BENGKULUBAROMETER – Komitmen menjaga lingkungan kembali ditunjukkan Korem 041/Garuda Emas (Gamas) melalui Gerakan Radin Inten Asri Tahun 2026. Program yang dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Kodam II/Sriwijaya itu diwujudkan dengan aksi gotong royong membersihkan Pantai Tapak Paderi, Kota Bengkulu, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan prajurit TNI. Pemerintah Provinsi Bengkulu, Pemerintah Kota Bengkulu, Polda Bengkulu, Kejaksaan Tinggi Bengkulu, BPBD, Bulog, perguruan tinggi, komunitas, hingga masyarakat ikut turun langsung membersihkan kawasan wisata yang menjadi salah satu ikon Kota Bengkulu.
Kebersamaan berbagai elemen itu menjadi bukti bahwa menjaga lingkungan membutuhkan kerja sama lintas sektor. Tidak ada satu institusi yang mampu menyelesaikan persoalan lingkungan sendirian. Karena itu, Gerakan Radin Inten Asri menjadi wadah untuk memperkuat semangat gotong royong sekaligus membangun kepedulian masyarakat terhadap kebersihan ruang publik.
Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan program yang diinisiasi Pangdam II/Sriwijaya sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Menurutnya, sasaran program bukan hanya kawasan pantai, tetapi juga terminal, pasar, dan ruang publik lain yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
“Hari ini kami melaksanakan Program Radin Inten Asri yang diinisiasi Bapak Pangdam II/Sriwijaya. Fokus utama kami membersihkan kawasan publik, terutama pantai, termasuk terminal dan pasar,” kata Jatmiko.
Ia menjelaskan, tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan semakin tumbuh di tengah masyarakat.
Bagi TNI, menjaga kebersihan lingkungan merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Karena lingkungan yang bersih akan menciptakan kawasan wisata yang nyaman, meningkatkan kesehatan masyarakat, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain membersihkan pantai, peserta juga mengumpulkan sampah plastik, ranting, dan berbagai limbah yang selama ini mengganggu keindahan kawasan wisata.
Jatmiko berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai seremoni semata, tetapi menjadi kebiasaan yang terus dilakukan masyarakat.
“Semua unsur hadir dan berkolaborasi. Ini menunjukkan menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau TNI, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Menurutnya, hasil yang telah dicapai selama ini cukup baik, namun masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan agar kawasan wisata di Bengkulu benar-benar bersih.
Karena itu, Korem akan terus mendukung berbagai program pelestarian lingkungan yang melibatkan masyarakat.
Semangat gotong royong menjadi nilai utama dalam Gerakan Radin Inten Asri. Dengan melibatkan seluruh unsur, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan akan semakin meningkat.
Keberhasilan program ini juga menjadi contoh bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, perguruan tinggi, dan masyarakat mampu menghasilkan gerakan nyata dalam menjaga lingkungan.
Tag: #TNI #Korem041Gamas #PantaiTapakPaderi #GerakanRadinIntenAsri #Bengkulu #Lingkungan #GotongRoyong #WisataBengkulu #KodamIISriwijaya #IndonesiaAsri
Penulis : Handi Pratama
Editor : Windi Junius









