BENGKULUBAROMETER – Kabar baik akhirnya datang bagi masyarakat di kawasan Pulau Baai, Bengkulu. Setelah bertahun-tahun mengalami kerusakan parah dan menjadi keluhan warga, jalan utama di kawasan Pelindo Pulau Baai dipastikan akan dibangun pada tahun ini. Pembangunan tersebut menggunakan dana dari PT Pelindo dengan nilai investasi mencapai lebih dari Rp1 triliun.
Jalan sepanjang lebih dari tiga kilometer ini memiliki peran vital. Selain menjadi akses utama warga Desa Teluk Sepang, jalan tersebut juga merupakan jalur penting menuju sejumlah kawasan strategis yang berada di wilayah operasional Pelindo Bengkulu. Kondisi jalan yang rusak parah, berlubang, dan sering tergenang air selama ini membuat aktivitas masyarakat dan distribusi logistik terganggu.
Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, menyampaikan bahwa kepastian pembangunan jalan ini merupakan hasil komunikasi intensif dan koordinasi yang baik antara DPRD Provinsi Bengkulu dan pihak Pelindo. Ia menegaskan, sejak awal legislatif mendorong agar Pelindo mengambil peran aktif sesuai kewenangannya.
“Pelindo sudah menyampaikan secara langsung kepada kami bahwa pembangunan jalan ini masuk dalam perencanaan tahun ini. Anggarannya lebih dari Rp1 triliun dan saat ini sudah dalam proses, mulai dari perencanaan hingga persiapan lelang,” ujar Teuku Zulkarnain, Selasa (20/1).
Menurut Teuku, kepastian ini menjadi bukti bahwa sinergi antara lembaga legislatif dan BUMN dapat menghasilkan solusi nyata bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa DPRD Provinsi Bengkulu tidak hanya menyampaikan keluhan warga, tetapi juga mengawal agar ada tindak lanjut konkret.
Selama ini, kondisi jalan tersebut memang menjadi salah satu persoalan serius di kawasan Pulau Baai. Selain menghambat mobilitas warga, kerusakan jalan juga berdampak pada aktivitas ekonomi, terutama arus barang dan jasa yang keluar-masuk kawasan pelabuhan.
Teuku Zulkarnain mengapresiasi komitmen Pelindo yang dinilai responsif terhadap aspirasi masyarakat. Ia berharap, pembangunan jalan ini nantinya tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi Bengkulu, khususnya di wilayah pesisir.
“Kami ingin pembangunan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jalan yang baik akan memperlancar aktivitas warga, memperkuat konektivitas, dan tentu berdampak positif bagi ekonomi daerah,” tegasnya.
Dengan dimulainya proses pembangunan tahun ini, masyarakat Pulau Baai dan Teluk Sepang kini menaruh harapan besar. Jalan yang selama ini menjadi simbol keluhan, diharapkan berubah menjadi simbol kemajuan dan kolaborasi yang berpihak pada rakyat.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









