Ekonomi Bengkulu Tetap Stabil di Tengah Tekanan Global, Tumbuh 4,82 Persen

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 17:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPAIKAN: Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, RA Denni dalam sambutanya diacra Sarasehan Perekonomian Bengkulu 2026 yang digelar di Hotel Santika Bengkulu, Kamis 09 April 2026.
Ekonomi Bengkulu tetap stabil di tengah tekanan global dengan pertumbuhan 4,82 persen dan inflasi terkendali, didukung sektor pertanian dan UMKM.

SAMPAIKAN: Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, RA Denni dalam sambutanya diacra Sarasehan Perekonomian Bengkulu 2026 yang digelar di Hotel Santika Bengkulu, Kamis 09 April 2026. Ekonomi Bengkulu tetap stabil di tengah tekanan global dengan pertumbuhan 4,82 persen dan inflasi terkendali, didukung sektor pertanian dan UMKM.

BENGKULUBAROMETER – Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan kondisi ekonomi daerah tetap stabil meski dunia tengah dihadapkan pada tekanan geopolitik global. Kepastian ini disampaikan dalam Sarasehan Perekonomian Bengkulu 2026 yang digelar di Hotel Santika Bengkulu, Kamis 09 April 2026.

Kegiatan ini menjadi ruang koordinasi antara pemerintah daerah, otoritas keuangan, serta lembaga terkait untuk menjaga arah kebijakan ekonomi tetap terkendali dan adaptif terhadap perubahan global.

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, RA Denni, menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Bengkulu pada tahun 2025 mencapai 4,82 persen secara tahunan. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 4,62 persen.

“Capaian ini menunjukkan bahwa ekonomi Bengkulu tetap tumbuh dan mampu bertahan di tengah dinamika global,” ujar Denni.

Baca Juga :  Dari Cari Kerja hingga Cek Kesehatan, HUT Bengkulu Hadirkan Layanan untuk Warga

Menurutnya, pertumbuhan tersebut hampir menyamai rata-rata pertumbuhan ekonomi Sumatera sebesar 4,81 persen, serta tidak terpaut jauh dari angka nasional yang mencapai 5,11 persen.

Denni menjelaskan, sektor pertanian dan perkebunan masih menjadi tulang punggung ekonomi Bengkulu. Komoditas seperti kelapa sawit dan kopi menjadi penyumbang utama, disusul sektor perikanan dan perdagangan.

Selain itu, pemerintah daerah terus mendorong berbagai program strategis untuk menjaga kestabilan ekonomi. Program tersebut meliputi ketahanan pangan, cetak sawah, pengembangan kopi unggulan, hingga penguatan sektor UMKM.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan roda ekonomi tetap bergerak, terutama dalam menjaga distribusi barang antarwilayah agar tidak terganggu.

Tidak hanya dari sisi pertumbuhan, stabilitas ekonomi juga terlihat dari tingkat inflasi yang terkendali. Pada tahun 2025, inflasi Bengkulu tercatat sebesar 2,7 persen secara tahunan.

Baca Juga :  20 Tahun Konflik PT RAA, DPRD Malah Minta Warga Lengkapi Surat Penolakan Kades

Angka ini menunjukkan bahwa daya beli masyarakat masih terjaga dan harga kebutuhan pokok relatif stabil.

Dalam forum tersebut, berbagai pemangku kepentingan juga menegaskan pentingnya sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter. Kolaborasi ini dinilai menjadi kunci dalam menjaga aktivitas produksi dan distribusi tetap berjalan lancar.

Dengan kondisi ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu optimistis dapat terus menjaga kestabilan ekonomi daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan yang lebih merata di seluruh wilayah.

Sarasehan ini juga dihadiri unsur Forkopimda, Otoritas Jasa Keuangan, Badan Pusat Statistik, serta berbagai instansi lainnya, yang bersama-sama berkomitmen menjaga ketahanan ekonomi daerah di tengah ketidakpastian global.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

Nasib 47 PPPK Paruh Waktu Pemprov Bengkulu Tak Diperpanjang, Ini Penyebabnya
Polresta Bengkulu Gelar Poliran, Gandeng 10 LPK untuk Bantu Masyarakat Keluar dari Pengangguran
Dugaan Suap Rekrutmen 93 Pegawai RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut dan Kabag Diserahkan ke Jaksa
Tata Kelola RSMY Dievaluasi BPK Dan Penyelesaian Utang Jadi Perhatian
Makanan MBG Cepat Basi Jadi Sorotan, Satgas Bengkulu Bongkar Kondisi Dapur SPPG
490 Atlet Pelajar Bengkulu Siap Berlaga di Lima Cabor POPDA 2026
Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:54 WIB

Nasib 47 PPPK Paruh Waktu Pemprov Bengkulu Tak Diperpanjang, Ini Penyebabnya

Kamis, 5 November 2026 - 17:36 WIB

Polresta Bengkulu Gelar Poliran, Gandeng 10 LPK untuk Bantu Masyarakat Keluar dari Pengangguran

Kamis, 5 November 2026 - 17:02 WIB

Dugaan Suap Rekrutmen 93 Pegawai RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut dan Kabag Diserahkan ke Jaksa

Kamis, 5 November 2026 - 16:22 WIB

Tata Kelola RSMY Dievaluasi BPK Dan Penyelesaian Utang Jadi Perhatian

Kamis, 5 November 2026 - 13:59 WIB

Makanan MBG Cepat Basi Jadi Sorotan, Satgas Bengkulu Bongkar Kondisi Dapur SPPG

Berita Terbaru