BENGKULUBAROMETER – Gerakan penanaman pohon kembali digaungkan di Provinsi Bengkulu. Kali ini, Masyarakat Pelestari Lingkungan (MAPEL) Bengkulu bersama PT Bio Teknologi Nusantara menggelar aksi penanaman 100 pohon di area perkebunan PT Bio Teknologi Nusantara, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari jajaran TNI dan Forkopimda. Kasi Intel Korem 041/Garuda Emas, Kolonel Kav Budiman, S.H., menegaskan bahwa gerakan penghijauan tidak boleh berhenti hanya pada seremoni penanaman semata, tetapi juga harus dibarengi dengan perawatan yang berkelanjutan.
Menurut Budiman, selama ini banyak kegiatan penghijauan yang hanya fokus pada proses menanam pohon. Namun setelah itu, tidak ada tindak lanjut untuk memastikan tanaman yang ditanam benar-benar tumbuh dan hidup.
“Selama ini terkadang kita hanya fokus kepada penanaman, tetapi lupa terhadap perawatannya. Akibatnya pohon yang sudah ditanam tidak tumbuh maksimal karena tidak ada tindak lanjut,” ujar Budiman dalam sambutannya.
Ia mengatakan, gerakan menanam pohon harus menjadi budaya bersama demi menjaga lingkungan dan masa depan generasi mendatang. Menurutnya, menanam pohon bukan sekadar menambah ruang hijau, tetapi juga menjadi bentuk investasi lingkungan jangka panjang.
“Menanam pohon bukan hanya sekadar menambah ruang hijau, tetapi juga merawat harapan masa depan kita. Dengan menanam pohon, kita menciptakan udara yang segar, hutan yang asri, serta lingkungan yang sehat bagi anak cucu kita nanti,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Budiman juga menyampaikan apresiasi kepada PT Bio Teknologi Nusantara dan PT SIL yang dinilai telah menjadi pelopor serta penggerak dalam aksi penghijauan bersama MAPEL Bengkulu.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada PT Bio Teknologi Nusantara dan PT SIL yang telah menjadi inisiator gerakan penanaman pohon bersama MAPEL Bengkulu,” ujarnya.
Ia menegaskan, jajaran TNI bersama Forkopimda memiliki komitmen untuk terus mendorong kegiatan penghijauan di berbagai wilayah Bengkulu. Tidak hanya di sektor perkebunan, gerakan serupa juga diharapkan dapat dilakukan di kawasan pertambangan maupun sektor lainnya.
Budiman mengatakan, kegiatan penanaman pohon di Bengkulu Tengah diharapkan menjadi contoh bagi perusahaan lain agar ikut peduli terhadap kelestarian lingkungan.
“Kami dari jajaran TNI bersama Forkopimda berkomitmen mendorong kegiatan penanaman pohon terus dilakukan. Hari ini dilaksanakan di wilayah perkebunan PT Bio Teknologi Nusantara, ke depan diharapkan juga dilakukan di sektor pertambangan dan perkebunan lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, kegiatan penanaman pohon tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keseimbangan alam di tengah ancaman kerusakan lingkungan dan perubahan iklim.
MAPEL Bengkulu menilai keterlibatan berbagai pihak dalam aksi penghijauan menjadi langkah positif untuk membangun kepedulian bersama terhadap lingkungan hidup. Selain menjaga kualitas udara dan sumber air, pohon juga memiliki peran penting dalam mencegah banjir serta menjaga kestabilan ekosistem.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









