BENGKULUBAROMETER — Putra asal Bengkulu, M. Chevin Adrian Sunandar, mendapat kepercayaan menjadi Komandan Pleton Pasukan Pengibar Bendera dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Moskow, Rusia.
Upacara berlangsung di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Moskow, pada 17 Agustus 2026 waktu setempat. Momentum tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Chevin yang saat ini tengah menempuh pendidikan tinggi di Rusia.
Chevin merupakan mahasiswa Moscow State University of Civil Engineering (MGSU) atau Universitas Teknik Sipil Negeri Moskow. Putra sulung Pasangan Resdianto Sunandar dan Heni yulianti ini, menempuh pendidikan bidang teknik sipil di Rusia tersebut melalui program beasiswa.
Di tengah kesibukannya menjalani pendidikan, Chevin dipercaya mengambil peran penting dalam upacara kemerdekaan Indonesia. Ia memimpin pleton Pasukan Pengibar Bendera pada peringatan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia tersebut.
Kepercayaan itu menjadi pengalaman tersendiri bagi Alumni SMA Negeri 4 Kota Bengkulu ini. Terlebih, upacara dilaksanakan jauh dari Tanah Air dengan melibatkan masyarakat dan warga Indonesia yang berada di Rusia.
Heni yulianti , ibunda M. Chevin Adrian Sunandar, mengaku bangga dan terharu setelah mengetahui putra sulungnya dipercaya menjadi Komandan Pleton Pasukan Pengibar Bendera dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di KBRI Moskow, Rusia.
“Sebagai seorang ibu, tentu saya sangat bangga dan terharu. Chevin berada jauh dari keluarga untuk menuntut ilmu, tetapi di sana dia tetap membawa semangat sebagai anak Indonesia dan putra Bengkulu. Ketika mendapat kabar Chevin dipercaya menjadi Komandan Pleton Pasukan Pengibar Bendera pada upacara 17 Agustus di KBRI Moskow, kami sekeluarga sangat bersyukur,” kata Heni.
Menurut Heni, keberhasilan Chevin mendapatkan beasiswa dan menempuh pendidikan di Moscow State University of Civil Engineering (MGSU) merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani putranya.
“Sejak awal kami selalu berpesan agar Chevin bersungguh-sungguh dalam belajar, menjaga nama baik keluarga, daerah, dan Indonesia. Di mana pun berada, jangan pernah melupakan Bengkulu sebagai tanah kelahirannya dan Indonesia sebagai tanah airnya,” ujarnya.
Heni berharap pengalaman yang diperoleh Chevin selama menempuh pendidikan di Rusia dapat menjadi bekal untuk masa depannya dan kelak memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Harapan kami sebagai orang tua sederhana, semoga Chevin menyelesaikan pendidikannya dengan baik, tetap rendah hati dan suatu saat ilmu serta pengalaman yang diperolehnya bisa dibawa pulang untuk memberikan manfaat bagi Bengkulu dan Indonesia,” tutup Heni.









