HAB ke-80 Kemenag: Dari Bengkulu, Pesan Kerukunan untuk Indonesia

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Upacara Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia yang digelar serentak pada 3 Januari 2025 menjadi momentum penting untuk kembali meneguhkan nilai kerukunan umat beragama. Di Provinsi Bengkulu, upacara dipusatkan di halaman Kantor Gubernur dan berlangsung khidmat sejak pagi hari.

Bertindak sebagai pembina upacara, Helmi Hasan memimpin jalannya kegiatan yang diikuti ratusan peserta dari berbagai latar belakang. Mulai dari aparatur sipil negara Kementerian Agama, pejabat Pemerintah Provinsi Bengkulu, sivitas akademika UIN Fatmawati Sukarno (UIN FAS), hingga para pelajar turut hadir dalam upacara tersebut.

Hadir pula Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Bengkulu Saefudin, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi kemasyarakatan, serta pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP).

Tahun ini, Hari Amal Bakti Kemenag mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.” Tema tersebut menjadi penegasan bahwa kerukunan bukan sekadar jargon, melainkan fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa yang majemuk.

Baca Juga :  Laporan Dugaan Izin PT RAA Berproses, Kejati Bengkulu Koordinasi dengan Kejagung dan Satgas PKH

Dalam pidato Menteri Agama RI yang dibacakan Gubernur Helmi Hasan, ditegaskan bahwa kerukunan umat beragama bukan hanya soal tidak adanya konflik. Lebih dari itu, kerukunan merupakan energi kebangsaan yang mampu menggerakkan Indonesia menuju kemajuan.

“Kerukunan adalah sinergi yang produktif. Perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial bukan penghalang, tetapi justru dirajut menjadi kekuatan kolaboratif untuk membangun bangsa,” demikian kutipan pidato tersebut.

Pidato itu juga mengulas perjalanan panjang Kementerian Agama yang kini telah memasuki usia 80 tahun. Sejak didirikan, Kemenag memegang peran strategis sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan. Seiring waktu, peran tersebut terus berkembang dan menjadi semakin krusial.

Sementara itu Kemenag Dr. H. Saefudin.,S.Ag.,M.Si, mengungkapkan komitmennya dalam meningkatkan layanan umat di Provinsi Bengkulu. Karenanya untuk mewujudkan visi tersebut, Kakanwil meminta setiap ASN Kemenag dituntut bertransformasi menjadi pribadi yang agile, lincah dan sigap menghadapi perubahan. Kemudian Adaptif, terbuka terhadap teknologi dan inovasi. Serta responsive, yakni cepat melayani kebutuhan umat dengan empati dan integritas.

Baca Juga :  Koperasi Banyak Mati Suri, Destita Dorong Sinkronisasi Aturan Pusat-Daerah

‘’Nilai-nilai ini sejatinya bukan hal baru, melainkan warisan luhur tradisi keagamaan yang perlu kita aktualkan kembali dalam konteks zaman. Dengan fondasi yang kokoh, semangat pengabdian yang berdampak serta penguasaan teknologi yang beretika, kita optimis mampu mengantarkan Indonesia menuju masa depan yang damai, maju dan bermartabat,’’ tegasnya.

Sebagai rangkaian penutup kegiatan, dilaksanakan penyerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 131 ASN di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Kantor Kementerian Agama Kota Bengkulu, dan UINFAS Bengkulu, sebagai bentuk penghargaan negara atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat, bangsa, dan negara

Berita Terkait

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat
HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 
Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah. HIPKA Gelar Forum Bisnis dan Pelantikan Pengurus Baru
Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern
Pemkot, Polda dan REI Gotong Royong Bangun Rumah Guru Ngaji Korban Kebakaran
Destita Khairilisani: Sekolah Rakyat Kaur Wujud Pemerataan Pendidikan dan Pembentukan Karakter
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:59 WIB

HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:56 WIB

Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:09 WIB

Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern

Berita Terbaru