Lawan Krisis Ekologi, Gubernur Helmi Jadi Contoh Gerakan Pohon Asuh

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POHON ASUH: Gubernur Bengkulu Helmi Hasan jadi pelopor gerakan Pohon Asuh untuk melindungi hutan lindung dari ancaman krisis ekologi. Program ini menggandeng KKI Warsi dengan skema donasi demi menjaga pohon purba di Bengkulu Utara dan Bengkulu Selatan. (RABU-29-04-2026)--FOTO: IST//MBG.

POHON ASUH: Gubernur Bengkulu Helmi Hasan jadi pelopor gerakan Pohon Asuh untuk melindungi hutan lindung dari ancaman krisis ekologi. Program ini menggandeng KKI Warsi dengan skema donasi demi menjaga pohon purba di Bengkulu Utara dan Bengkulu Selatan. (RABU-29-04-2026)--FOTO: IST//MBG.

BENGKULUBAROMETER – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menunjukkan aksi nyata dalam menghadapi ancaman krisis ekologis. Ia menjadi garda terdepan gerakan perlindungan pohon-pohon purba di hutan lindung Desa Lemonakai, Bengkulu Utara dan Desa Air Tenam, Bengkulu Selatan.

Langkah ini bukan sekadar simbolis. Di tengah meningkatnya ancaman perambahan dan penebangan liar di Pulau Sumatera, Helmi Hasan justru terjun langsung menjadi contoh bagi masyarakat, pejabat, hingga kalangan politisi untuk ikut menjaga hutan melalui program inovatif bertajuk “Pohon Asuh”, di Desa Lemonakai, Bengkulu Utara dan Desa Air Tenam, Bengkulu Selatan.

Skema tersebut merupakan sebuah gerakan inovatif untuk memproteksi sisa-sisa hutan tropis yang kian terancam akibat perambahan hutan dan penemabangan pohon secara brutal oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga :  Destita Perjuangkan Kouta Haji Bengkulu. Minta Kejelasan Pemerintah Pusat  

Skema Pohon Asuh yang diinisiasi bersama KKI Warsi ini merupakan skema sinkronisasi antara perlindungan hutan dan dukungan publik. Dengan donasi sebesar Rp200 ribu/tahun.

Masyarakat dan pejabat tinggi tentunya diharapkan dapat mengikuti langkah orang nomor 1 di Begkulu tersebut menjadi dapat orang tua asuh bagi pohon-pohon purba yang memiliki diameter di atas 60 – 150 CM.

“Pohon sebesar ini kalau ditebang hanya butuh waktu 5 menit, tapi untuk tumbuh kembali butuh satu generasi,” Project Manager KKI Warsi tegas Emmy Primadona.

Dana yang terkumpul dari para pengasuh pohon ini dialokasikan langsung untuk membiayai patroli hutan oleh masyarakat desa, memastikan tidak ada kapak yang menyentuh batang-batang raksasa tersebut.

Baca Juga :  Korupsi Proyek Labkesda Rp1 Miliar, Mantan Kadinkes Dihukum 16 Bulan

Langkah tegas Gubernur ini dipandang sebagai respons strategis terhadap rentetan bencana alam yang menghantam provinsi tetangga seperti Sumatera Barat, Aceh, dan Medan.

“Ini bukan kali pertama Bapak Gubernur Helmi Hasan lakukan, bahkan sudah jauh sebelum hari ini, waktu ia masih jadi Walikota Bengkulu juga ikut andil atas pohon asuh ini,” terangnya.

Di saat wilayah lain berdarah-darah akibat banjir dan longsor, Bengkulu melalui pengelolaan hutan desa di Lemonakai justru menunjukkan ketahanan ekologi yang lebih stabil.

Setiap pohon yang diasuh akan diberi penanda atau tagging identitas pengasuhnya, menciptakan ikatan tanggung jawab personal antara kaum urban dan kelestarian rimba.

Penulis : Reno Dwi Pranoto

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp7,93 Miliar di Dinas PUPR, Jadi Catatan di Balik Raihan WTP 
Bengkulu Pertahankan WTP ke-9 Berturut-turut, Helmi Hasan Pastikan Seluruh Temuan BPK Dituntaskan
Aksi Demo Nasional Ramai, Bengkulu Masih Sepi, Penggiat HAM Soroti Peran Mahasiswa
CV Mandiri Sejahtera Akan Hadirkan Hasil Perhitungan Bersama Latifa di Sidang Perdata
Polda Bengkulu Bongkar Praktik Jual Beli Batu Bara Ilegal, 3 Tersangka Terancam Denda Rp100 Miliar
Laporan Dugaan Izin PT RAA Berproses, Kejati Bengkulu Koordinasi dengan Kejagung dan Satgas PKH
Ustadz Kondang KH ES Mubarok Hadir di HUT Bengkulu Tengah, Masyarakat Diajak Ramaikan Istighotsah Akbar
Festival Tabut 2026 Resmi Dibuka, Helmi Hasan Ajak Jadikan Budaya Motor Penggerak Ekonomi Bengkulu
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:54 WIB

BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp7,93 Miliar di Dinas PUPR, Jadi Catatan di Balik Raihan WTP 

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:17 WIB

Bengkulu Pertahankan WTP ke-9 Berturut-turut, Helmi Hasan Pastikan Seluruh Temuan BPK Dituntaskan

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:26 WIB

Aksi Demo Nasional Ramai, Bengkulu Masih Sepi, Penggiat HAM Soroti Peran Mahasiswa

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:53 WIB

CV Mandiri Sejahtera Akan Hadirkan Hasil Perhitungan Bersama Latifa di Sidang Perdata

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:38 WIB

Polda Bengkulu Bongkar Praktik Jual Beli Batu Bara Ilegal, 3 Tersangka Terancam Denda Rp100 Miliar

Berita Terbaru