MAPEL Bengkulu dan PT Bio Nusantara Teknologi Kompak Jaga Lingkungan

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAM: MAPEL Bengkulu bersama PT Bio Teknologi Nusantara menanam 1.000 pohon di DAS Sei Lemau, Bengkulu Tengah, sebagai komitmen menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah banjir.(SELASA-19-05-2026)-- FOTO//MBG.

TANAM: MAPEL Bengkulu bersama PT Bio Teknologi Nusantara menanam 1.000 pohon di DAS Sei Lemau, Bengkulu Tengah, sebagai komitmen menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah banjir.(SELASA-19-05-2026)-- FOTO//MBG.

BENGKULUBAROMETER – PT Bio Nusantara Teknologi bersama sejumlah unsur Forkopimda dan pegiat lingkungan melaksanakan penanaman 1.000 pohon di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Sei Lemau, Kabupaten Bengkulu Tengah, Selasa (19/05/2026).

Kegiatan penghijauan tersebut digelar di area perkebunan PT Bio Nusantara Teknologi dan dihadiri perwakilan Komando Resor Militer 041/Garuda Emas melalui Kasi Intel, perwakilan Kepolisian Daerah Bengkulu, Kepala Bapedas Bengkulu–Bengkulu Tengah, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bengkulu, serta pemerintah daerah Bengkulu Tengah.

General Manager PT Bio Nusantara Teknologi, Rizki Lubis, mengatakan kegiatan penanaman pohon merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Kegiatan penanaman pohon ini telah menjadi salah satu pionir dari manajemen kami. Yang dimana ini memang diterapkan oleh manajemen pusat harus tetap menjaga lingkungan,” kata Rizki, Selasa (19/05/2026).

Ia menjelaskan, meskipun perusahaan melakukan pembukaan lahan perkebunan, pihaknya tetap berupaya menjaga konsistensi pelestarian lingkungan guna mencegah dampak buruk seperti banjir.

“Walaupun kita melakukan pembukaan areal, tetap harus menjaga konsistensi kelestarian lingkungan. Agar dampaknya ini tidak membawa musibah, baik banjir. Seperti yang kita ketahui Bengkulu merupakan salah satu tempat yang gampang banjir dengan kondisi curah hujan yang cukup tinggi,” jelasnya.

Menurut Rizki, kegiatan penanaman pohon di kawasan DAS tersebut sudah dilakukan untuk ketiga kalinya oleh perusahaan sebagai bentuk komitmen terhadap lingkungan.

“Perusahaan PT Bio Nusantara Teknologi berkomitmen dalam pelaksanaan penjagaan kelestarian lingkungan. Contohnya ini sudah menjadi yang ketiga kali kami laksanakan untuk penanaman pohon di seputaran areal DAS,” tuturnya.

Selain itu, PT Bio Nusantara Teknologi juga telah menyiapkan sekitar 10 ribu bibit tanaman yang terdiri dari bambu dan berbagai jenis tanaman buah untuk penghijauan di sejumlah wilayah perusahaan.

Baca Juga :  Kunjungan Gubernur Bengkulu Di Sumbar Patikan Pemulihan Anak dan Korban yang Selamat

“Selain itu juga kami dari PT Bionusantara Teknologi telah menyiapkan 10 ribu bibit, baik dari bambu maupun tanaman buah-buahan yang mungkin akan terus kami laksanakan dalam menjaga kelestarian lingkungan tersebut,” ujar Rizki.

Rizki menyebut, saat ini pihak perusahaan telah menanam hampir 2 ribu pohon di kawasan sekitar DAS Sei Lemau.

“Yang sudah mulai kita tanam di areal seputaran DAS ini sudah hampir 2 ribu pohon. Baik dari bambu maupun pohon buah-buahan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, perusahaan juga tetap menjaga sempadan sungai dengan menyisakan area sepanjang 50 meter yang tidak dibuka untuk aktivitas perkebunan demi menjaga kelestarian aliran sungai.

“Terutama di daerah aliran sungai yang memang kita tinggalkan 50 meter dari areal DAS yang tidak bisa kita buka untuk tetap menjaga kelestariannya,” jelas Rizki.

Menurutnya, program penghijauan tersebut akan terus berlanjut di sepanjang aliran Sungai Sei Lemau hingga wilayah perbatasan perusahaan.

“Kalau sepanjang aliran Sungai Sei Lemau sampai dengan ke batas Bio Dua ini akan terus menjadi target kita,” tambahnya.

Bibit pohon yang telah disiapkan nantinya juga akan didistribusikan ke sejumlah area perkebunan perusahaan lainnya seperti Estate Ketahun dan Lubuk Banyau.

“Kalau target kita yang diamanahkan dari manajemen untuk tahun 2026 ini akan kita selesaikan,” sambung Rizki.

Rizki menegaskan, perusahaan juga akan terus melakukan pembibitan ulang untuk mengganti tanaman yang mati agar penghijauan tetap berjalan optimal.

“Walaupun sudah tertanam tetap kita kontinuasi improvement, tetap melakukan pembibitan untuk menjaga mana tahu ada yang mati untuk kita sisip dan kita sulam kembali,” tegasnya.

Baca Juga :  TNI Dorong Gerakan Penghijauan Berkelanjutan di Bengkulu

Ia berharap program penghijauan tersebut dapat terus melibatkan unsur Forkopimda baik tingkat provinsi maupun kabupaten.

“InsyaAllah setelah ini Forkopimda baik Benteng maupun provinsi terus kita gandeng. Kita tidak berjalan sendiri,” harapnya.

Sementara itu, Dewan Eksikutif Wilayah Bengkulu Masyarakat Pelestari Lingkungan Indonesia Provinsi Bengkulu, Kasrul Pardede, mengatakan kegiatan penanaman pohon tersebut menjadi program perdana MAPEL Bengkulu dalam bidang restorasi lingkungan.

“Kegiatan hari ini adalah program pertama MAPEL Bengkulu. Yang mana program prioritas ini restorasi lingkungan, penghijauan,” ujar Kasrul.

Ia menjelaskan, bentuk nyata program tersebut diwujudkan melalui aksi penanaman pohon di kawasan daerah aliran sungai.

“Bentuk aksi nyatanya ini menanam pohon di daerah aliran sungai,” terangnya.

Kasrul juga mengajak seluruh unsur Forkopimda untuk bersama-sama mendukung penghijauan di kawasan DAS Bengkulu.

“Komitmen kita mengajak seluruh Forkopimda untuk sama-sama melakukan penanaman di area DAS, terkhusus di aliran sungai area sini,” ungkapnya.

Ke depan, MAPEL Bengkulu tidak hanya fokus pada penanaman pohon, tetapi juga pemantauan dan perawatan tanaman agar dapat tumbuh dengan baik.

“Kedepannya, kita sudah melakukan program selain menanam, kita juga memantau, merawat dan memastikan pertumbuhan tanaman yang kita tanam ini dari bulan dan tahun dapat berbuah,” jelasnya.

Kasrul turut mengapresiasi komitmen PT Bio Teknologi Nusantara dalam menjaga lingkungan dan berharap langkah tersebut menjadi contoh bagi perusahaan lain di Provinsi Bengkulu.

“Kita juga mengapresiasi PT Bionusantara, mereka sangat sadar dan tanggung jawab atas penghijauan serta lingkungan ini,” pungkasnya.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

Pemkot Bengkulu Tegaskan Izin Mihol Golongan B dan C untuk Black Rock Mercure Tidak Pernah Diterbitkan
Semua Hiburan Malam Bengkulu Diduga Jual Mihol Tanpa Izin
Harga Sawit Sempat Anjlok, Belasan PKS di Mukomuko Akhirnya Sepakat Ikuti Harga Pemprov Bengkulu
Satgas Damai Cartenz Persempit Ruang Gerak Pelaku Kejahatan dan KKB Lewat Patroli Terpadu di Nabire
Tokoh Papua Soroti Pentingnya Keamanan, Satgas Damai Cartenz Dinilai Beri Rasa Aman bagi Warga
Polres Lebong Tebar Kepedulian, 6 Ekor Sapi Kurban Dibagikan untuk Ratusan Warga
Jembatan Garuda Jadi Penyelamat Pelajar, Kini Siswa Tak Lagi Takut Terjebak Banjir Sungai
Babinsa Kawal Pembangunan Jembatan Gantung Perintis, Akses Warga Desa Kualalangi Segera Lebih Mudah
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:06 WIB

Pemkot Bengkulu Tegaskan Izin Mihol Golongan B dan C untuk Black Rock Mercure Tidak Pernah Diterbitkan

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:23 WIB

Semua Hiburan Malam Bengkulu Diduga Jual Mihol Tanpa Izin

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:43 WIB

Harga Sawit Sempat Anjlok, Belasan PKS di Mukomuko Akhirnya Sepakat Ikuti Harga Pemprov Bengkulu

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:10 WIB

Satgas Damai Cartenz Persempit Ruang Gerak Pelaku Kejahatan dan KKB Lewat Patroli Terpadu di Nabire

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:52 WIB

Tokoh Papua Soroti Pentingnya Keamanan, Satgas Damai Cartenz Dinilai Beri Rasa Aman bagi Warga

Berita Terbaru

Pemkot Bengkulu mengungkap seluruh tempat hiburan malam belum memiliki izin penjualan mihol golongan B dan C. Publik mempertanyakan lemahnya pengawasan pemerintah.

Bengkulu

Semua Hiburan Malam Bengkulu Diduga Jual Mihol Tanpa Izin

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:23 WIB