Beasiswa PIP di Rejang Lebong, Sultan B Najamudin Tegaskan Negara Hadir untuk Masa Depan Anak Daerah

- Jurnalis

Jumat, 19 Desember 2025 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Sultan Baktiar Najamudin, memberikan PIP Kepada Pelajar di Kabupaten Rejang Lobong pada Jumat 19 Desember 2025

Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Sultan Baktiar Najamudin, memberikan PIP Kepada Pelajar di Kabupaten Rejang Lobong pada Jumat 19 Desember 2025

BENGKULUBAROMETER – Upaca untuk mewujudkan salah satu tujuan negara “Menncerdaskan Kehidupan Bangsa” Nergara hadir melalui penyaluran beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) di Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Sultan Baktiar Najamudin, menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi agenda utama pembangunan nasional.

Penyaluran beasiswa tersebut dilakukan dalam rangkaian kegiatan reses dan kunjungan kerja ke daerah pemilihan. Sultan menyempatkan diri bertemu langsung dengan para pelajar dan mahasiswa, termasuk siswa SMKN 1 Curup dan SMPN 5 Curup. Kehadiran langsung pimpinan lembaga negara ini memberi pesan simbolik kuat untuk pendidikan anak daerah bukan isu pinggiran, melainkan inti pembangunan bangsa.

“Beasiswa PIP ini adalah program pemerintah yang sangat dinantikan oleh anak-anak di daerah. Ini bukti bahwa pemerintah serius meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia Indonesia,” ujar Sultan kepada wartawan, Jumat 19 Desember 2025.

Menurut Sultan, pemerintahan saat ini menunjukkan komitmen konkret melalui peningkatan alokasi anggaran pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun mendatang. Anggaran tersebut tidak hanya dialokasikan untuk bantuan pendidikan seperti PIP, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat fondasi dasar anak-anak Indonesia.

Baca Juga :  Awal 2026, Harga Beras di Bengkulu Masih Tinggi, Polisi Turun ke Pasar

Ia mencontohkan peluncuran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari strategi besar pembangunan manusia. Program ini dinilai penting untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat secara fisik dan optimal secara intelektual.

“Pendidikan tidak bisa berdiri sendiri. Anak-anak harus sehat, gizinya terpenuhi, sehingga mampu menyerap ilmu dengan baik. Pemerintah memahami itu,” tegas mantan Wakil Gubernur Bengkulu tersebut.

Sultan menekankan bahwa perhatian negara terhadap pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Hasilnya mungkin tidak langsung terlihat, tetapi akan menjadi faktor kunci dalam mendukung agenda pembangunan nasional di masa depan.

Ia juga mengaitkan kebijakan tersebut dengan arah pembangunan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurut Sultan, pemerintahan Prabowo memberi penekanan besar pada penguatan SDM sebagai modal utama Indonesia bersaing di tingkat global.

Baca Juga :  Kapal Besar Tembus Alur, Pulau Baai Bangkit Lagi

“Dengan beasiswa PIP dan program MBG, kualitas SDM Indonesia diharapkan meningkat signifikan. Inilah fondasi agar Indonesia bisa melompat lebih jauh,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Sultan mengingatkan para penerima beasiswa agar memanfaatkan bantuan negara tersebut dengan penuh tanggung jawab. Ia meminta para siswa lebih sungguh-sungguh belajar, mengembangkan kreativitas, dan berani berinovasi.

Beasiswa, kata dia, bukan sekadar bantuan finansial, tetapi kepercayaan negara kepada generasi muda. Kepercayaan itu harus dibalas dengan prestasi dan karakter yang kuat. Para guru dan orang tua yang hadir menyambut positif penyaluran beasiswa tersebut. Mereka menilai PIP sangat membantu meringankan beban biaya pendidikan, terutama bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

Dengan penyaluran PIP di Rejang Lebong, pemerintah kembali menegaskan bahwa akses pendidikan yang setara bukan sekadar janji politik, melainkan kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah.

Berita Terkait

KPK Geledah Rumah Mantan PJ Wali Kota Bengkulu Arif Gunadi, Empat Koper dan Satu Kardus Dibawa Penyidik
Hakim Vonis Latipa 3 Tahun 6 Bulan Penjara, Perintahkan Langsung Ditahan
RSKJ Soeprapto Bertransformasi Menjadi RS Umum Merah Putih
Video Viral Diduga Libatkan Oknum Pejabat Pemprov Bengkulu, Inspektorat Masih Tunggu Pembentukan Tim Pemeriksa
Dirlantas Polda Bengkulu Turun Langsung Petakan Wilayah, Pastikan Keselamatan Pengguna Jalan
Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat
Inflasi Bengkulu Juli 2026 Dipicu BBM dan Biaya Pendidikan
Pelindo Bengkulu Catat Pertumbuhan Arus Barang 35,6 Persen, Perkuat Peran Pelabuhan sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 01:00 WIB

KPK Geledah Rumah Mantan PJ Wali Kota Bengkulu Arif Gunadi, Empat Koper dan Satu Kardus Dibawa Penyidik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Hakim Vonis Latipa 3 Tahun 6 Bulan Penjara, Perintahkan Langsung Ditahan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:40 WIB

RSKJ Soeprapto Bertransformasi Menjadi RS Umum Merah Putih

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Video Viral Diduga Libatkan Oknum Pejabat Pemprov Bengkulu, Inspektorat Masih Tunggu Pembentukan Tim Pemeriksa

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Dirlantas Polda Bengkulu Turun Langsung Petakan Wilayah, Pastikan Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terbaru

Bengkulu

RSKJ Soeprapto Bertransformasi Menjadi RS Umum Merah Putih

Rabu, 5 Agu 2026 - 18:40 WIB