BENGKULUBAROMETER – Anggota DPD RI asal Bengkulu, Destita Khairilisani, melakukan peninjauan langsung ke Asrama Haji Bengkulu guna memastikan kesiapan layanan bagi calon jemaah haji (CJH). Kunjungan ini dilakukan saat proses transit kloter pertama Bengkulu yang tergabung dalam kloter dua Embarkasi Padang, menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.
Dalam peninjauan tersebut, Destita melihat langsung alur pelayanan yang diberikan kepada jemaah, mulai dari kedatangan di aula penerimaan hingga tahapan akhir sebelum keberangkatan. Ia menyebut seluruh proses berjalan tertib dan terorganisir dengan baik.
“Prosesnya tertib dan petugas cukup sigap membantu jemaah,” ujar Destita.
Menurutnya, terdapat enam pos layanan utama yang disiapkan untuk memastikan kelancaran proses pemberangkatan. Layanan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK), pembagian uang saku atau living cost, serta pelayanan administrasi haji.
Selain itu, Destita juga menyoroti fasilitas pendukung yang tersedia di lingkungan asrama. Ia menilai keberadaan layanan komunikasi dan perbankan, termasuk penukaran uang riyal, sangat membantu jemaah dalam mempersiapkan kebutuhan selama di Arab Saudi.
“Fasilitas penunjang sudah cukup baik. Ini penting untuk mendukung kenyamanan jemaah sebelum berangkat,” tambahnya.
Sebagai Pengawas Haji dari DPD RI, Destita menegaskan akan terus melakukan pemantauan terhadap penyelenggaraan haji, khususnya dari sisi pelayanan. Ia juga membuka ruang untuk mendorong perbaikan di tingkat pusat apabila ditemukan kekurangan di lapangan.
“Saya mengapresiasi kesiapan dari Kanwil Kementerian Haji dan Umroh Bengkulu. Jika ada yang perlu diperbaiki, tentu akan kami dorong ke pusat,” tegasnya.
Di sela kunjungannya, Destita juga memberikan pesan khusus kepada para jemaah agar menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah haji. Ia mengingatkan bahwa suhu di Tanah Suci cukup tinggi, sehingga jemaah perlu menjaga stamina dan asupan cairan.
“Jaga kesehatan, perbanyak minum air putih, dan pastikan identitas selalu dibawa,” pesannya kepada jemaah.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Bengkulu, Intihan, menjelaskan bahwa kloter kedua Bengkulu atau Kloter Padang 3 diberangkatkan dengan total 393 jemaah termasuk petugas. Sebelumnya, jumlah yang sama juga telah diberangkatkan pada kloter pertama pada Jumat, 24 April 2026.
Ia memastikan seluruh jemaah saat ini telah menjalani pemeriksaan akhir oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan untuk memastikan kondisi kesehatan sebelum terbang. Berdasarkan laporan sementara, seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan siap diberangkatkan menuju Embarkasi Padang, sebelum melanjutkan perjalanan ke Madinah.
“Kondisi jemaah secara umum sehat dan siap berangkat,” ungkap Intihan.
Kunjungan Destita juga mendapat apresiasi dari pihak penyelenggara. Kehadirannya dinilai memberikan semangat tambahan bagi petugas maupun jemaah yang akan berangkat menunaikan ibadah haji.
Sejumlah masukan yang disampaikan selama peninjauan akan dijadikan bahan evaluasi guna meningkatkan kualitas layanan haji di masa mendatang.
Salah satu calon jemaah haji asal Kota Bengkulu, Sis, turut mengungkapkan kepuasannya terhadap pelayanan yang diberikan. Ia menyebut seluruh proses sejak masuk asrama hingga persiapan keberangkatan berjalan lancar tanpa kendala.
“Semua proses berjalan baik, tidak ada kesulitan bagi jemaah. Penyelenggaraannya menurut saya sangat baik,” ujarnya.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi








