BENGKULUBAROMETER – Pemerintah Provinsi Bengkulu kembali melakukan penyegaran di jajaran pejabat eselon II. Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, melantik dua pejabat penting di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Kamis 12 Februari siang.
Dua pejabat yang dilantik tersebut adalah Zulhendri sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu serta Yasman sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu.
Dalam sambutannya, Herwan Antoni menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, tetapi awal dari tanggung jawab besar untuk bekerja nyata bagi masyarakat. Ia meminta kedua pejabat yang baru dilantik agar langsung bergerak cepat menjalankan program prioritas pemerintah daerah, terutama program bantu rakyat yang menjadi fokus Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu.
“Selamat bekerja. Jalin komunikasi dan kolaborasi untuk menjalankan program bantu rakyat Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu dalam membantu masyarakat,” tegas Herwan.
Menurutnya, sektor pendidikan dan kesehatan merupakan dua bidang yang sangat bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, dibutuhkan kerja cepat, terukur, dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat.
Herwan juga mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah. Ia menekankan pentingnya koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar program yang dirancang tidak berjalan sendiri-sendiri. Sinergi menjadi kunci agar visi pembangunan lima tahun ke depan dapat tercapai.
Di bidang pendidikan, Zulhendri diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperkuat sarana dan prasarana sekolah, serta memastikan program peningkatan mutu guru berjalan optimal. Tantangan dunia pendidikan saat ini cukup kompleks, mulai dari pemerataan kualitas sekolah hingga adaptasi teknologi dalam pembelajaran.
Sementara itu, Yasman sebagai Kepala Dinas Kesehatan diminta fokus pada penguatan layanan kesehatan dasar, peningkatan kualitas fasilitas kesehatan, serta memastikan program kesehatan masyarakat berjalan efektif. Terlebih, isu kesehatan masih menjadi perhatian utama, termasuk akses layanan bagi masyarakat di daerah terpencil.
Herwan menegaskan, pejabat yang dilantik merupakan hasil seleksi dan pilihan terbaik. Namun menurutnya, kualitas sesungguhnya akan terlihat dari kinerja di lapangan.
“Mereka yang dilantik adalah yang terpilih. Sekarang tinggal bagaimana mereka bekerja cepat mengimbangi program-program Gubernur dan Wakil Gubernur di OPD masing-masing agar segera direalisasikan,” ujarnya.
Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Bengkulu dalam mempercepat realisasi program prioritas. Masyarakat tentu berharap perubahan ini membawa dampak positif, terutama dalam peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan.
Dengan kepemimpinan baru di dua OPD strategis tersebut, harapan besar tertuju pada terwujudnya pelayanan publik yang lebih baik, cepat, dan tepat sasaran.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









