BENGKULUBAROMETER – Menjelang bulan suci Ramadhan dan Idulfitri 2026, Perum BULOG bergerak cepat. Inspeksi mendadak (sidak) pasar dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Bengkulu. Langkah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari komitmen menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok beras serta Minyakita selama momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Bengkulu, Dody Syahrial, menegaskan bahwa jajarannya turun langsung ke lapangan. Kantor Wilayah dan Kantor Cabang, termasuk Cabang Rejang Lebong, diperintahkan meningkatkan pemantauan di pasar rakyat dan pasar induk.
“Kami memastikan distribusi berjalan lancar dan pasokan tersedia dalam jumlah cukup. Stok nasional aman, dan distribusi kami masifkan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan,” ujar Dody.
Di Bengkulu, sidak menyasar sejumlah pasar tradisional. Petugas tidak hanya memeriksa harga, tetapi juga mengecek kualitas produk, jumlah stok pedagang, hingga kelancaran distribusi dari gudang BULOG ke pasar.
Data terbaru menunjukkan stok Cadangan Beras Pemerintah di Provinsi Bengkulu berada dalam kondisi sangat aman. Tercatat lebih dari 10 ribu ton beras tersedia. Rinciannya, stok beras mencapai 10.729.895 kilogram, gabah 927.619 kilogram atau setara 463.809 kilogram beras. Total keseluruhan mencapai 11.193.704 kilogram setara beras.
Jumlah ini dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga Lebaran. Selain beras, komoditas Minyakita juga menjadi perhatian utama. BULOG memastikan penyaluran minyak goreng tersebut sesuai ketentuan pemerintah dan mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET).
Distribusi dilakukan dengan skema langsung dari gudang BULOG ke pasar. Tujuannya untuk meminimalkan rantai pasok dan menjaga harga tetap terjangkau.
Tak hanya bergerak sendiri, BULOG Kanwil Bengkulu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, Satgas Pangan, serta instansi terkait. Upaya ini dilakukan untuk mencegah spekulasi harga dan potensi penimbunan barang.
Langkah proaktif ini menjadi bentuk kehadiran negara dalam menjaga daya beli masyarakat. Terlebih pada momentum Ramadhan, kebutuhan pangan cenderung meningkat.
Monitoring pun dipastikan tidak berhenti sampai Lebaran. BULOG akan terus melakukan pengawasan berkala hingga pasca-Idulfitri guna memastikan kondisi pasar tetap stabil dan terkendali.
Dengan stok yang aman dan distribusi yang diperkuat, masyarakat Bengkulu diharapkan dapat menjalani Ramadhan dengan tenang tanpa kekhawatiran lonjakan harga kebutuhan pokok.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









