadirkan fasilitas dan lingkungan pendidikan yang mendukung proses belajar siswa. Kehadiran Sekolah Rakyat, kata dia, diharapkan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan akses pendidikan berkualitas.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Sosial RI, Tommy Haryanto, mengingatkan para siswa agar memanfaatkan kesempatan belajar yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya. Ia mendorong seluruh peserta didik untuk terus memiliki semangat belajar dan berani bercita-cita tinggi.

“Kejarlah cita-cita setinggi mungkin,” ujar Tommy di hadapan para siswa.

Menurut Tommy, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik. Sikap disiplin, tanggung jawab, serta kemampuan menghargai orang lain menjadi modal penting dalam meraih masa depan yang lebih baik.

Ia juga mengingatkan para siswa untuk menaati aturan sekolah serta menjaga hubungan yang baik dengan guru, teman, dan seluruh warga sekolah. Dalam pandangannya, lingkungan pendidikan yang sehat akan membantu proses pembentukan karakter berjalan lebih optimal.

Baca Juga :  Plt Kasat Pol PP Kaur Terjun Langsung Tegakkan Perda Hewan Ternak

Tommy menambahkan, peran guru sangat strategis dalam mendampingi perkembangan peserta didik. Guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga menjadi pembimbing yang membantu membentuk kepribadian dan nilai-nilai kehidupan bagi para siswa.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid menyampaikan harapan agar keberadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi mampu membuka lebih banyak peluang pendidikan bagi anak-anak di daerah tersebut. Pemerintah daerah menilai program ini dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kaur.

Menurutnya, pendidikan yang baik akan melahirkan generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat serta kesiapan untuk berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa.

Saat ini, Sekolah Rakyat 14 Terintegrasi Kabupaten Kaur menampung 259 siswa dari berbagai jenjang pendidikan. Jumlah tersebut terdiri atas 19 siswa tingkat sekolah dasar, 150 siswa tingkat sekolah menengah pertama, dan 90 siswa tingkat sekolah menengah atas.

Seluruh siswa telah mulai menempati asrama dan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sejak 27 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung selama 10 hari itu menjadi tahap awal adaptasi bagi para siswa terhadap sistem pendidikan berasrama yang diterapkan di sekolah tersebut.

Melalui konsep pendidikan yang memadukan pembelajaran akademik dan pembentukan karakter, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu model pendidikan yang mampu melahirkan generasi muda yang berpengetahuan, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Berita Terkait

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat
HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 
Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah. HIPKA Gelar Forum Bisnis dan Pelantikan Pengurus Baru
Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern
Pemkot, Polda dan REI Gotong Royong Bangun Rumah Guru Ngaji Korban Kebakaran
164 ASN Dilantik Herwan Antoni Ingatkan ASN Bengkulu Tinggalkan Budaya “Ngopi dan Tiktokan” di Jam Kerja
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:59 WIB

HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:56 WIB

Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:09 WIB

Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern

Berita Terbaru