BENGKULUBAROMETER – Pemerintah Provinsi Bengkulu resmi membuka seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bengkulu. Proses pendaftaran telah dimulai sejak 29 Mei 2026 dan akan berlangsung selama kurang lebih satu bulan ke depan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengatakan seleksi dilakukan secara terbuka untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang memenuhi syarat untuk mengikuti tahapan penjaringan calon pimpinan Baznas.
“Ya, kita sudah buka untuk seleksi pimpinan Baznas Provinsi. Dibuka tanggal 29 kemarin, nanti selama lebih kurang satu bulan. Silakan yang berminat melihat persyaratan-persyaratannya. Bisa ditanyakan ke Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra), juga sudah dibuka melalui portal online,” ujar Herwan, Sabtu (30/05/2026).
Ia menjelaskan, informasi mengenai persyaratan dan mekanisme pendaftaran dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat. Pemerintah berharap proses seleksi ini dapat menjaring figur-figur terbaik yang memiliki kapasitas dan integritas dalam pengelolaan zakat.
“Di portal sudah tersedia. Silakan yang berminat untuk mengikuti seleksi calon pimpinan Baznas Provinsi,” tambahnya.
Herwan mengungkapkan, hingga saat ini belum ada pendaftar yang datang karena proses seleksi baru saja dibuka. Namun demikian, pihaknya optimistis akan ada sejumlah calon yang mendaftar dalam beberapa waktu ke depan.
“Karena baru dibuka, mungkin belum ada yang datang,” jelasnya.
Menurut Herwan, seleksi akan dilaksanakan secara transparan dan terbuka. Setiap warga yang memenuhi ketentuan dipersilakan mengikuti proses penjaringan tanpa adanya pembatasan tertentu.
“Seleksinya terbuka, karena diumumkan secara terbuka. Siapapun yang memiliki syarat bisa ikut,” tegasnya.
Adapun sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon pimpinan Baznas antara lain memiliki pendidikan minimal Strata 1 (S1), tidak menjadi anggota maupun pengurus partai politik, serta diutamakan memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang pengelolaan zakat.
“Karena ada persyaratan-persyaratannya, salah satunya pendidikan S1. Diutamakan yang mempunyai kompetensi di bidang zakat misalnya. Kemudian tidak ikut partai politik, itu di antaranya juga,” tutup Herwan.
Pembukaan seleksi ini dilakukan sebagai bagian dari proses pengisian kepemimpinan Baznas Provinsi Bengkulu agar lembaga tersebut dapat terus menjalankan fungsi penghimpunan dan penyaluran zakat secara profesional, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.









