TNI Turun Tangan! Pembangunan Jembatan Gantung Desa Pagaruyung Dikebut Demi Akses Warga

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER  – Upaya mempercepat pembangunan infrastruktur desa terus dilakukan di Kabupaten Bengkulu Utara. Salah satunya melalui pembangunan jembatan gantung perintis di Desa Pagaruyung, Kecamatan Batiknau, yang kini terus dikebut pengerjaannya dengan pendampingan langsung dari Babinsa Koramil 423-03/Lais Kodim 0423/Bengkulu Utara.

Pada Senin (18/05/2026), Babinsa Koramil 423-03/Lais, Sertu Kariyanto bersama Serda Soleh turun langsung ke lokasi pembangunan untuk melakukan pendampingan dan pengawasan proses pengerjaan jembatan gantung tersebut.

Kehadiran aparat TNI di lokasi pembangunan menjadi bentuk dukungan nyata terhadap percepatan pembangunan sarana transportasi masyarakat desa. Selain memastikan pekerjaan berjalan lancar, pengawasan juga dilakukan agar proses pembangunan tetap aman dan sesuai target yang telah ditetapkan.

Sertu Kariyanto mengatakan pembangunan jembatan gantung tersebut memiliki peran penting bagi masyarakat Desa Pagaruyung. Sebab, jembatan itu nantinya akan menjadi akses utama warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Menurutnya, selama ini masyarakat cukup kesulitan ketika harus melintasi sungai, terutama saat debit air meningkat. Karena itu, pembangunan jembatan gantung dinilai sangat dibutuhkan untuk menunjang mobilitas warga.

“Babinsa akan terus mendampingi dan membantu pengawasan pembangunan agar proses pengerjaan berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” ujar Sertu Kariyanto.

Baca Juga :  Apel Penyematan Pin WBBM, Kejati Bengkulu Tegaskan Komitmen Jaga Integritas

Ia menjelaskan, jembatan tersebut nantinya diharapkan mampu memperlancar akses ekonomi dan sosial masyarakat. Tidak hanya mempermudah aktivitas warga menuju kebun dan lahan pertanian, tetapi juga membantu anak-anak sekolah dan masyarakat yang membutuhkan akses lebih cepat.

Dalam kegiatan tersebut, proses pembangunan dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat sekitar. Sebanyak sembilan orang tukang ikut terlibat dalam pengerjaan pembangunan jembatan gantung tersebut.

Semangat kebersamaan terlihat jelas di lokasi pembangunan. Warga bersama aparat TNI saling membantu dalam proses pengerjaan, mulai dari pengangkutan material hingga persiapan pembangunan tahap berikutnya.

Untuk pengerjaan hari ini, fokus kegiatan dilakukan pada langsiran material bangunan ke seberang sungai. Tahapan tersebut menjadi langkah penting sebelum proses pembangunan utama dilakukan.

Berbagai material pembangunan juga telah tersedia di lokasi. Mulai dari besi ulir, semen, batu split, pasir, besi IWF, besi siku, plat polos, angkur pilon, papan kayu, hingga perlengkapan penunjang lainnya sudah disiapkan guna mendukung kelancaran pembangunan.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga merasa terbantu karena aparat TNI tidak hanya hadir melakukan pengawasan, tetapi juga ikut mendampingi dan memberikan semangat selama pembangunan berlangsung.

Baca Juga :  Operasi Antik LK 2026 Pecahkan Rekor, Polda Riau Bongkar 435 Kasus Narkoba dan Tangkap 557 Tersangka

Pembangunan jembatan gantung perintis ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah dan TNI terhadap kebutuhan infrastruktur desa. Sebab, akses transportasi yang baik dinilai sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain mempercepat mobilitas warga, keberadaan jembatan nantinya juga diyakini mampu mendukung pertumbuhan ekonomi desa. Hasil pertanian dan perkebunan masyarakat akan lebih mudah dibawa keluar desa sehingga aktivitas ekonomi dapat berjalan lebih lancar.

Kegiatan pendampingan yang dilakukan Babinsa juga menjadi bukti nyata kepedulian TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam membantu pembangunan desa. Tidak hanya menjaga keamanan wilayah, TNI juga aktif mendukung pembangunan demi kepentingan masyarakat.

Masyarakat Desa Pagaruyung berharap pembangunan jembatan gantung tersebut dapat segera selesai sehingga bisa segera dimanfaatkan warga. Kehadiran jembatan itu diyakini akan membawa perubahan besar bagi kehidupan masyarakat di desa tersebut.

Dengan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat, pembangunan jembatan gantung perintis Desa Pagaruyung diharapkan berjalan lancar hingga selesai sesuai target yang telah direncanakan.

Berita Terkait

Dirlantas Polda Bengkulu Turun Langsung Petakan Wilayah, Pastikan Keselamatan Pengguna Jalan
Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat
Inflasi Bengkulu Juli 2026 Dipicu BBM dan Biaya Pendidikan
HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 
Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah. HIPKA Gelar Forum Bisnis dan Pelantikan Pengurus Baru
Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Dirlantas Polda Bengkulu Turun Langsung Petakan Wilayah, Pastikan Keselamatan Pengguna Jalan

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Inflasi Bengkulu Juli 2026 Dipicu BBM dan Biaya Pendidikan

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:56 WIB

Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas

Berita Terbaru

Bengkulu

Inflasi Bengkulu Juli 2026 Dipicu BBM dan Biaya Pendidikan

Senin, 3 Agu 2026 - 20:50 WIB