BENGKULUBAROMETER – Sebanyak 1.513 pelajar di Kota Bengkulu menerima bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) yang diperjuangkan anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, MY Esti Wijayati. Bantuan tersebut diberikan kepada siswa jenjang SD, SMP, SMA hingga SMK sebagai upaya mendukung keberlangsungan pendidikan dan meringankan beban ekonomi keluarga.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bengkulu, Dodi Sukardi, mengatakan bantuan PIP tersebut merupakan aspirasi yang diperjuangkan oleh MY Esti Wijayati yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR RI. Menurutnya, program tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak di Kota Bengkulu.
“Kami dari PDI Perjuangan Kota Bengkulu bersyukur karena kembali mendapatkan kuota beasiswa Program Indonesia Pintar dari Ibu MY Esti Wijayati. Tahun ini ada 1.513 siswa di Kota Bengkulu yang menerima bantuan tersebut,” ujar Dodi Sukardi, Jumat (5/6/2026).
Dari total penerima bantuan, sebanyak 1.013 siswa merupakan pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD), 383 siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), 58 siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), dan 60 siswa tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Bantuan yang diberikan memiliki nominal berbeda sesuai jenjang pendidikan. Untuk siswa SD kelas 1 hingga kelas 5 menerima bantuan sebesar Rp450 ribu, sementara siswa kelas 6 SD memperoleh Rp225 ribu.
Kemudian untuk siswa SMP kelas 1 dan kelas 2 menerima bantuan Rp750 ribu, sedangkan siswa kelas 3 SMP mendapatkan Rp375 ribu. Sementara itu, siswa SMA dan SMK kelas 1 serta kelas 2 menerima bantuan sebesar Rp1,8 juta, sedangkan siswa kelas 3 memperoleh Rp900 ribu.
Dodi menjelaskan, saat ini pihaknya telah membuka layanan pengambilan Surat Keputusan (SK) penerima bantuan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Bengkulu. Pengambilan SK dijadwalkan berlangsung selama satu minggu ke depan agar seluruh penerima dapat segera melengkapi administrasi pencairan bantuan.
Menurutnya, informasi terkait daftar penerima bantuan juga telah diumumkan secara luas melalui media sosial serta jaringan pengurus partai hingga tingkat kecamatan. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh siswa yang terdaftar dapat mengetahui status penerimaannya.
“Nama-nama penerima sudah kami umumkan melalui media sosial dan jaringan pengurus partai. Kami mengimbau masyarakat yang terdaftar untuk segera mengambil SK di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Bengkulu,” katanya.
Terkait proses pencairan dana, Dodi menjelaskan bahwa tidak semua penerima akan langsung mendapatkan dana bantuan saat pertama kali membuka rekening. Hal itu disebabkan proses pencairan dilakukan secara bertahap oleh pihak terkait.
Meski demikian, ia memastikan masyarakat tidak perlu khawatir karena seluruh nama yang telah tercantum dalam daftar penerima memiliki peluang sangat besar untuk mendapatkan bantuan tersebut.
“Kalau namanya sudah masuk dalam daftar penerima, insyaallah hampir seluruhnya akan cair. Memang saat pembukaan rekening mungkin ada yang dananya belum masuk karena proses pencairan bertahap, tetapi bantuan itu tetap akan diterima,” tegasnya.
Ia menambahkan, mekanisme pencairan bertahap merupakan hal yang biasa dilakukan mengingat jumlah penerima Program Indonesia Pintar di berbagai daerah cukup banyak. Untuk Kota Bengkulu sendiri, jumlah penerima yang diusulkan melalui jalur aspirasi mencapai lebih dari seribu siswa.
Dodi berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung kebutuhan pendidikan siswa, mulai dari membeli perlengkapan sekolah, buku pelajaran, hingga kebutuhan penunjang belajar lainnya.
Menurutnya, Program Indonesia Pintar menjadi salah satu instrumen penting dalam membantu keluarga kurang mampu agar anak-anak mereka tetap dapat mengenyam pendidikan tanpa terkendala biaya.
“Harapan kami bantuan ini benar-benar digunakan untuk kebutuhan sekolah. Semoga bisa membantu orang tua dan menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih prestasi,” tutupnya.
Penulis : Handi Pratama
Editor : Windi Junius









