BENGKULUBAROMETER – Pemerintah Kota Bengkulu memastikan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) untuk posisi Inspektur tahun 2026 belum menghasilkan kandidat yang memenuhi standar. Dari seluruh peserta yang mengikuti tahapan seleksi, tidak satu pun dinilai mampu mencapai ambang batas nilai yang telah ditetapkan panitia.
Ketua Panitia Seleksi JPT yang juga Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, menegaskan bahwa hasil tersebut merupakan murni dari proses penilaian yang objektif dan profesional.
“Untuk posisi jabatan Inspektur Kota Bengkulu, hasil seleksi menunjukkan peserta belum memenuhi standar penilaian yang ditetapkan tim pansel. Karena itu, belum ada yang bisa ditetapkan masuk tiga besar,” ujar Medy, Jumat 10 April 2024.
Menurutnya, keputusan ini diambil bukan tanpa alasan. Jabatan Inspektur memiliki peran yang sangat strategis, terutama dalam mengawasi jalannya pemerintahan agar tetap transparan dan akuntabel. Karena itu, standar penilaian dibuat ketat dan tidak bisa ditawar.
“Jabatan Inspektur sangat vital dalam pengawasan internal pemerintahan. Jadi tidak bisa dipaksakan, harus benar-benar sesuai dengan kriteria dan kompetensi yang dibutuhkan,” tegasnya.
Ia menambahkan, panitia seleksi berkomitmen menjaga kualitas dalam setiap tahapan, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan peserta. Jika belum ada yang memenuhi syarat, maka proses tidak akan dipaksakan hanya untuk mengisi posisi.
Saat ini, hasil seleksi tersebut telah disampaikan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai bahan evaluasi dan pertimbangan lebih lanjut. Pemerintah Kota Bengkulu kini menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat terkait langkah berikutnya.
“Hasilnya sudah kami laporkan ke BKN. Berikutnya kita menunggu petunjuk apakah akan dilakukan seleksi ulang atau ada mekanisme lain dari pusat,” jelas Medy.
Situasi ini membuat posisi Inspektur Kota Bengkulu masih belum terisi secara definitif. Namun, Pemkot memastikan roda pengawasan internal tetap berjalan seperti biasa melalui mekanisme yang ada.
Penulis : Handi Pratama
Editor : Windi Junius









