Gaji ASN Dialihkan ke Himbara, Bank Daerah Khawatir Ekonomi Daerah Terdampak

- Jurnalis

Selasa, 15 September 2026 - 18:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER — Wacana pemindahan penyaluran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) ke bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dinilai berpotensi memberikan dampak terhadap bank daerah dan perekonomian daerah.

Direktur Utama Bank Bengkulu, Iswahyudi, mengatakan pihaknya masih menunggu penjelasan resmi pemerintah terkait rencana tersebut.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada informasi resmi yang memastikan seluruh gaji ASN daerah akan dialihkan ke bank Himbara.

“Kita masih mengamati sebenarnya, karena ini kan belum ada penjelasan resmi dari pemerintah. Jadi kita harapkan pemerintah pusat memberikan penjelasan resmi,” katapungkasnya, Selasa (15/9/2026).

Iswahyudi berharap pemerintah tidak menarik seluruh ASN daerah, khususnya dalam hal penyaluran gaji, ke tingkat pusat. Sebab, menurut dia, kebijakan tersebut dapat berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi di daerah.

Baca Juga :  39 Pasang Atlet Rebut Juara di D’Gendiz Padel Championship Series 1, Olahraga Padel Kian Populer di Bengkulu

“Harapan kita kalau ASN janganlah semuanya ditarik ke pusat. Ke depannya karena mempengaruhi ekonomi daerah. Mudah-mudahan tidak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bank daerah selama ini memiliki basis nasabah yang kuat dari kalangan ASN pemerintah daerah. Penyaluran gaji ASN menjadi salah satu bagian penting dalam aktivitas bisnis bank daerah.

Karena itu, apabila seluruh gaji PNS daerah dialihkan ke bank Himbara, dampaknya dinilai akan dirasakan oleh bank daerah secara luas, bukan hanya Bank Bengkulu.

Baca Juga :  Berkas Masuk Kejati, Polda Bengkulu Periksa Saksi Tambahan Kasus Dugaan Korupsi Rekrutmen Non-ASN RSKJ Soeprapto

“Kalau gaji semua PNS daerah ditarik ke pusat ya pasti berpengaruh. Bukan cuma Bank Bengkulu, pasti seluruh bank daerah,” jelasnya.

Iswahyudi menambahkan, berdasarkan informasi yang diketahuinya, rencana penarikan ASN ke pusat berkaitan dengan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Namun, jika nantinya terdapat perubahan status menjadi pegawai pemerintah pusat, ia menilai hal tersebut tidak menjadi persoalan sepanjang mekanisme pembayaran gajinya tetap dapat melibatkan bank daerah.

“Kalau memang mau dijadikan PNS pusat, ya enggak jadi masalah, asalkan misalnya penggajiannya tetap melalui Bank Daerah,” pungkasnya.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta
BPSDM Bengkulu Cari Sumber PAD Baru, Kamar hingga Aula Disewakan
Kasus Korupsi PLTA Musi, Jaksa Sebut Keterangan Ahli Terdakwa Sejalan dengan Dakwaan
Enam Kantor Perusahaan Di Bengkulu Digeledah Kejati, Dugaan Korupsi Pelabuhan Pulau Baai
Polda Bengkulu Ungkap 15 Kasus BBM Subsidi, 12 Ton BBM Disita
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:53 WIB

KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta

Selasa, 3 November 2026 - 16:29 WIB

Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

BPSDM Bengkulu Cari Sumber PAD Baru, Kamar hingga Aula Disewakan

Berita Terbaru