BENGKULUBAROMETER – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di tidak hanya diwarnai ribuan jamaah yang melaksanakan Salat Id, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Pemerintah Provinsi Bengkulu menyampaikan kabar terbaru jemaah haji asal Bengkulu yang sedang berada di Tanah Suci.
Di hadapan jamaah, Wakil Gubernur Bengkulu menyampaikan bahwa secara umum kondisi jemaah haji Bengkulu dalam keadaan sehat dan tetap menjalani ibadah dengan baik.
“Dari total 1.543 jemaah haji Provinsi Bengkulu, secara umum semuanya sehat. Kita tentu terus memantau perkembangan mereka selama berada di Tanah Suci,” ujar Mian usai pelaksanaan Salat Iduladha, Rabu (27/5/2026).
Meski demikian, Mian juga menyampaikan duka karena terdapat satu jemaah asal Bengkulu yang meninggal dunia di Tanah Suci saat menjalankan ibadah haji. Pemerintah Provinsi Bengkulu mengajak masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Kita doakan semoga husnul khotimah dan seluruh jemaah haji Bengkulu nantinya dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur,” katanya.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah suasana Iduladha yang berlangsung khidmat di Masjid Raya Baitul Izzah. Ribuan jamaah terlihat memadati area masjid sejak pagi hari. Bahkan halaman luar masjid dipenuhi masyarakat yang ingin mengikuti Salat Id berjamaah.
Kumandang takbir yang menggema membuat suasana Hari Raya Kurban terasa penuh haru dan religius. Banyak jamaah datang bersama keluarga untuk menjalankan ibadah sekaligus mempererat silaturahmi antar sesama.
Pelaksanaan Salat Id tahun ini berjalan tertib dengan dukungan panitia, aparat keamanan, dan jajaran pemerintah daerah. Petugas terlihat aktif membantu mengatur kendaraan serta memastikan jamaah tetap nyaman selama mengikuti ibadah.
Mian mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan pelaksanaan salat Iduladha sehingga kegiatan dapat berlangsung aman dan lancar tanpa kendala berarti.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Bengkulu, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan jajaran yang telah bekerja keras demi kelancaran kegiatan ini,” ungkapnya.
Selain menyampaikan kondisi jemaah haji, Mian juga mengungkapkan adanya peningkatan jumlah hewan kurban di Provinsi Bengkulu pada Iduladha tahun ini. Berdasarkan data panitia, jumlah hewan kurban mencapai lebih dari 12 ribu ekor.
Peningkatan tersebut mencapai sekitar 2,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah menilai kondisi ini menjadi indikator meningkatnya semangat berbagi dan kepedulian sosial masyarakat Bengkulu.
Menurut Mian, Iduladha mengajarkan nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kebersamaan yang harus terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap masyarakat Bengkulu terus menjaga persatuan serta mendukung pembangunan daerah.
“Iduladha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga tentang bagaimana kita memperkuat solidaritas dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.
Momentum Hari Raya Kurban juga dimanfaatkan masyarakat untuk saling berbagi kepada sesama, terutama bagi warga yang membutuhkan. Semangat gotong royong dan kebersamaan terlihat kuat di berbagai daerah di Bengkulu.
Pemprov Bengkulu berharap suasana religius dan kebersamaan yang tercipta pada Iduladha tahun ini dapat menjadi energi positif dalam membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera.
“Kami berharap doa dan dukungan seluruh masyarakat terus mengiringi pembangunan Bengkulu agar visi dan misi pemerintah dapat berjalan dengan baik,” tutup Mian.
Penulis : Handi Pratama
Editor : Windi Junius









